ilustrasi memeluk anak (pexels.com/RDNE Stock project)
Pada surveilans di lima komunitas di AS, sekitar 58,4 persen anak usia 8 tahun dengan cerebral palsy tercatat dapat berjalan mandiri. Sekitar 72,1 persen memiliki tipe spastik (otot terlalu kaku akibat gangguan pada otak yang mengatur gerakan).
Cerebral palsy sendiri tidak memburuk akibat kerusakan otak yang terus berkembang. Namun, kebutuhan dan gejala seseorang dapat berubah sepanjang hidup.
Tidak ada obat yang dapat menghilangkan cerebral palsy, tetapi terapi dan dukungan yang disesuaikan dapat membantu fungsi dan partisipasi sehari-hari.
Diagnosis dapat dilakukan sejak dini, dapat dikenali sejak usia 3 bulan pada sebagian bayi melalui evaluasi yang tepat.
Angka-angka di atas menunjukkan cerebral palsy bukan kondisi dengan satu penyebab atau satu gambaran. Pendekatan yang individual—termasuk akses pada evaluasi, terapi, pendidikan, dan lingkungan yang inklusif—tetap penting.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention, “About Cerebral Palsy,” diakses 7 Oktober 2026.
World Cerebral Palsy Day, “About World Cerebral Palsy Day,” diakses 7 Oktober 2026.
Alarcos Cieza et al., “Global Estimates of the Need for Rehabilitation Based on the Global Burden of Disease Study 2019: A Systematic Analysis for the Global Burden of Disease Study 2019,” The Lancet 396, no. 10267 (2021): 2006–17, https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)32340-0.
Sarah McIntyre et al., “Global Prevalence of Cerebral Palsy: A Systematic Analysis,” Developmental Medicine & Child Neurology 64, no. 12 (2022): 1494–1506, https://doi.org/10.1111/dmcn.15346.
Mary E. Patrick et al., “Prevalence of Cerebral Palsy Among Children Aged 4 and 8 Years in 5 US Communities in 2022,” Pediatrics Open Science 2, no. 2 (2026): 1–9, https://doi.org/10.1542/pedsos.2026-001428.
Centers for Disease Control and Prevention, “Risk Factors for Cerebral Palsy,” diakses 7 Oktober 2026.
Iona Novak, Michelle Jackman, Megan Finch-Edmondson, and Michael Fahey, “Cerebral Palsy,” The Lancet 406, no. 10499 (2025): 174–88, https://doi.org/10.1016/S0140-6736(25)00686-5.