ilustrasi pasien kanker didampingi oleh dokter dan caregiver (IDN Times/NRF)
Keluhan seperti demam, lelah, memar, atau berat badan turun dapat disebabkan banyak kondisi lain. Karena itu, gejala tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami leukemia.
Studi berbasis rekam medis terhadap 4.655 orang dewasa menemukan bahwa gejala yang paling berkaitan dengan leukemia akut adalah mimisan atau gusi berdarah, demam, dan kelelahan. Pada leukemia kronis, pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan, dan mudah memar lebih sering ditemukan. Namun, tidak ada satu gejala maupun kombinasi gejala yang dapat memastikan diagnosis.
Pemeriksaan biasanya dimulai dengan hitung darah lengkap untuk melihat jumlah dan bentuk sel darah. Jika ditemukan kelainan, dokter dapat melanjutkan pemeriksaan dengan apusan darah, pemeriksaan sumsum tulang, atau tes khusus lain sesuai kebutuhan.
Segera temui dokter apabila mengalami demam berulang, kelelahan menetap, infeksi sering kambuh, atau memar dan perdarahan muncul tanpa sebab yang jelas. Pemeriksaan lebih awal membantu dokter menentukan penyebab gejala dan langkah penanganan yang tepat.
Referensi
National Cancer Institute, “Acute Myeloid Leukemia Treatment (PDQ®)–Patient Version,” diakses September 2026.
National Cancer Institute, “Physical Exam,” SEER Training Modules, diakses September 2026.
Elizabeth A. Shephard et al., “Symptoms of Adult Chronic and Acute Leukaemia before Diagnosis: Large Primary Care Case-Control Studies Using Electronic Records,” British Journal of General Practice 66, no. 644 (2016): e171–e181, https://doi.org/10.3399/bjgp16X683989.
National Cancer Institute, “Acute Myeloid Leukemia Treatment (PDQ®)–Patient Version,” diakses September 2026.