- Pakai sarung tangan.
- Semprot area dengan disinfektan.
- Diamkan selama beberapa menit.
- Lalu angkat menggunakan tisu atau kain sekali pakai.
Bahaya Menyapu Kotoran Tikus Sembarangan

- Menyapu atau menyedot kotoran tikus dalam kondisi kering bisa membuat partikel terkontaminasi beterbangan dan terhirup, meningkatkan risiko penularan penyakit.
- Tikus dapat membawa berbagai patogen penyebab penyakit seperti leptospirosis, hantavirus, dan salmonellosis yang berpotensi menular ke manusia melalui udara atau kontak tidak aman.
- Cara aman membersihkan area terkontaminasi adalah dengan membasahi menggunakan disinfektan sebelum diangkat memakai tisu sekali pakai, serta menghindari sapu dan vacuum cleaner.
Saat menemukan kotoran tikus di lantai, gudang, atau dapur, refleks banyak orang biasanya mengambil sapu dan cepat-cepat membersihkannya.
Namun, dalam dunia kesehatan masyarakat, membersihkan kotoran tikus dengan cara seperti itu bisa meningkatkan risiko paparan penyakit.
Masalahnya, kotoran, urine, dan air liur tikus dapat mengandung mikroorganisme yang berpotensi menyebabkan infeksi pada manusia. Ketika disapu kering, sebagian partikel kecil bisa beterbangan ke udara tanpa disadari.
Table of Content
Kenapa menyapu kotoran tikus bisa berbahaya?
Kotoran tikus yang mengering dapat terurai menjadi partikel sangat kecil. Saat disapu atau dibersihkan dengan penyedot debu, partikel ini bisa terangkat ke udara lalu terhirup.
Menyapu atau menggunakan penyedot debu bisa meningkatkan risiko penyebaran partikel terkontaminasi ke udara. Ini terutama penting pada area tertutup seperti gudang, loteng, dapur, plafon, atau ruangan lama yang jarang dibuka.
Tikus bisa membawa banyak penyakit
Tikus dikenal sebagai reservoir berbagai penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Beberapa penyakit yang berkaitan dengan tikus meliputi leptospirosis, hantavirus, salmonellosis, demam gigitan tikus (rat-bite fever), hingga beberapa infeksi parasit.
Penelitian menjelaskan tikus perkotaan dapat membawa berbagai patogen yang relevan bagi kesehatan manusia.
Apa yang terjadi saat partikel terhirup?

Saat partikel kecil dari kotoran atau urine tikus beterbangan, kamu bisa menghirup aerosol yang mungkin mengandung mikroorganisme.
Pada beberapa penyakit tertentu, paparan melalui udara dari partikel terkontaminasi menjadi salah satu jalur penularan yang penting.
Contohnya pada hantavirus, paparan aerosol dari urine dan kotoran tikus yang mengering diketahui dapat menyebabkan infeksi pada manusia.
Kenapa penggunaan penyedot debu tidak disarankan?
Banyak orang mengira vacuum cleaner lebih aman. Padahal alat ini justru dapat meniup ulang partikel kecil ke udara, menyebarkan aerosol, dan memperluas area kontaminasi.
Karena itu, panduan kesehatan masyarakat biasanya menyarankan tidak langsung menggunakan penyedot debu pada area dengan kotoran tikus.
Cara membersihkan yang aman?
Alih-alih langsung disapu, area yang ada kotoran tikusnya sebaiknya dibasahi dulu menggunakan disinfektan, larutan pemutih, atau cairan pembersih tertentu.
Kamu disarankan untuk:
Tujuannya agar partikel tidak beterbangan ke udara.
Jangan langsung menyentuhnya dengan tangan kosong
Urine dan kotoran tikus dapat mengontaminasi permukaan sekitar. Karena itu:
- Hindari menyentuh langsung.
- Cuci tangan setelah membersihkan.
- Bersihkan area sekitar dengan benar.
Ini penting terutama jika kamu menemukan kotoran tikus di dapur, area makanan, atau tempat penyimpanan air.
Risiko lebih tinggi di ruangan tertutup

Gudang dan loteng sering menjadi area berisiko karena ventilasinya buruk, banyak debu, dan kotoran tikus bisa menumpuk lama.
Saat ruangan lama dibuka lalu langsung dibersihkan agresif, partikel debu dan kontaminan bisa beterbangan dalam jumlah besar.
Kamu disarankan untuk membuka ventilasi terlebih dahulu sebelum mulai membersihkan area yang lama tertutup.
Apakah terpapar kotoran tikus pasti menyebabkan penyakit?
Tidak selalu. Namun masalahnya, kamu tidak bisa tahu apakah kotoran tikus tersebut membawa patogen atau tidak hanya dengan melihatnya.
Selain itu, sebagian infeksi awalnya tampak ringan dan menyerupai flu biasa. Karena itu, pendekatan kesehatan masyarakat biasanya lebih mengutamakan pencegahan dibanding menunggu sampai muncul penyakit.
Gejala yang perlu diwaspadai setelah paparan
Segera cari bantuan medis jika setelah kontak dengan area terkontaminasi tikus muncul gejala-gejala seperti di bawah ini, terutama jika sebelumnya habis membersihkan area penuh kotoran tikus tanpa perlindungan:
- Demam.
- Nyeri otot.
- Sakit kepala.
- Mual.
- Muntah.
- Batuk.
- Sesak napas.
Menyapu kotoran tikus secara sembarangan dapat meningkatkan risiko paparan penyakit. Saat disapu atau di-vacuum dalam kondisi kering, partikel kecil dari kotoran dan urine tikus bisa beterbangan ke udara dan terhirup.
Karena tikus dapat membawa berbagai patogen, cara membersihkan yang aman sangat penting. Area terkontaminasi sebaiknya dibasahi terlebih dahulu dengan disinfektan sebelum dibersihkan, bukan langsung disapu kering.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). "Cleaning Up After Rodents." Diakses Mei 2026
CDC. "Hantavirus Prevention." Diakses Mei 2026
Bastiaan G Meerburg, Grant R Singleton, and Aize Kijlstra, “Rodent-borne Diseases and Their Risks for Public Health,” Critical Reviews in Microbiology 35, no. 3 (June 23, 2009): 221–70, https://doi.org/10.1080/10408410902989837.
Chelsea G. Himsworth et al., “Rats, Cities, People, and Pathogens: A Systematic Review and Narrative Synthesis of Literature Regarding the Ecology of Rat-Associated Zoonoses in Urban Centers,” Vector-Borne and Zoonotic Diseases 13, no. 6 (April 16, 2013): 349–59, https://doi.org/10.1089/vbz.2012.1195.
World Health Organization. "Zoonoses." Diakses Mei 2026.
![[QUIZ] Warna Outfit Favoritmu Bisa Ungkap Cara Kamu Menghadapi Stres](https://image.idntimes.com/post/20250507/1000344956-3159a2704e4b6062c72c7e3be406df32-fff34f8ff180b130eb70c4bcc95165ea.jpg)

![[QUIZ] Dari Jenis Rasa Lapar yang Sering Kamu Alami, Ini Pola Metabolismemu](https://image.idntimes.com/post/20250219/salinan-dari-blue-cute-dog-quotes-desktop-wallpaper-11-f966ff7a7b2fe3f18673439831ee292b-5138268e3be9de90e9dfdf73ffc3760f.jpg)


![[QUIZ] Playlist Favoritmu Bisa Menunjukkan Cara Kamu Melawan Rasa Malas](https://image.idntimes.com/post/20250514/pexels-viralyft-16897649-8ed9de860b0ace40589a8766fe9a17d0-bcead74174e00b2d4a0e1455f0676a42.jpg)






![[QUIZ] Kami Bisa Tebak Kamu Lari karena FOMO atau Beneran Suka](https://image.idntimes.com/post/20260508/1000023808_ede40a8d-fa4b-4901-ba71-809fd59ebf2e.jpg)






