Comscore Tracker

Bukan Bunga Biasa, Ini 5 Potensi Bunga Arnica untuk Kesehatan

Bisa membawa manfaat untuk orang dengan osteoartritis

Sama-sama termasuk di dalam famili Asteraceae, bunga arnica (Arnica montana) memiliki kemiripan dengan bunga daisy. Banyak ditemukan di pegunungan di Eropa Utara, Eropa Tengah, dan Siberia, bunga arnica konon telah digunakan sebagai pengobatan alami (homeopati) untuk sendi dan luka lebam sejak abad ke-16.

Artikel ini akan mengulas mengenai potensi manfaat bunga arnica untuk kesehatan tubuh, khususnya untuk mereka yang memiliki penyakit sendi dan tulang seperti osteoartritis. Untuk lebih jelasnya, yuk, kita simak apa saja kegunaan bunga arnica termasuk risikonya.

1. Pengobatan alami untuk osteoartritis

Bukan Bunga Biasa, Ini 5 Potensi Bunga Arnica untuk Kesehatanilustrasi anatomi tulang lutut (pixabay.com/Taokinesis)

Osteoartritis (OA) atau penyakit sendi degeneratif adalah sebuah kondisi ketika sendi mengalami peradangan dan kekakuan akibat tulang rawan yang rusak. Kondisi ini umumnya terjadi pada kelompok lanjut usia (lansia), tetapi bisa juga dialami usia yang lebih muda. Bagian tubuh yang sering terdampak OA adalah lutut, pinggang, dan tangan.

Senyawa sesquiterpene lactones yang ada dalam bunga arnica mengandung properti antiinflamasi. Mengutip laman Memorial Sloan Kettering Cancer Center, senyawa tersebut menahan aktivasi enzim metaloproteinase matriks-1 (MMP1) dan matrix metallopeptidase 13 (MMP13), sehingga dapat mengurangi pembengkakan dan kerusakan pada tulang rawan.

Enzim MMP1 punya andil dalam produksi kolagen, sedangkan enzim MMP13 menyebabkan tulang rawan menjadi rapuh atau mengikis.

Lebih lanjut, sebuah laporan berjudul "Herbal medicine for sports: a review" dari jurnal International Society of Sports Nutrition tahun 2018 menyebutkan, obat yang mengandung bunga arnica, bila dikonsumsi dalam jangka pendek (3-6 minggu) dapat mengurangi rasa sakit sekaligus menguatkan otot pada pasien dengan OA.

2. Alternatif obat selain ibuprofen dalam mengobati nyeri sendi akibat osteoartritis

Bukan Bunga Biasa, Ini 5 Potensi Bunga Arnica untuk Kesehatanilustrasi obat anti nyeri, ibuprofen (pixabay.com/stevepb)

Mengutip sebuah laporan ilmiah dalam jurnal Rheumatology International tahun 2006, salep yang mengandung bunga arnica dapat digunakan sebagai alternatif ibuprofen untuk mengobati nyeri dan kaku pada bagian tangan akibat OA.

Senyawa helenelin dan sesquiterpene lactones  yang terdapat di bunga arnica mengandung sifat antiinflamasi, yang mana ini dapat mengurangi rasa nyeri pada tangan.

Baca Juga: Sering Membunyikan Persendian, Apakah Ini Bisa Berbahaya?

3. Mengurangi iritasi luka pascaoperasi

Bukan Bunga Biasa, Ini 5 Potensi Bunga Arnica untuk Kesehatanilustrasi suasana di dalam ruangan operasi (pixabay.com/sasint)

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Frankurt Medical School di Frankurt, Jerman, yang laporannya dirilis dalam jurnal Alternative dan Complementary Medicine, volume 14, tahun 2008, mendapati bahwa obat diclofenac dapat digantikan dengan arnica D4 untuk mengurangi iritasi luka usai operasi. Selain itu, obat arnica D4 secara harga lebih ekonomis dibanding diclofenac.

Arnica D4 adalah obat yang mengandung bunga arnica yang diproduksi oleh WALA di Bad Boll, Jerman. Sementara itu, diclofenac adalah jenis obat yang umumnya digunakan untuk mengurangi rasa sakit setelah operasi.

4. Berpotensi untuk mengurangi pembengkakan pada tubuh usai operasi

Bukan Bunga Biasa, Ini 5 Potensi Bunga Arnica untuk Kesehatanilustrasi persiapan operasi wajah (pexels.com/cottonbro)

Bunga arnica juga berpotensi untuk mengurangi pembengkakan tubuh pascaoperasi. Khasiatnya sama dengan obat steroid dexamethasone yang disuntikkan ke dalam pembuluh darah pasien.

Informasi ini tercantum di dalam laporan European Medicines Agency tahun 2013, berdasarkan studi yang dilakukan oleh Totonchi dan timnya di tahun 2005. Mereka menemukan bahwa bunga arnica memiliki kemampuan yang sama dengan dexamethasone, khususnya dalam mengurangi bengkak di masa awal setelah operasi. Hanya saja, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

5. Mempercepat proses penyembuhan sakit tenggorokan setelah operasi

Bukan Bunga Biasa, Ini 5 Potensi Bunga Arnica untuk Kesehatanilustrasi sakit tenggorokan (unsplash.com/Luiz Rogerio Nunes)

Berdasarkan studi dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine tahun 2017, hasil dua studi kasus yang dilakukan di rumah sakit Agrinion di Yunani menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi tiga dosis Arnica montana 200CH selama 36 jam mengalami keringanan pada gejala sakit tenggorokan setelah operasi.

Kedua pasien melakukan operasi dengan menggunakan alat bantu jalan napas atau laryngeal mask airway (LMA). Gejala sakit tenggorokan muncul karena proses operasi dengan alat tersebut. Pasien di dalam studi kasus ini tidak memiliki riwayat penyakit yang signifikan.

Demikianlah potensi manfaat bunga arnica untuk kesehatan. Bunga ini dipakai sebagai alternatif obat untuk mengurangi rasa sakit bagi orang-orang dengan osteoartritis, meredakan nyeri dan kaku pada bagian tangan, terutama bila tidak ingin mengonsumsi ibuprofen.

Bunga arnica juga memiliki potensi sebagai alternatif obat pascaoperasi, khususnya untuk meredakan bengkak dan meringankan efek samping seperti sakit tenggorokan. 

Perlu diketahui, ibu hamil dan menyusui serta anak kecil tidak dianjurkan untuk menggunakan obat yang mengandung bunga arnica, yang mana umumnya dijual dalam bentuk salep, krim, atau gel. Orang yang memiliki alergi terhadap bunga arnica dan sejenisnya juga tidak dianjurkan untuk menggunakan atau mengonsumsinya.

Konsumsi bunga arnica dalam bentuk tablet harus dengan pengawasan dari dokter dan konsultasikan dulu sebelum mengonsumsinya.

Baca Juga: Mengenal 9 Fakta Artritis, Radang Sendi yang Menyakitkan

MW S Photo Verified Writer MW S

"Less is More" Ludwig Mies Van der Rohe. I post pictures of travel destinations and random things on Instagram @m.w.s.34

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya