Comscore Tracker

5 Penyebab Kamu Gagal Menurunkan Berat Badan, Bukan karena Takdir!

Jangan pasrah kalau kamu masih gagal menurunkan berat badan

Tanpa disadari, setiap tahunnya orang yang mengalami obesitas (berat badan berlebih) semakin meningkat. Menurut keterangan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada beberapa fakta mengejutkan seputar berat badan berlebih, di antaranya:

  • Obesitas di seluruh dunia meningkat hampir tiga kali lipat dari tahun 1975
  • Lebih dari 1,9 miliar orang dewasa (usia 18 tahun ke atas) mengalami kelebihan berat badan, dan lebih dari 650 juta mengalami obesitas
  • Obesitas dan kelebihan berat badan telah membunuh lebih banyak orang dibandingkan kekurangan berat badan
  • Pada tahun 2019, 38 juta balita mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Sebanyak 340 juta anak dan remaja (5-19 tahun) mengalami berat badan berlebih pada tahun 2016

Fakta yang tidak menyenangkan, ya? Namun, ada satu fakta yang bisa memotivasimu untuk menjaga berat badan tetap ideal, bahwa obesitas bisa dicegah. Jadi, jangan pernah merasa gagal diet atau merasa bahwa kelebihan berat badan adalah takdir, khususnya bila kamu dikelilingi anggota keluarga yang berat badannya berlebih atau obesitas.

Perlu kamu ketahui, dirangkum dari beberapa sumber, sebetulnya ada banyak faktor yang membuat penurunan berat badan sulit dilakukan. Apa saja?

1. Kamu makan sedikit tapi pilihan makananmu bukan makanan sehat

5 Penyebab Kamu Gagal Menurunkan Berat Badan, Bukan karena Takdir!unsplash.com/ Monstruo Estudio

Kalau kita mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dikeluarkan, sangat mungkin untuk menurunkan sekitar 10 persen dari total berat badan hanya melalui diet. Namun, kalau ingin menurunkan berat badan lebih banyak lagi, jangan lantas tidak makan atau sangat membatasi asupan kalori jadi sangat sedikit. Ini bukan cara yang sehat.

Lebih baik makan dengan teratur tapi mempunyai kualitas nutrisi yang tinggi dan rendah kalori, ketimbang makan cuma sekali tetapi yang dikonsumsi adalah nasi putih porsi besar, ayam goreng, makanan bersantan, dan sebagainya. Akan lebih baik bila yang dikonsumsi adalah nasi merah porsi secukupnya, sup, ikan, salad, aneka sayur, dan buah-buahan. Dengan cara ini, kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih sedikit, tetapi perut akan merasa kenyang lebih lama.

2. Kurang tidur

5 Penyebab Kamu Gagal Menurunkan Berat Badan, Bukan karena Takdir!today.com

Kurang tidur bisa membuat kadar hormon stres jadi lebih tinggi, yang jika dibiarkan akan berdampak negatif bagi tubuh. Melansir WebMD, hormon stres ini juga akan membuat penurunan berat badan jadi lebih sulit dan akhirnya memperlambat metabolisme.

Sebuah studi berjudul “Impact of insufficient sleep on total daily energy expenditure, food intake, and weight gain” yang diterbitkan dalam PNAS Journal tahun 2013 menunjukkan kalau kurang tidur cenderung menyebabkan kita makan sembarangan dan alhasil berat badan justru bertambah.

Studi tersebut juga menunjukkan jika peningkatan asupan makanan ketika kurang tidur adalah adaptasi fisiologis untuk menyediakan energi untuk mempertahankan kesadaran tambahan.

Karena itu, usahakan untuk tidur paling tidak 7 sampai 8 jam setiap malamnya agar tubuh memiliki waktu beristirahat yang cukup, ya.

Baca Juga: 5 Rutinitas sebelum Tidur yang Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan

3. Tidak makan cukup protein 

5 Penyebab Kamu Gagal Menurunkan Berat Badan, Bukan karena Takdir!pexels.com/Malidate Van

Tidak sedikit yang mengira jika protein hanya berhubungan dengan massa otot. Padahal, nutrisi yang satu ini sangat penting dalam membentuk hormon sampai mengatur jaringan serta organ di dalam tubuh. Selain itu, protein juga mempunyai efek termogenik yang dibutuhkan tubuh untuk membakar kalori.

Dari penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Nutrition tahun 2002, fungsi termogenik pada protein berfungsi untuk membakar kalori yang besar di dalam tubuh. Nantinya, protein akan mendukung tubuh mengumpulkan energi agar pembakaran kalori bisa lebih maksimal.

Protein juga terbukti bisa membuat kita menahan keinginan untuk ngemil, sehingga gula darah jadi lebih stabil. Dengan protein inilah kesehatan tubuh tetap terjaga dan berat badan bisa turun lebih cepat.

4. Kurang latihan kardio 

5 Penyebab Kamu Gagal Menurunkan Berat Badan, Bukan karena Takdir!unsplash.com/Coen van den Broek

Kalau kamu ingin olahraga yang cepat menurunkan berat badan, cobalah untuk latihan kardio. Dengan latihan ini, gerakan yang dipilih adalah yang bisa meningkatkan detak jantung dengan cepat seperti kelas sepeda, latihan beban, dan latihan intensitas tinggi lainnya.

5. Terlalu banyak berolahraga 

5 Penyebab Kamu Gagal Menurunkan Berat Badan, Bukan karena Takdir!pexels.com/Cliff Booth

Jika baru memulai latihan biasanya kita masih semangat dan disiplin melakukannya. Niatnya seminggu tiga kali, bisa jadi karena terlalu bersemangat jadi setiap hari.

Kalau memang dari dulu kamu sudah rutin berolahraga, itu bukan masalah. Namun, jika tidak itu akan membebani sistem saraf pusat. Kalau dibiarkan, justru hormon stres yang berperan pada tubuh.

Olahraga yang berlebihan bisa membuat otot mengalami robekan, cedera, dan ketegangan. Ini sesuai dengan laporan berjudul "Overtraining Syndrome" yang dimuat dalam Sports Health Journal tahun 2012, yang menyebutkan jika sindrom olahraga berlebihan justru membuat sistem kekebalan jadi melemah dan membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Selain itu, hormon stres akibat terlalu banyak olahraga juga membuat berat badan sulit turun.

Selain lima penyebab di atas, sebenarnya masih banyak lagi faktor yang membuat berat badan sulit turun, bahkan ketika kamu sudah diet dan olahraga. Yang pasti, jangan keburu putus asa dan menyerah. Cobalah untuk konsultasi langsung dengan dokter spesialis gizi, personal trainer, ahli diet, atau terapis untuk membantu meraih berat badan sehat.

Baca Juga: Mau Punya Berat Badan Ideal? Ini Tips Pola Makan Sehat dari WHO

Iam_Lathiva Photo Verified Writer Iam_Lathiva

Love To See, Love To Read, and Love To Share. IG: iam_lathiva

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya