ilustrasi es teh (pexels.com/Leah Newhouse)
Teh memang jadi minuman favorit banyak orang untuk menemani makan atau camilan, tetapi ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengannya. Berikut beberapa makanan yang sebaiknya tidak dimakan bersama teh beserta alasannya.
Buah seperti jeruk, lemon, dan grapefruit memiliki sifat asam yang cukup tinggi. Saat dikonsumsi bersama teh, kombinasi ini bisa meningkatkan kadar asam di lambung dan memicu rasa tidak nyaman, perut perih, atau acid reflux pada sebagian orang.
Makanan pedas dapat mengiritasi dinding lambung dan meningkatkan produksi asam lambung. Jika dipadukan dengan teh atau kopi yang juga bersifat asam, risiko heartburn atau sensasi panas di perut bisa menjadi lebih besar.
Susu, keju, atau krimer kadang kurang cocok dikonsumsi bersamaan dengan teh tertentu. Kandungan asam pada teh dapat membuat produk susu menggumpal di lambung sehingga memicu rasa begah atau gangguan pencernaan, terutama pada orang yang sensitif terhadap laktosa.
Bayam, kale, dan brokoli mengandung oksalat yang dapat mengikat mineral seperti zat besi dan kalsium. Sementara itu, teh juga bisa menghambat penyerapan zat besi. Jika dikonsumsi bersamaan, tubuh mungkin tidak menyerap nutrisi penting secara maksimal.
Minum teh sambil makan kue atau pastry memang terasa nikmat, tetapi terlalu banyak gula bisa membuat kadar gula darah naik dengan cepat lalu turun drastis. Akibatnya, tubuh justru jadi lebih mudah lemas setelah efek kafein menghilang.
Telur, daging, dan kacang-kacangan termasuk makanan tinggi protein yang bisa memengaruhi penyerapan kafein dalam tubuh. Hal ini dapat membuat efek stimulan dari teh terasa kurang maksimal, terutama jika kamu minum teh untuk membantu tubuh lebih segar.
Minuman bersoda memiliki kandungan gas dan asam yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi bersama teh, kombinasi ini bisa membuat perut terasa kembung, tidak nyaman, atau memicu gangguan pencernaan.
Gorengan dan makanan tinggi lemak cenderung lebih lama dicerna tubuh. Ketika dipadukan dengan teh, beberapa orang bisa merasa begah, mual, atau tidak nyaman di perut karena produksi asam lambung meningkat.