Comscore Tracker

Bonding Gigi, Perawatan untuk Mengubah Bentuk dan Warna Gigi

Membuat tampilan gigi lebik menarik

Ketidaksempurnaan gigi seperti adanya retakan, perubahan warna, atau celah antar gigi memang terkadang membuat tidak percaya diri. Nah, salah satu prosedur medis untuk memperbaikinya adalah dengan bonding gigi.

Bonding gigi, atau dental bonding, adalah prosedur kosmetik gigi untuk memperbaiki warna, ukuran, dan bentuk gigi. Perawatan ini dilakukan dengan mengoleskan resin komposit sewarna gigi untuk memperbaiki kerusakan, sehingga dapat meningkatkan tampilan gigi.

Bonding gigi merupakan prosedur kosmetik yang sangat umum. Bahkan, paling sering digunakan di dunia kedokteran gigi saat ini. Penasaran bagaimana prosedur bonding gigi dilakukan? Yuk, simak selengkapnya dalam ulasan berikut!

1. Kegunaan bonding gigi

Bonding Gigi, Perawatan untuk Mengubah Bentuk dan Warna Gigiilustrasi perawatan gigi (pexels.com/Anna Shvets)

Bonding gigi sering kali disebut sebagai tindakan restoratif gigi serbaguna. Prosedur ini punya banyak kegunaan untuk mengatasi masalah gigi, termasuk membantu meningkatkan estetika, sekaligus memperbaiki kerusakannya.

Beberapa kegunaan bonding gigi adalah untuk memperbaiki masalah-masalah berikut:

  • Adanya celah antar gigi.
  • Perubahan warna gigi yang ringan.
  • Gigi retak atau terkelupas.
  • Ingin memiliki gigi yang lebih panjang.
  • Ingin mengubah bentuk gigi dengan perubahan yang ringan. Jika menginginkan perubahan yang drastis, veneer biasanya lebih direkomendasikan.
  • Akar gigi yang terbuka karena penyusutan gusi.
  • Gigi berlubang akibat bakteri di mulut yang merusak gigi. Bonding gigi dapat digunakan untuk menambal gigi berlubang.
  • Sebagai alternatif kosmetik tambalan amalgam.

2. Prosedur bonding gigi

Bonding Gigi, Perawatan untuk Mengubah Bentuk dan Warna Gigiilustrasi perawatan gigi (pexels.com/Anna Shvets)

Ada beberapa tahapan prosedur bonding gigi. Sebelumnya, dokter gigi akan mendiskusikan tindakan ini dengan kamu terkait tujuan, proses, dan gambaran hasilnya. Dokter gigi juga melakukan pemeriksaan gigi, seperti rontgen gigi, untuk mengetahui apakah kondisi gigi memenuhi syarat untuk prosedur bonding atau tidak.

Jika ada masalah gigi, seperti kerusakan yang parah, masalah gusi, atau masalah mulut lainnya, dokter gigi akan fokus mengobati masalah tersebut terlebih dahulu. Setelah itu, prosedur bonding dapat diterapkan.

Inilah tahapan-tahapan untuk menjalankan prosedur bonding gigi:

  1. Pemilihan shade warna gigi untuk menentukan bahan resin komposit yang sesuai dengan warna gigi asli.
  2. Persiapan gigi dengan memberikan cairan perekat supaya bahan resin dapat menempel pada gigi.
  3. Pengaplikasian resin pada gigi yang meliputi pencetakan dan penghalusan resin sesuai bentuk gigi.
  4. Pengerasan resin komposit menggunakan sinar UV untuk "mengikat" bahan tersebut dengan permukaan gigi.
  5. Pemolesan gigi tahap akhir untuk membuat gigi menjadi lebih berkilau.

Prosedur ini biasanya berlangsung singkat dan sederhana. Ini mungkin membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 60 menit per gigi.

Baca Juga: 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Bercak Putih pada Gigi

3. Apakah bonding gigi menyakitkan?

Bonding Gigi, Perawatan untuk Mengubah Bentuk dan Warna Gigiilustrasi perawatan gigi (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Bonding gigi sering kali tidak menyakitkan karena tidak melibatkan kerja di dekat saraf perasa nyeri yang ada dalam gigi. Bahkan, prosedur ini juga tidak melibatkan anestesi, kecuali mungkin untuk prosedur penambalan gigi yang rusak seperti pembusukan gigi.

Setelah perawatan, ini juga tidak membutuhkan waktu pemulihan. Kamu bisa langsung makan dan minum seperti biasa. 

Pada beberapa orang, prosedur bonding mungkin menyebabkan rasa ngilu pada gigi setelahnya. Akan tetapi, ini biasanya ringan dan segera hilang. Penggunaan obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat membantu menghilangkan ketidaknyamanan tersebut. 

4. Kekurangan dan kelebihan bonding gigi

Bonding Gigi, Perawatan untuk Mengubah Bentuk dan Warna Gigiilustrasi perawatan gigi (pexels.com/Anna Shvets)

Sama seperti prosedur kosmetik gigi lainnya, bonding gigi juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Beberapa kelebihan bonding gigi, termasuk:

  • Perawatan kosmetik gigi yang cepat, mudah, dan murah. Ini biasanya selesai hanya dalam sekali kunjungan dokter gigi.
  • Tidak terlalu banyak melibatkan penghilangan lapisan enamel gigi, tidak seperti prosedur kosmetik gigi lainnya.
  • Metode perawatan gigi serbaguna untuk beberapa jenis ketidaksempurnaan gigi.
  • Prosedur kosmetik yang bersifat reversibel dan memiliki risiko minimal.

Di samping kelebihannya, berikut kekurangan bonding gigi:

  • Meski serbaguna, prosedur ini biasanya direkomendasikan untuk penanganan kerusakan kosmetik gigi ringan.
  • Tidak tahan lama karena bahan komposit dapat pecah seiring waktu.
  • Bahan komposit tidak tahan noda. Ini mungkin cepat berubah warna ketika mempunyai kebiasaan merokok dan/atau minum kopi.

5. Berapa lama bonding gigi dapat bertahan?

Bonding Gigi, Perawatan untuk Mengubah Bentuk dan Warna Gigiilustrasi teknik mewing (pexels.com/Karolina Grabowska)

Umumnya, bonding gigi dapat bertahan antara 3 hingga 10 tahun sebelum perlu diperbaiki atau diganti. Meski demikian, kebiasaan-kebiasan seperti menggigit kuku, mengunyah benda atau makanan yang keras, serta kebiasaan membuka kemasan menggunakan gigi dapat mempersingkat masa pakainya.

Selain itu, kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut juga dapat menyebabkan bonding tidak bertahan lama. Jika kamu menemukan ujung yang tajam pada gigi yang direkatkan, hubungi dokter gigi untuk memperbaikinya.

Bonding gigi merupakan prosedur perbaikan gigi yang dapat meningkatkan estetika gigi. Tertarik untuk melakukan prosedur ini? Konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan pertimbangan dan keputusan terbaik.

Baca Juga: Vape Bisa Meningkatkan Risiko Gigi Berlubang, Bagaimana Bisa?

Dwi wahyu intani Photo Verified Writer Dwi wahyu intani

@intanio99

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya