Comscore Tracker

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannya

Lapar beneran atau lapar mata, nih?

Setiap hari kita bergulat dengan rasa lapar dan nafsu makan. Rasa lapar biasanya merupakan sinyal dari fisik yang membutuhkan makanan, sedangkan nafsu merupakan keinginan untuk makan.

Sering kali lapar disalahartikan yang menyebabkan berat badan naik atau turun. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya dikatakan oleh tubuh dan otak, kamu harus mempelajari perbedaan dari jenis-jenis rasa lapar tersebut. Bagaimana caranya? Dirangkum dari Health dan Bright Side, simak ulasannya berikut ini.

1. Rasa lapar yang sesungguhnya merupakan sinyal tubuh kapan kamu harus makan. Biasanya, kamu bisa merasakannya dari tanda-tanda fisik seperti gemetar, sakit kepala, energi rendah, atau perut keroncongan

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyafreepik.com/wayhomestudio

2. Banyak yang mengalami berat badan naik karena "lapar televisi". Peneliti menyarankan untuk mengecek seberapa lapar kamu sebelum menonton tayangan di televisi. Sibukkan tangan saat menonton, misalnya sambil merajut

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyaunsplash.com/JESHOOTS.COM

3. Lapar karena bosan adalah hal yang semua orang lakukan. Tubuh bersifat spontan dengan mengisi waktu luang untuk mengecek ada makanan apa saja di kulkas. Untuk menghindarinya, cukup lakukan hobi atau kegiatan relaksasi

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyaunsplash.com/Anne Spratt

Baca Juga: 8 Alasan Medis Kamu Merasa Lapar Melulu sampai Diet Terasa Mustahil

4. Ada jenis lapar yang terdiri dari kombinasi lapar dan marah alias hangry. Hal tersebut terjadi ketika gula darah turun, yang menyebabkan pusing dan mudah tersinggung. Untuk memulihkannya, makanlah buah atau biskuit gandum

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyaunsplash.com/Dakota Corbin

5. Peneliti menemukan bahwa tubuh akan lapar sesudah beberapa jam makan siang. Hal tersebut karena energi menurun dan antisipasi akhir pada hari kerja. Untuk mengatasinya, makanlah camilan berprotein tinggi seperti kacang-kacangan atau yoghurt

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyaunsplash.com/The Creative Exchange

6. Jika tubuh mengalami stres, kita akan cenderung memilih makanan tidak bergizi. Oleh karena itu, lakukan teknik pengurangan stres selain makan seperti berolahraga, meditasi, atau kegiatan relaksasi lainnya

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyaunsplash.com/JESHOOTS.COM

7. Perempuan yang sedang mengalami sindrom pramenstruasi (PMS) biasanya ingin lebih banyak makan. Ini dikarenakan terjadinya karena perubahan hormonal. Untuk mengatasinya, makanlah sedikit lebih banyak dari biasanya

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyafreepik.com/drobotdean

8. "Lapar mata" biasa dikenal dengan "lapar karena makanan itu ada". Bila di dekatmu ada camilan, berhentilah sejenak dan pikirkan apakah kamu benar-benar lapar atau tidak

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyafreepik.com/shurkin_son

9. Jika kamu tidak merasa lapar atau lelah namun menginginkan makan sesuatu, itu merupakan "lapar kepala". Pikirkanlah baik-baik apakah kamu benar-benar perlu makan sesuatu tersebut atau tidak

Perlu Dikenali, Simak 9 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannyapexels.com/Andrea Piacquadio

Itulah jenis rasa lapar yang bisa terjadi pada tubuh. Kamu perlu memikirkan terlebih dulu jenis lapar apa yang dirasakan sebelum melahap makanan.

Perlu digarisbawahi bahwa ada beberapa jenis lapar yang menyarankan tubuh untuk segera makan, ada pula jenis rasa lapar yang sebaiknya diabaikan atau dialihkan agar kamu tidak mengalami kenaikan berat badan.

Baca Juga: Mengapa Kamu Merasa Kelaparan Setelah Berenang? Ketahui Penjelasannya

Ninda F Photo Verified Writer Ninda F

დ you can also follow me on IG: every__nndf დ

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya