Comscore Tracker

Ganggu Banget! Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Cara Mengatasinya

Bisa dipengaruhi rambut dan pakaian yang kamu kenakan

Walaupun umumnya jerawat muncul di wajah atau punggung, tetapi jerawat bisa muncul di berbagai bagian tubuh, misalnya di leher. Penyebabnya pun beragam, mulai dari gaya hidup hingga genetika. Tak perlu khawatir, jerawat di leher bisa diatasi dengan berbagai cara.

Tanpa berlama-lama, yuk, kenali beberapa fakta seputar jerawat di leher, mulai dari penyebab, cara mengatasi, hingga cara mencegahnya. Simak sampai tuntas, ya!

1. Jenis-jenis jerawat

Ganggu Banget! Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Cara MengatasinyaIlustrasi Tipe Jerawat. freepik.com/brgfx

Bentuk fisik serta gejala yang ditimbulkan jerawat ternyata memiliki banyak perbedaan. Melansir Healthline, jerawat bisa muncul dalam berbagai ukuran, bentuk, dan tipe.

Meski jerawat sering muncul pada wajah, tapi tak menutup kemungkinan bahwa jerawat bisa tumbuh di bagian tubuh lainnya, tak terkecuali leher.

Berikut ini jenis-jenis jerawat yang perlu kamu ketahui:

  • Blackhead (komedo terbuka): terbentuk di permukaan kulit dan terbuka di bagian atas
  • Whitehead (komedo tertutup): terbentuk lebih dalam di kulit, bagian atasnya tertutup dan berisi nanah yang membuatnya tampak putih
  • Papula: benjolan yang lebih besar, berwarna merah muda atau merah yang bisa terasa sakit saat kamu sentuh
  • Pustula: berwarna merah, benjolan meradang yang berisi nanah
  • Nodul: benjolan keras yang terbentuk jauh di dalam kulit
  • Kistik: berukuran besar, lunak, dan berisi nanah

2. Apa penyebab munculnya jerawat di leher?

Ganggu Banget! Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Cara MengatasinyaIlustrasi Penyebab Jerawat. commons.wikimedia.org/CFCF

Jerawat terjadi ketika folikel rambut tersumbat, sehingga tak jarang jerawat berkembang di leher, terutama di sekitar tengkuk.

Melansir Medical News Today, beberapa faktor yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan menimbulkan jerawat di leher adalah sebagai berikut:

  • Tidak mencuci kulit secara teratur dengan air hangat dan sabun
  • Menggosok, menggaruk, atau mengelupas kulit secara berlebihan
  • Fluktuasi hormon, terutama selama masa pubertas dan menstruasi
  • Sedang mengalami stres
  • Mengoleskan riasan tebal seperti krim atau tabir surya yang menyumbat pori-pori
  • Memakai produk dengan pewangi buatan, perasa, atau bahan tambahan tidak alami lainnya
  • Menggunakan sampo, kondisioner, sabun mandi, atau sabun yang mengandung bahan yang berpotensi menyebabkan iritasi
  • Berolahraga atau berkeringat tanpa membasuh kulit
  • Memakai kain atau pakaian yang dapat menyebabkan gatal dan iritasi
  • Jarang mencuci rambut
  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa hal juga dapat meningkatkan risiko berkembangnya jerawat di leher, seperti:

  • Rambut yang menyentuh atau bergesekan dengan leher, khususnya rambut yang kotor
  • Pakaian atau alat olahraga yang menggesek atau memberi tekanan pada leher, seperti tali bra, kerah, tali dagu, atau helm
  • Tidak membersihkan leher dengan benar atau rutin
  • Tidak membersihkan leher setelah olahraga atau banyak berkeringat
  • Pakaian kotor yang bersentuhan dengan leher
  • Pisau cukur yang tumpul atau tidak menggunakan pelumas saat bercukur
  • Perhiasan yang berkontak dengan leher seperti kalung, khususnya yang terbuat dari plastik, logam palsu, dan beberapa bahan nabati
  • Kain pakaian sintetis dan gatal yang bersentuhan dengan leher
  • Pakaian yang tidak berbahan breathable, seperti rayon dan poliester

Baca Juga: Tumbuh Jerawat di Telinga? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Tahan dulu, jangan sembarangan memecahkan jerawat di leher, ya!

Ganggu Banget! Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Cara MengatasinyaIlustrasi Larangan untuk Memecahkan Jerawat. freepik.com/drobotdean

Timbulnya jerawat di leher sering kali membuat kita gemas ingin segera memecahkannya. Namun, kamu harus hati-hati, karena memanipulasi jerawat sangat tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan iritasi di area sekitar jerawat.

Selain itu, memecahkan jerawat juga dikhawatirkan dapat menyebabkan infeksi lebih lanjut pada jerawat tersebut bila tanganmu kotor dan terdapat bakteri.

4. Cara menghilangkan jerawat di leher

Ganggu Banget! Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Cara MengatasinyaIlustrasi Perawatan di Rumah. freepik.com/freepik

Jerawat yang ringan kebanyakan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa kondisi yang mengharuskan kamu untuk cepat menanganinya agar tidak menimbulkan dampak yang lebih serius.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan jerawat di leher meliputi:

  • Mencuci area jerawat dengan lembut menggunakan sabun dan air hangat setidaknya dua kali sehari
  • Aplikasikan kompres hangat ke area tersebut selama 10–15 menit beberapa kali sehari untuk menarik kotoran yang terperangkap ke permukaan pori
  • Hindari menyentuh, mengorek, atau menggaruk jerawat dan kulit di sekitarnya
  • Meminimalkan paparan jerawat terhadap sinar matahari, angin, dan kelembapan
  • Melonggarkan tali pakaian atau peralatan olahraga untuk menghindari tekanan pada jerawat dan kulit di sekitarnya
  • Hindari mencukur seluruh area di sekitar jerawat sampai sembuh

Melansir Byrdie, mengatasi jerawat di leher tidak berbeda dengan wajah. Kamu bisa menggunakan produk yang mengandung sulfur, benzoil peroksida, dan asam salisilat. Berdasarkan laporan dalam Canadian Medical Association Journal tahun 2011, asam salisilat dan benzoil peroksida memiliki properti antiinflamasi dan bekerja untuk mencegah pembentukan jerawat seperti blackhead dan papula dan dapat menghancurkan bakteri penyebab jerawat di bawah kulit.

Bila kamu berjerawat di area garis rambut, mungkin itu berhubungan dengan rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair). Folikulitis, masalah kulit yang menyerupai jerawat, kadang muncul di area leher (atau di bagian tubuh mana pun yang memiliki folikel). Nah, pada kasus ini, penghilangan rambut dengan laser bisa didiskusikan dengan dokter, sehingga inflamasi akibat ingrown hair dapat diobati di waktu bersamaan.

Prosedur ini tidak cuma efektif untuk menghilangkan folikel rambut di area yang ditargetkan, tetapi juga menutup pori-pori kulit, sehingga infeksi (dan jerawat berkurang). Hair removal ini tampaknya sangat membantu dalam mengatasi jerawat di antara mereka yang menderita jerawat di leher.

Faktanya, studi dalam European Journal of Dermatology tahun 2012 menemukan bahwa mereka yang menjalani penghilangan bulu dengan laser melaporkan peningkatan signifikan pada kemunculan jerawat keloidalis nuchae, sejenis jerawat yang muncul di kulit kepala dan leher. 

5. Waspadai potensi komplikasi jerawat di leher

Ganggu Banget! Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Cara Mengatasinyafreepik.com/wayhomestudio

Kamu wajib memastikan bahwa jerawat yang muncul di leher bukan sekadar jerawat biasa. Ini karena beberapa benjolan mirip jerawat kadang bisa jadi pertanda kondisi medis lainnya, seperti:

  • Karsinoma sel basal atau skuamosa (kanker kulit)
  • Infeksi kulit yang lebih dalam atau abses
  • Kista yang terinfeksi
  • Keloid (penyembuhan kulit yang terlalu agresif yang menyebabkan bekas luka tebal)

6. Kapan harus menemui dokter?

Ganggu Banget! Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Cara MengatasinyaIlustras dermatolog atau dokter spesialis kulit. freepik.com/wavebreakmedia_micro

Secara umum, jerawat di leher dapat diobati di rumah dan hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, sebaiknya periksakan diri ke dokter bila mengalami jerawat di leher yang disertai gejala-gejala berikut ini:

  • Menyakitkan
  • Banyak mengeluarkan darah atau nanah
  • Mengandung benjolan keras atau terasa jauh di bawah kulit
  • Tidak merespons baik terhadap pengobatan yang sudah dilakukan 
  • Bertahan lebih dari 6 minggu
  • Tampak terlihat sembuh dan kemudian muncul lagi
  • Menyebabkan tekanan emosional

7. Cara mencegah jerawat di leher

Ganggu Banget! Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Cara MengatasinyaIlustrasi Menjaga Kebersihan. freepik.com/torwaiphoto

Ada beberapa cara yang direkomendasikan untuk mencegah timbulnya jerawat di leher, yaitu:

  • Rajin membersihkan leher dengan bersih dan teratur, apalagi setelah berkeringat atau berolahraga
  • Memakai pakaian yang bersih dan bahan yang mampu menyerap keringat dengan baik untuk mencegah iritasi
  • Menggunakan produk kulit yang bebas minyak dan tidak menyumbat pori-pori
  • Memilih produk kecantikan yang bebas dari bahan pengawet kimiawi yang keras (seperti paraben) dan aditif
  • Memakai perhiasan leher yang bebas dari bahan yang berpotensi menyebabkan iritasi
  • Melembapkan kulit setelah bercukur
  • Bersihkan riasan di wajah dan leher dengan baik
  • Kelola stres dengan baik

Itulah fakta-fakta seputar jerawat di leher, termasuk penyebab, cara mengatasi, dan cara mencegahnya. Bila jerawat di leher membuatmu tak nyaman, misalnya jumlahnya banyak, terasa sakit, atau sering muncul, sebaiknya periksakan diri ke dermatolog agar mendapat penanganan yang tepat.

Baca Juga: Posisi dan Jenis Jerawat Bisa Menunjukkan Masalah Kesehatan

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya