ilustrasi perempuan mengalami disfungsi seksual (freepik.com/freepik)
Laporan ini menjelaskan secara detail bagaimana kehidupan perempuan muda di AS mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini sebabkan oleh berbagai faktor, termasuk pandemi COVID-19 hingga kebijakan terkait perlindungan kesehatan reproduksi Roe v. Wade.
(Sebagai informasi, Roe v. Wade adalah sebuah kasus yang diadukan ke Mahkamah Agung Amerika Serikat pada tahun 1973. Kasus ini membahas undang-undang di Texas yang melarang aborsi kecuali untuk menyelamatkan nyawa ibu. Mahkamah Agung kemudian memutuskan dengan suara mayoritas bahwa hak seorang perempuan untuk melakukan aborsi dilindungi oleh hak konstitusional atas privasi. Keputusan ini secara efektif melegalkan aborsi di seluruh Amerika Serikat, meskipun dengan beberapa batasan yang bisa diatur oleh negara bagian. Roe v. Wade menjadi kasus yang memicu perdebatan yang berkelanjutan tentang hak reproduksi dan privasi di AS.)
Meningkatnya perpecahan politik, kenaikan inflasi, dan dampak media sosial juga menjadi penyebab menurunkan tingkat kesejahteraan perempuan di negara tersebut saat ini.
Laporan tersebut juga mencakup wawasan baru tentang remaja perempuan Gen Z (yang lahir pada tahun 2000 atau lebih baru).
Analisis ini menyajikan gambaran terkini mengenai kesehatan dan kesejahteraan perempuan Milenial dibandingkan dengan perempuan pada usia yang sama dari Gen X, Baby Boom, dan Silent Generation.