- Proses alami tubuh dan suhu
Penyebab Buah Zakar Kendur dan Cara Mengatasinya

- Buah zakar kendur sering kali merupakan bagian normal dari anatomi pria, tetapi bisa juga dipengaruhi oleh kondisi medis atau usia.
- Beberapa faktor penyebabnya termasuk elastisitas kulit yang berkurang, suhu, varikokel, atau kondisi seperti hidrokel.
- Penanganan dapat mencakup perubahan gaya hidup, perawatan medis, dan, dalam kasus tertentu, intervensi bedah.
Buah zakar atau testis bukan cuma bagian dari sistem reproduksi pria yang berfungsi memproduksi sperma dan hormon testosteron, tetapi juga contoh dari bagaimana tubuh berevolusi untuk menjaga keseimbangan yang tepat. Buah zakar tergantung di dalam kantong yang disebut skrotum agar suhunya lebih rendah dari suhu tubuh utama, sebuah syarat penting untuk produksi sperma yang sehat.
Saat pria bergerak, cuaca berubah, atau tubuh mengalami fluktuasi yang normal, skrotum akan menyesuaikan posisinya: mengendur ketika panas, atau mengencang ketika dingin untuk menjaga suhu yang ideal. Namun, banyak pria memperhatikan bahwa seiring waktu, skrotum tampak makin kendur, bahkan ketika tidak ada perubahan suhu atau aktivitas tertentu.
Kondisi ini sering membuat banyak orang bertanya: Apakah ini normal? Atau ada sesuatu yang tidak beres? Jawabannya agak kompleks, karena kendurnya buah zakar bisa menjadi bagian alami tubuh yang menua, sekaligus bisa menandakan kondisi medis tertentu.
1. Buah zakar kendur, normal atau perlu diwaspadai?
Secara umum, skrotum yang terlihat kendur bukan kondisi berbahaya jika tidak disertai dengan tanda lain seperti nyeri, pembengkakan tidak simetris, atau rasa tidak nyaman yang konsisten. Proses ini sering merupakan hasil dari elastisitas kulit yang berkurang seiring usia, serta respons otot yang mengatur posisi testis (seperti otot kremaster). Kulit di area tubuh mana pun, termasuk skrotum, kehilangan kolagen dan elastisitas seiring waktu, yang membuatnya tampak lebih kendur daripada sebelumnya.
Namun, skrotum yang terasa terlalu berat, terlihat sangat asimetris, atau disertai gejala lain bisa menjadi petunjuk kondisi yang memerlukan perhatian medis, seperti varikokel (pelebaran pembuluh darah di sekitar testis) atau hidrokel (penumpukan cairan di skrotum).
2. Penyebab dan faktor risiko buah zakar kendur
Ada beberapa alasan mengapa skrotum bisa tampak lebih kendur:
Testis menggantung di luar tubuh karena kebutuhan akan suhu yang sedikit lebih dingin dari suhu inti tubuh. Saat suhu sekitar panas, skrotum akan secara refleks mengendur dan menjauh dari tubuh untuk membantu mendinginkan testis. Sebaliknya, saat dingin, otot kremaster menegang dan menarik mereka lebih dekat.
- Elastisitas kulit menurun
Kulit di seluruh tubuh kehilangan elastisitas seiring bertambahnya usia. Itu menciptakan efek “kendur” yang lebih terlihat di area seperti wajah, leher, termasuk skrotum.
- Varikokel
Kondisi ini terjadi saat pembuluh darah vena di skrotum melebar, mirip dengan varises di kaki. Varikokel dapat membuat skrotum terasa lebih berat dan terlihat lebih kendur. Prevalensinya cukup umum, diperkirakan sekitar 15–20 persen pria dewasa mengalami varikokel.
- Hidrokel atau kondisi lain
Hidrokel adalah penumpukan cairan di sekitar testis yang menyebabkan skrotum membesar dan terasa berat. Ini biasanya tidak berbahaya tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
Jika skrotum terasa sangat berbeda dari biasanya, segera konsultasikan ke dokter, terutama jika disertai nyeri, benjolan, atau perubahan bentuk yang tiba-tiba.
3. Penanganan: dari gaya hidup hingga opsi medis

Beberapa langkah sederhana dapat membantu menjaga kenyamanan:
- Memakai pakaian dalam yang mendukung (seperti jockstrap) saat berolahraga atau melakukan aktivitas berat.
- Hidrasi yang cukup dan olahraga teratur dapat membantu kesehatan kulit secara keseluruhan, meskipun tidak serta-merta mengencangkan skrotum.
- Menjaga berat badan sehat juga penting karena kelebihan berat badan dapat memengaruhi jaringan di area sekitar panggul.
Jika kendur skrotum disertai kondisi seperti varikokel atau hidrokel, dokter dapat mempertimbangkan opsi seperti:
- Operasi varikokel untuk mengurangi pembuluh darah yang membesar.
- Drainase atau operasi hidrokel jika cairan menumpuk dan menyebabkan ketidaknyamanan.
Perlu ditekankan bahwa tidak ada bukti ilmiah kuat yang mendukung latihan tertentu atau obat oles yang bisa mengencangkan skrotum secara permanen, meskipun beberapa praktik populer di internet mengklaim demikian.
4. Cara mencegah buah zakar kendur
Karena sebagian besar perubahan pada skrotum adalah bagian dari fisiologi normal, tidak ada cara untuk sepenuhnya mencegahnya. Namun, kondisi tertentu dapat diminimalkan dengan:
- Menjaga kesehatan kulit melalui hidrasi dan perlindungan dari faktor yang mempercepat penuaan kulit.
- Menghindari paparan panas berlebihan dalam waktu lama (misalnya mandi air sangat panas atau sauna ekstrem) yang bisa membuat otot kremaster lebih sering berada dalam posisi mengendur.
- Memeriksakan diri secara rutin ke dokter untuk menangani varikokel atau hidrokel sejak dini jika terdeteksi.
Melihat skrotum yang terlihat lebih kendur dari waktu ke waktu sering kali bukan alasan untuk panik, karena ini merupakan bagian dari tubuh yang beradaptasi dengan suhu dan umur, serta menjaga fungsi reproduksi tetap optimal. Namun, perubahan yang disertai rasa sakit, pembengkakan, atau perubahan bentuk yang cepat perlu diperiksa oleh dokter.
Referensi
"What to know about sagging testicles." Medical News Today. Diakses Januari 2026.
"Why Do I Have Saggy Testicles, and Is There Anything I Can Do?" Healthline. Diakses Januari 2026.


















