Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah Kondom Bisa Kedaluwarsa?
ilustrasi mengecek tanggal kedaluwarsa kondom (pexels.com/cottonbro studio)
  • Kondom memiliki masa kedaluwarsa antara satu hingga lima tahun tergantung bahan dan cara penyimpanannya.

  • Penyimpanan di tempat panas, lembap, atau tertekan dapat mempercepat kerusakan kondom, sementara bahan alami seperti kulit domba lebih cepat rusak dibanding lateks atau poliuretan.

  • Kondom yang sudah kedaluwarsa berisiko robek dan menurunkan efektivitas perlindungan terhadap kehamilan maupun penyakit menular seksual.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak orang menyimpan kondom di dompet, laci, atau tas selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Kemudian, saat dibutuhkan, kondom itu dipakai begitu saja.

Pernahkah kamu bertanya-tanya apakah kondom bisa kedaluwarsa? Seperti produk kesehatan lainnya, kondom juga punya masa pakai yang penting untuk diperhatikan karena menyangkut keamanan dan efektivitas.

Kondom yang sudah melewati masa kedaluwarsa bisa mengalami penurunan kualitas, mulai dari bahan yang mengering hingga risiko lebih mudah robek. Jadi, sebelum digunakan, ada baiknya kamu memahami bagaimana masa simpan kondom bekerja dan apa saja risikonya jika tetap dipakai setelah lewat tanggalnya.

1. Apakah kondom bisa kedaluwarsa?

Ya, kondom bisa kedaluwarsa. Masa pakai kondom berkisar antara satu hingga lima tahun, tergantung bahan pembuatannya dan kondisi penyimpanannya. Tanggal kedaluwarsa kondom tertera pada kotak luar dan bungkusnya.

Sebelum menggunakan kondom, periksa kemasannya untuk memastikannya tidak rusak, terbuka, atau kedaluwarsa. Jika ada salah satunya, jangan digunakan.

Saat membeli kondom, selalu cek tanggal kedaluwarsa, terutama jika kamu tidak berencana untuk segera menggunakan semuanya.

2. Mengapa kondom kedaluwarsa?

Kondom kedaluwarsa seperti banyak produk medis lainnya. Namun, faktor-faktor tertentu memengaruhi mengapa dan seberapa cepat kondom kedaluwarsa.

  • Penyimpanan

Keausan akibat bertahun-tahun disimpan di saku, tas, dompet, atau kotak sarung tangan dapat mengurangi kekuatan kondom. Itulah mengapa penting untuk menyimpan kondom di tempat yang aman, yaitu bukan di kamar mandi, yang jauh dari panas, kelembapan, dan benda tajam.

  • Bahan

Jenis bahan juga memengaruhi seberapa cepat kondom kedaluwarsa. Bahan alami seperti kulit domba lebih cepat rusak daripada bahan sintetis seperti lateks dan poliuretan.

  • Zat tambahan

Zat tambahan kimia seperti spermisida dapat mempersingkat masa pakai kondom hingga beberapa tahun. Spermisida mengurangi masa pakai hingga dua tahun untuk kondom lateks dan poliuretan.

Tidak jelas apakah pelumas atau perasa tambahan memengaruhi masa kedaluwarsa, jadi berhati-hatilah. Jika kamu melihat tanda-tanda kerusakan atau mencium bau yang tidak biasa, buang kondom tersebut dan ganti dengan yang baru.

3. Masa simpan kondom sesuai bahannya

ilustrasi kondom (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Masa simpan kondom bergantung pada bahan-bahannya. Berikut yang perlu diketahui tentang tanggal kedaluwarsa beberapa jenis kondom utama:

  • Kondom lateks: Standar emas kondom biasanya bertahan selama empat hingga lima tahun. Namun, jika kondom lateks mengandung pelumas spermisida, masa simpannya mungkin lebih pendek.

  • Kondom poliisoprena: Versi sintetis dari kondom lateks (untuk orang dengan alergi lateks) juga bertahan sekitar empat hingga lima tahun.

  • Kondom poliuretan: Terbuat dari sejenis plastik dan biasanya lebih tipis untuk kenikmatan, jenis kondom ini juga biasanya memiliki tanggal kedaluwarsa antara empat dan lima tahun. Namun, kondom ini kurang elastis, yang artinya mungkin lebih mudah robek.

  • Kondom kulit domba: Pilihan non lateks lainnya, kondom ini terbuat dari membran usus domba. Kondom ini kurang populer karena hanya melindungi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan, bukan terhadap penyakit menular seksual. Kondom jenis ini juga memiliki masa kedaluwarsa yang lebih pendek, antara dua hingga tiga tahun.

4. Bolehkah menggunakan kondom yang sudah kedaluwarsa?

Menggunakan kondom yang kedaluwarsa tidak disarankan. Kondom yang kedaluwarsa mungkin tidak memberikan perlindungan yang memadai terhadap kehamilan atau penyakit menular seksual. Selain itu, jika kondom tersebut menggunakan spermisida, maka iritasi kulit dapat terjadi.

5. Apa yang harus dilakukan jika tidak sengaja menggunakan kondom yang kedaluwarsa?

Kabar baiknya, masih lebih baik menggunakan kondom yang kedaluwarsa daripada tidak menggunakan kondom sama sekali.

Jika kondom robek, lakukan tes penyakit menular seksual, dan pertimbangkan untuk minum pil KB darurat jika kamu khawatir akan terjadinya kehamilan.

Perlu juga dicatat, menggunakan kondom kedaluwarsa yang disimpan dengan benar tidak terlalu mengkhawatirkan dibandingkan memasang kondom dengan tidak benar, atau menggunakan kondom yang belum kedaluwarsa namun tidak disimpan dengan benar.

Intinya, kondom bisa kedaluwarsa. Masa kedaluwarsanya berbeda-beda untuk setiap jenis, tetapi bisa kedaluwarsa lebih cepat jika kamu tidak menyimpannya dengan tepat.

Selain itu, meskipun kondom kedaluwarsa lebih baik daripada tidak menggunakan kondom sama sekali, tetapi hanya kondom yang masih bagus dan dipasang dengan benar yang menawarkan perlindungan 98 persen terhadap penyakit menular seksual atau kehamilan yang tidak diinginkan.

Referensi

Healthline. Diakses pada Maret 2026. "Do Condoms Expire? 7 Things to Know Before Use."

Men's Health. Diakses pada Maret 2026. "Do Condoms Expire? What to Know About Safety, Storage, and More, According to Sex Experts."

Verywell Health. Diakses pada Maret 2026. "Do Condoms Expire?"

Editorial Team