ilustrasi whey protein (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)
Masih banyak orang yang menganggap satu gelas whey protein setelah latihan sudah cukup memenuhi kebutuhan tubuh. Padahal, tubuh menggunakan asam amino untuk berbagai proses perbaikan jaringan sepanjang hari, bukan hanya beberapa jam setelah berolahraga. Karena itu, kebutuhan protein lebih baik dibagi ke beberapa waktu makan agar tubuh memperoleh pasokan yang lebih konsisten. Cara ini juga membuat jumlah protein yang dikonsumsi setiap kali makan tidak berlebihan.
Sarapan, makan siang, makan malam, maupun camilan tinggi protein sama-sama memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan harian. Bagi sebagian peserta Hyrox, strategi ini justru lebih mudah diterapkan daripada mengonsumsi protein dalam jumlah besar sekaligus. Suplemen dapat menjadi pilihan apabila kebutuhan protein sulit dipenuhi dari makanan, tetapi bukan berarti selalu wajib digunakan.
Latihan Hyrox tak hanya menuntut daya tahan, tetapi juga kemampuan tubuh untuk pulih sebelum kembali berlatih. Memenuhi asupan protein setiap hari merupakan salah satu cara sederhana yang dapat mendukung proses tersebut sekaligus membantu menjaga performa selama masa persiapan race. Selama menjalani latihan Hyrox, sudahkah kebutuhan protein harian benar-benar menjadi perhatian?
Referensi
"Ultimate Hyrox Nutrition Guide." Triage. Diakses pada Juli 2026.
"How to Fuel for Hyrox: The Complete Nutrition Guide for 2026." MAVR. Diakses pada Juli 2026.
"The Hyrox Nutrition Plan: Fuelling for Strength & Endurance." FRIVE. Diakses pada Juli 2026.