Penelitian ini bersifat observasional. Jadi, temuan tidak memastikan bahwa tidur kurang dari 5 jam menjadi penyebab munculnya penyakit.
Faktor lain yang berkaitan dengan tidur dan kesehatan mungkin ikut berperan, meski analisis telah memperhitungkan sejumlah hal seperti usia, indeks massa tubuh, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, aktivitas fisik, dan lingkungan.
Ada batasan lain. Durasi tidur diperkirakan dari pengukuran selama 7 hari, sehingga belum tentu menggambarkan kebiasaan seseorang sepanjang tahun.
Hasil kesehatan yang dianalisis terutama berasal dari diagnosis rawat inap.
Peserta juga rata-rata berusia 56 tahun dan sebagian besar berkulit putih, sehingga hasilnya belum tentu berlaku sama pada semua kelompok usia dan populasi.
Batas 5 jam dalam penelitian ini adalah batas kategori untuk membandingkan kelompok, bukan garis biologis yang berarti tubuh langsung mengalami bahaya setelah satu malam tidur kurang dari 5 jam. Studi ini mengamati pola tidur dalam sepekan dan hubungannya dengan catatan kesehatan pada tahun-tahun berikutnya.