Daging berlemak sebenarnya tidak selalu buruk untuk kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Lemak pada daging membantu memberikan rasa gurih, menjaga tekstur tetap juicy, serta menjadi sumber energi bagi tubuh.
Namun, beberapa potongan daging tinggi lemak juga mengandung lebih banyak lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.
Selain jenis potongannya, cara memasak juga memengaruhi dampaknya bagi kesehatan. Mengolah daging dengan cara dipanggang terlalu gosong atau dibakar berlebihan dapat menghasilkan senyawa yang kurang baik bagi tubuh.
Karena itu, penting untuk tetap memperhatikan porsi makan, memperbanyak sayur dan serat, serta memilih bagian daging yang lebih rendah lemak bila memiliki masalah kolesterol atau penyakit tertentu.
Tidak semua bagian daging memiliki kandungan lemak yang sama. Potongan seperti ribeye, brisket, dan short rib dikenal lebih tinggi lemak karena memiliki marbling yang banyak. Sementara itu, bagian seperti sirloin atau tenderloin cenderung lebih lean. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa memilih bagian daging yang sesuai dengan selera maupun kebutuhan kesehatan.
Referensi
"Cuts of beef: A guide to the leanest selections". MayoClinic. Diakses Mei 2026.
"Beef 101: Nutrition Facts and Health Effects". Healthline. Diakses Mei 2026.
Stefan A. Muller-Lissner et al., “Myths and Misconceptions About Chronic Constipation,” The American Journal of Gastroenterology 100, no. 1 (January 1, 2005): 232–42, https://doi.org/10.1111/j.1572-0241.2005.40885.x.
"What to Know About Lean Cuts of Beef". WebMD. Diakses Mei 2026.