10 Film Adaptasi Novel yang Diproduksi Max Pictures

Baru-baru ini, novel karya Pidi Baiq kembali diadaptasi ke dalam sebuah film. Novel berjudul Ancika 1995 tersebut adalah lanjutan dari kisah asmara Dilan. Namun film tersebut mengejutkan banyak pihak, sebab karakter Dilan digantikan oleh Arbani Yasiz, rumah produksi yang awalnya Max Pictures pun, berubah ke Enam Sembilan Production dan The Panasdalam Pictures.
Melihat dari beberapa karya produksi Max Pictures, kebanyakan rupanya film adaptasi novel atau buku populer, lho. Ada drama romantis hingga religi, yuk, simak sama-sama judulnya!
1. Diadaptasi dari novel karya Adhitya Mulya, Sabtu Bersama Bapak (2016) berkisah 3 anak laki-laki yang sangat dekat dan mengidolakan bapaknya

2. Bergenre religi, Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (2016) diangkat dari novel, yang menceritakan perjalanan religi Hanum Rais & Rangga

3. Dilan 1990 (2018) merupakan film yang diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq, yang rilis pada tahun 2014

4. Selain Arini (2018), film Arini, Masih Ada Kereta yang akan Lewat (1987) ternyata lebih dahulu mengadaptasi novel karya Mira W, lho

5. Membawa pesan tentang bahaya dari pacaran dalam Islam, Udah Putusin Aja! (2018) adalah adaptasi novel karya seorang ustaz, Felix Siauw

6. Melanjutkan cerita novel sebelumnya, Dilan 1991 (2019) membahas perjuangan Milea dan Dilan untuk mempertahankan hubungan yang bermasalah

7. Diadaptasi dari novel karya Eko Ivano Winata, Senior (2019) menceritakan kisah asmara remaja yang jatuh hati kepada kakak kelasnya

8. Rembulan Tenggelam di Wajahmu (2019) adalah adaptasi dari novel karya Tere Liye, menceritakan kesempatan kedua bagi seseorang yang akan meninggal

9. Masih bersumber dari karya Pidi Baiq, Milea: Suara dari Dilan (2020) kali ini mengambil sudut pandang dari sosok Dilan, yang berbeda dari film sebelumnya

10. Bersahabat di dunia nyata sejak kecil, Endy Arfian dan Salshabilla Adriani dipertemukan dalam Malik & Elsa (2020), adaptasi novel karya Boy Candra

Max Pictures kali ini memang tidak kembali memproduksi film adaptasi novel karya Pidi Baiq, Hancika 1995. Namun meskipun begitu, kita tunggu beberapa produksi lainnya dari Max Pictures yang lebih menghibur tentunya, ya.


















