ilustrasi pull-up (pexels.com/RDNE Stock project)
Aspek lain yang sering luput diperhatikan ialah kerja otot lengan bawah selama pull-up. Saat tangan mencengkeram palang, otot-otot fleksor di lengan bawah bekerja keras mempertahankan grip agar tidak mudah lepas. Kekuatan cengkeraman ini menentukan durasi dan jumlah repetisi yang mampu dilakukan.
Latihan pull-up secara rutin terbukti membantu meningkatkan grip strength tanpa latihan tambahan. Peningkatan daya cengkeram bermanfaat tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga aktivitas harian, seperti membawa barang berat. Inilah salah satu alasan pull-up dianggap latihan fungsional yang relevan bagi banyak orang.
Pemahaman tentang pull-up melatih otot apa membantu kamu melihat latihan ini sebagai gerakan komprehensif, bukan sekadar menarik tubuh ke atas palang semata. Banyaknya otot yang terlibat menjadikan pull-up efisien untuk membangun kekuatan tubuh bagian atas secara seimbang. Sudah siapkah kamu menjadikan pull-up sebagai latihan rutin berikutnya?
Referensi:
"Which Muscles You Actually Use When You Do Pullups". Men's Health. Diakses Januari 2026.
"How to Start Doing Pull-ups, According to Experts". Nike. Diakses Januari 2026.
"Muscles Worked in Pull Ups and Chin Ups". RubberBanditz. Diakses Januari 2026.