Progression run berarti lari yang makin cepat seiring berjalannya waktu. Misalnya, kamu mulai dengan pace pelan dan perlahan meningkat hingga akhir. Bahkan peningkatan 5 detik pun sudah cukup untuk masuk kategori ini.
Yang terpenting dari progression run adalah melatih kontrol kecepatan dan menjaga energi di awal agar kamu bisa menyelesaikan lari dengan kuat. Ini bermanfaat untuk menghindari kehabisan napas di awal lomba dan meningkatkan kepercayaan diri menjelang race day.
Ternyata, lari itu bukan cuma soal lari cepat atau jauh saja. Ada banyak variasi yang bisa kamu coba sesuai tujuan latihanmu, mulai dari membangun stamina, meningkatkan kecepatan, sampai membantu pemulihan. Kuncinya adalah konsistensi dan kombinasi jenis lari yang tepat. Jadi, yuk mulai pilih dan susun jenis lari yang paling cocok untukmu. Selamat berlari, dan semoga makin kuat tiap langkah!
Apa keunggulan lari jarak menengah dan jauh? | Lari jarak menengah dan jauh melatih daya tahan jantung, paru-paru, dan ketahanan mental. Aktivitas ini juga membantu mengontrol berat badan dan memperkuat sistem kardiovaskular. |
Jenis lari mana yang paling cocok untuk pemula? | Pemula sebaiknya memulai dengan lari jarak pendek atau joging ringan, kemudian secara bertahap meningkatkan durasi dan intensitas sesuai kemampuan tubuh. |
Apa keunggulan lari jarak menengah dan jauh? | Lari jarak menengah dan jauh melatih daya tahan jantung, paru-paru, dan ketahanan mental. Aktivitas ini juga membantu mengontrol berat badan dan memperkuat sistem kardiovaskular. |
Referensi
"What’s the Difference Between Fartlek, Tempo and Interval Runs?" Runner's World UK. Diakses pada Agustus 2025.
"Types of Runs." Runner’s World UK. Diakses pada Agustus 2025.
"Different Types of Runs." Runverity. Diakses pada Agustus 2025.
"Types of Runs." Under Armour. Diakses pada Agustus 2025.