Saat berlari, kerja tubuh bergantung pada oksigen. Makin jauh dan cepat seseorang berlari, makin besar kebutuhan tubuh terhadap paru-paru yang efisien, pembuluh darah yang sehat, dan jantung yang mampu mengalirkan oksigen tanpa hambatan. Masalahnya, rokok menyerang hampir semua sistem itu sekaligus.
Karena itu, ketika seorang pelari berhenti merokok, bukan cuma napas yang lebih enak. Tubuh menjalani proses pemulihan besar-besaran—dari darah, paru-paru, jantung, hingga metabolisme energi. Dan menariknya, sebagian perubahan itu bisa mulai terasa jauh lebih cepat daripada yang dibayangkan.
