Selama Ramadan, umat Islam diwajibkan menahan diri dari makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenam selama sebulan penuh. Menariknya, puasa Ramadan juga berdampak pada metabolisme tubuh, mirip dengan jenis puasa lain, seperti intermittent fasting.
Selama berjam-jam tanpa makanan dan minuman, tubuh secara bertahap beralih dari menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama menjadi membakar lemak. Perubahan ini tidak hanya membantu tubuh mengatur berat badan, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan metabolik secara keseluruhan.
Mari, kita eksplorasi lebih dalam bagaimana puasa bisa memengaruhi metabolisme.
