ilustrasi plank (pexels.com/nuttawan jayawan)
Kalori yang terbakar saat plank sebenarnya bisa ditingkatkan jika kamu menerapkan strategi latihan tepat. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan.
Kamu bisa meningkatkan tantangan latihan secara perlahan agar tubuh terus beradaptasi dan tidak berhenti berkembang. Salah satu caranya menambah durasi plank sekitar 5—10 detik setiap minggu sehingga otot inti dipaksa bekerja lebih lama dari sebelumnya.
Kamu bisa membuat plank menjadi lebih dinamis dengan menambahkan variasi seperti plank jacks, shoulder tap, atau knee-to-elbow. Gerakan tambahan ini membuat lebih banyak kelompok otot ikut aktif, tak hanya otot perut. Semakin banyak otot yang bekerja, makin tinggi pula energi yang dibutuhkan sehingga kalori yang terbakar juga ikut meningkat.
Kamu bisa mencoba melakukan plank di atas bola stabilitas atau permukaan yang tidak rata untuk meningkatkan tantangan keseimbangan. Selain itu, menambahkan resistance band atau beban ringan juga bisa membuat otot inti bekerja lebih keras untuk menjaga stabilitas tubuh.
Kamu bisa menggabungkan plank dengan gerakan lain seperti mountain climber, push-up, atau squat dalam satu rangkaian latihan. Kombinasi ini membuat tubuh terus bergerak dan tidak banyak waktu istirahat sehingga pembakaran kalori menjadi lebih tinggi.
Kamu bisa menyusun plank dalam bentuk circuit training atau latihan interval dengan jeda istirahat singkat. Metode ini membuat intensitas latihan lebih tinggi dibanding hanya menahan plank dalam satu set. Hasilnya, tubuh tetap aktif sepanjang sesi latihan dan total kalori yang terbakar menjadi lebih maksimal.