Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Latihan sled push.
ilustrasi sled push pada HYROX (freepik.com/viarprodesign)

Intinya sih...

  • HYROX adalah kompetisi daya tahan intensitas tinggi dengan beban berat yang kini tengah digemari.

  • Tidak semua orang aman mengikuti kompetisi kebugaran fungsional intensitas tinggi seperti HYROX, terutama jika ada kondisi medis tertentu.

  • Skrining kesehatan dan persiapan terstruktur sangat penting sebelum memutuskan untuk mengikuti HYROX.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

HYROX makin populer sebagai ajang kebugaran global yang menggabungkan lari dan functional workout dalam satu kompetisi. Atmosfernya kompetitif, energinya tinggi, dan tantangannya nyata. Banyak orang tertarik karena formatnya terstandarisasi dan terbuka untuk berbagai level, dari kategori open hingga pro.

Namun, di balik itu, HYROX tetaplah aktivitas fisik intensitas tinggi yang memberi beban signifikan pada sistem kardiovaskular, muskuloskeletal, dan metabolik. Setiap repetisi dan setiap meter lari adalah kombinasi stres fisiologis dan mental.

Olahraga kompetitif memang membawa manfaat kesehatan jika dilakukan dengan tepat. Akan tetapi, aktivitas fisik intensitas tinggi tidak selalu cocok untuk semua individu, terutama tanpa skrining dan persiapan yang memadai.

1. Apa itu HYROX?

HYROX adalah kompetisi kebugaran global yang terdiri dari 8 kali lari 1 km yang diselingi 8 workout station, termasuk SkiErg, sled push, sled pull, burpee broad jump,rowing, farmer's carry, sandbag lunges, dan wall balls. Formatnya sama di seluruh dunia sehingga performa dapat dibandingkan lintas negara.

Secara fisiologis, HYROX menggabungkan komponen daya tahan aerobik, kekuatan otot, power, dan ketahanan lokal otot. Beban seperti sled push dan farmer's carry memberi tekanan besar pada sistem muskuloskeletal dan kardiovaskular secara simultan.

Karena sifatnya yang kontinu dan kompetitif, intensitasnya sering kali berada pada zona tinggi (vigorous intensity), yang artinya ini meningkatkan kebutuhan oksigen, denyut jantung, dan tekanan darah secara signifikan selama aktivitas.

2. Apa yang membuat HYROX saat menuntut fisik dan mental?

ilustrasi Hyrox (unsplash.com/Alexandre ricart)

Dari sisi fisik, kombinasi lari berulang dan beban berat menciptakan akumulasi kelelahan sistemik. Studi tentang high-intensity functional training (HIFT) menunjukkan bahwa pola latihan seperti ini meningkatkan stres metabolik dan neuromuskular secara bersamaan.

Beban seperti sled push dan lunges dengan sandbag meningkatkan tekanan intraabdominal dan respons kardiovaskular akut. Pada individu dengan kondisi tertentu, respons ini dapat meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular.

Secara mental, kompetisi dengan waktu dan tekanan sosial memicu respons stres simpatik. Lonjakan adrenalin dan kortisol dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah lebih jauh. Pada individu dengan kondisi psikologis tertentu, situasi kompetitif ekstrem dapat memperburuk kecemasan performa atau stres berlebih.

3. Siapa yang tidak diekomendasikan mengikuti HYROX?

Berikut ini beberapa orang dan kondisi yang sebaiknya tidak mengikuti HYROX.

  • Individu dengan penyakit jantung atau risiko kardiovaskular tinggi

Evaluasi medis sangat sangat direkomendasikan sebelum mengikuti olahraga intensitas tinggi bagi individu dengan penyakit jantung, riwayat serangan jantung, angina, aritmia, atau gagal jantung. Aktivitas pada zona tinggi dapat memicu kejadian akut pada individu berisiko.

Tekanan darah dan denyut jantung selama aktivitas seperti sled push dapat meningkat secara signifikan. Pada pasien dengan hipertensi tidak terkontrol, risiko komplikasi meningkat. Selain itu, individu dengan penyakit tidak menular tertentu memerlukan penyesuaian aktivitas fisik.

Bahkan pada individu tanpa diagnosis, tetapi dengan faktor risiko seperti obesitas, diabetes, merokok, atau riwayat keluarga penyakit jantung, skrining medis sangat dianjurkan sebelum mengikuti kompetesi olahraga intensitas tinggi.

  • Individu dengan cedera muskoskeletal aktif

HYROX memberi beban besar pada lutut, pinggul, punggung bawah, dan bahu. Studi menunjukkan bahwa latihan beban intensitas tinggi meningkatkan risiko cedera jika teknik dan kapasitas jaringan tidak memadai.

Individu dengan cedera ligamen, herniasi diskus, tendinopati berat, atau nyeri sendi kronis berisiko mengalami perburukan kondisi. Gerakan repetitif seperti lunges dan burpee memberi tekanan kompresif dan geser pada sendi.

Tanpa rehabilitasi lengkap dan clearance medis, mengikuti kompetisi seperti HYROX dapat memperpanjang masa pemulihan atau menyebabkan cedera ulang.

  • Individu dengan penyakit metabolik yang tidak terkontrol

Diabetes dengan kontrol gula darah yang buruk meningkatkan risiko hipoglikemia atau hiperglikemia selama aktivitas intensitas tinggi. Respons hormonal selama kompetisi dapat membuat kadar glukosa sulit diprediksi.

Individu dengan obesitas berat yang belum terbiasa dengan latihan intensitas tinggi juga berisiko mengalami stres kardiovaskular berlebihan. Studi epidemiologi menunjukkan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular mendadak pada aktivitas berat tanpa adaptasi sebelumnya.

Latihan seperti HYROX memerlukan adaptasi bertahap. Tanpa fondasi kebugaran dasar, tubuh bisa mengalami kelelahan ekstrem atau komplikasi metabolik.

  • Individu dengan kondisi medis akut atau sedang sakit

Infeksi akut, terutama yang disertai demam atau gejala sistemik, merupakan kontraindikasi sementara untuk olahraga intensitas tinggi. Aktivitas berat saat tubuh melawan infeksi dapat memperburuk kondisi atau memperpanjang pemulihan.

Berbagai pedoman klinis menyarankan menunda olahraga berat sampai gejala sistemik benar-benar membaik.

Tubuh yang sedang dalam fase inflamasi akut tidak berada dalam kondisi optimal untuk stres tambahan seperti kompetisi.

4. Catatan penting jika ingin mengikuti HYROX

ilustrasi pemeriksaan jantung (pexels.com/Pavel Danilyuk)

  • Lakukan skrining kesehatan sesuai rekomendasi sebelum memulai latihan intensitas tinggi.

  • Bangun kapasitas secara bertahap melalui periodisasi latihan.

  • Konsultasikan dengan dokter jika memiliki riwayat penyakit kronis.

  • Pastikan pemulihan, nutrisi, dan hidrasi optimal.

HYROX adalah tantangan yang menguji batas fisik dan mental. Bagi banyak orang, ia menjadi sarana membangun disiplin, daya tahan, dan rasa percaya diri. Namun tidak semua tubuh berada dalam kondisi siap untuk tuntutan seperti ini.

Mengenali batas bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan jangka panjang. Dengan skrining yang tepat, persiapan terstruktur, dan pemahaman kondisi diri, olahraga kompetitif dapat tetap menjadi pengalaman yang aman dan bermakna.

Referensi

"Sports Injury Prevention (Handbook of Sports Medicine and Science)." J Sports Sci Med. 2009 Dec 1;8(4):713. PMCID: PMC3761525.

Yuri Feito et al., “High-Intensity Functional Training (HIFT): Definition and Research Implications for Improved Fitness,” Sports 6, no. 3 (August 7, 2018): 76, https://doi.org/10.3390/sports6030076.

American College of Sports Medicine. "ACSM’s Guidelines for Exercise Testing and Prescription. 11th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer, 2021." Diakses Februari 2026.

"WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour (PDF)." World Health Organization. Diakses Februari 2026.

Barry A. Franklin et al., “Exercise-Related Acute Cardiovascular Events and Potential Deleterious Adaptations Following Long-Term Exercise Training: Placing the Risks Into Perspective–An Update: A Scientific Statement From the American Heart Association,” Circulation 141, no. 13 (March 18, 2020): e705–36, https://doi.org/10.1161/cir.0000000000000749.

"About the Race." HYROX. Diakses Februari 2026.

Editorial Team