Kalau kamu mau mencoba meningkatkan cadence, lakukan secara bertahap. Banyak pelatih menyarankan kenaikan kecil sekitar 5 persen dari cadence normal agar tubuh punya waktu beradaptasi.
Menggunakan metronome, playlist musik dengan beat tertentu, atau latihan strides pendek dapat membantu tubuh menemukan ritme baru tanpa terasa dipaksa. Fokusnya bukan membuat langkah “cepat-cepat kecil”, tetapi menjaga langkah tetap ringan dan efisien.
Yang tidak kalah penting, jangan abaikan faktor lain seperti kekuatan otot, mobilitas, dan pemulihan. Cadence hanyalah satu bagian kecil dari biomekanik lari secara keseluruhan.
Cadence tinggi bukan jaminan pelari lebih baik, lebih cepat, atau lebih sehat. Angka idealnya bisa berbeda pada setiap individu, karena tubuh memiliki ritme gerak yang dipengaruhi banyak faktor.
Dalam lari, efisiensi sering lebih penting. Memahami bagaimana tubuh kamu bergerak, beradaptasi, dan merespons latihan jauh lebih bermanfaat dibanding memaksakan standar universal yang belum tentu cocok untuk kamu.
Referensi
Daniels, Jack. Daniels’ Running Formula. 3rd ed. Champaign, IL: Human Kinetics, 2013.
Peter R. Cavanagh and Keith R. Williams, “The Effect of Stride Length Variation on Oxygen Uptake During Distance Running,” Medicine & Science in Sports & Exercise 14, no. 1 (January 1, 1982): 30–35, https://doi.org/10.1249/00005768-198201000-00006.
Bryan C. Heiderscheit et al., “Effects of Step Rate Manipulation on Joint Mechanics During Running,” Medicine & Science in Sports & Exercise 43, no. 2 (June 25, 2010): 296–302, https://doi.org/10.1249/mss.0b013e3181ebedf4.
Wannes Swinnen, Shalaya Kipp, and Rodger Kram, “Comparison of Running and Cycling Economy in Runners, Cyclists, and Triathletes,” European Journal of Applied Physiology 118, no. 7 (April 16, 2018): 1331–38, https://doi.org/10.1007/s00421-018-3865-4.
Joseph P. Hunter, Robert N. Marshall, and Peter J. McNair, “Relationships Between Ground Reaction Force Impulse and Kinematics of Sprint-Running Acceleration,” Journal of Applied Biomechanics 21, no. 1 (February 1, 2005): 31–43, https://doi.org/10.1123/jab.21.1.31.