Comscore Tracker

5 Makanan yang Tidak Dianjurkan untuk MPASI, Hindari!

Bisa berdampak negatif bagi si kecil

Momen memberikan makanan kepada si kecil untuk yang pertama kalinya pasti terasa menyenangkan. Orang tua dan pengasuh akan bersemangat untuk berkreasi dalam menciptakan makanan pendamping ASI atau MPASI.

Tak boleh asal, pemilihan bahan makanan untuk bayi perlu dilakukan dengan penuh hati-hati. Pasalnya, beberapa makanan dapat berdampak negatif bagi sistem pencernaan bayi yang belum berkembang sempurna. Dampaknya beragam, mulai dari yang ringan seperti diare hingga kematian pada kasus yang lebih fatal.

Untuk itu, perhatikan beberapa makanan yang sebaiknya tidak diberikan pada masa MPASI. Simak informasinya berikut ini agar si kecil tetap sehat.

1. Madu

5 Makanan yang Tidak Dianjurkan untuk MPASI, Hindari!ilustrasi madu (unsplash.com/Benyamin Bohlouli)

Madu dan produk turunannya sangat tidak disarankan bagi bayi yang usianya masih di bawah 1 tahun. Bukan tanpa alasan, dilansir WhatToExpect, madu berisiko mengandung spora bakteri Clostridium botulinum. Meskipun tidak berbahaya bagi orang dewasa, tetapi ini berisiko memicu botulisme pada bayi.

Di dalam tubuh, spora dapat berkembang dan memproduksi racun yang menimbulkan beberapa gejala fatal. Mulai dari konstipasi, dehidrasi, kelemahan otot atau muscle weakness, kesulitan menelan, hingga kesulitan bernapas dan pneumonia.

2. Susu sapi

5 Makanan yang Tidak Dianjurkan untuk MPASI, Hindari!ilustrasi susu (pexels.com/Alexas Fotos)

Dikenal sebagai salah satu sumber protein dan kalsium, susu sapi mengandung nutrisi yang dinilai terlalu sulit untuk dicerna bayi yang usianya kurang dari 1 tahun.

Selain itu, susu sapi juga tidak memiliki kandungan gizi lengkap, seperti zat besi dan vitamin E, yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang si kecil selama satu tahun pertama kehidupannya.

Akan tetapi, produk olahan susu relatif lebih aman untuk dikonsumsi. Menurut penjelasan laman Solid Starts, yoghurt, keju rendah garam, dan mentega dapat dijadikan MPASI selama bayi diperkenalkan dengan makanan sumber zat besi lainnya.

Baca Juga: 7 Bahaya Minum Alkohol saat Hamil, Pengaruhi Ibu dan Bayi

3. Makanan manis yang ditambahkan pemanis buatan

5 Makanan yang Tidak Dianjurkan untuk MPASI, Hindari!ilustrasi permen (pexels.com/Ylanite Koppens)

Indra pengecap pada bayi memiliki afinitas atau ketertarikan alami pada rasa manis. Oleh karena itu, bayi cenderung sangat menyukai makanan manis. Namun, pemberian makanan manis kepada bayi berusia di bawah 1 tahun sangat tidak dianjurkan. Sebab, lidahnya akan terbiasa dengan cita rasa yang kuat, sehingga cenderung menolak makanan lainnya.

Lebih lanjut, ini akan memicu gerakan tutup mulut atau GTM, yang mana anak akan menjadi susah makan karena enggan mengonsumsi makanan yang bukan favoritnya. Untuk itu, si kecil perlu diperkenalkan dengan beragam rasa alami makanan sehingga lidahnya tidak hanya mengembangkan ketertarikan pada satu jenis makanan tertentu.

Umumnya, makanan dengan cita rasa manis alami dinilai cukup aman. Ini meliputi buah-buahan seperti pisang. Akan tetapi, dilansir BabyCenter, makanan seperti cokelat, permen, aneka kue, dan sebagainya tidak diberikan hingga si kecil usianya mencapai 1 tahun.

4. Minuman atau makanan mentah yang tidak dipasteurisasi

5 Makanan yang Tidak Dianjurkan untuk MPASI, Hindari!ilustrasi susu (unsplash.com/perfectcoding)

Pasteurisasi merupakan proses pemanasan dengan suhu yang relatif rendah dengan tujuan mengurangi populasi mikroorganisme penyebab penyakit. Sama halnya dengan madu, makanan atau minuman mentah atau yang tidak dipasteurisasi seperti susu murni berisiko mengandung bakteri yang berbahaya bagi kesehatan si kecil.

Menurut keterangan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), salah satu dampak yang dapat timbul akibat konsumsi makanan atau minuman jenis ini ialah diare yang dapat memicu dehidrasi. Lebih lanjut, kehilangan cairan dapat mengganggu keseimbangan dan metabolisme zat tubuh sehingga berdampak fatal bagi si kecil.

5. Makanan bertekstur keras seperti kacang-kacangan utuh

5 Makanan yang Tidak Dianjurkan untuk MPASI, Hindari!ilustrasi kacang-kacangan (pexels.com/David Disponett)

Makanan lain yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat masa MPASI ialah makanan yang bertekstur keras seperti kacang-kacangan utuh. Bukan tanpa alasan, ini dapat meningkatkan risiko tersedak pada bayi. Tersedak bisa berakibat fatal sebab memblokir sistem pernapasan si kecil sehingga ia kesulitan bernapas.

Oleh sebab itu, pastikan makanan dihancurkan hingga benar-benar halus untuk memudahkan si kecil saat menelannya. Namun, mengutip National Health Service, khusus untuk kacang-kacangan, orang tua dan pengasuh harus berhati-hati jika ingin memberikannya terlebih jika ada riwayat alergi dalam keluarga.

Karena sistem pencernaan bayi belum berkembang sempurna, maka pemilihan bahan makanan perlu diperhatikan dengan saksama. Sebab, jenis makanan tertentu berpotensi menimbulkan dampak negatif lantaran sulit dicerna atau mengandung kuman penyakit. Karenanya, hindari daftar makanan di atas agar tumbuh kembang si kecil optimal, ya!

Baca Juga: Bayi yang Sejak Lahir Diberi ASI Berpotensi Tumbuh Cerdas

Nadhifa Aulia Arnesya Photo Verified Writer Nadhifa Aulia Arnesya

There's art in (art)icle. Hence, writing an article equals to creating an art.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya