7 Aktivitas Pembelajaran Menarik yang Ada di Sekolah Upin & Ipin

- Serial Upin & Ipin menampilkan berbagai aktivitas belajar seru di Tadika Mesra yang dekat dengan kehidupan anak-anak dan dikemas lewat metode menyenangkan.
- Kegiatan belajar mencakup permainan edukatif, kompetisi olahraga, hingga proyek kreatif seperti membuat taman daur ulang yang melatih kerja sama dan kreativitas murid.
- Selain pelajaran akademik, murid juga mendapat edukasi penting tentang kebersihan gigi serta keselamatan dari bahaya api melalui demonstrasi langsung dan bimbingan instruktur.
Gak akan ada habisnya bila membahas keseruan yang hadir di berbagai episode Upin & Ipin. Serial kartun asal Malaysia ini memang amat konsisten menyajikan alur cerita yang dekat dengan kehidupan anak-anak, termasuk yang berkaitan dengan dunia sekolah. Positifnya lagi, adegan sekolah di Upin & Ipin gak cuma muncul sekilas sebagai pengisi cerita. Justru, aktivitas belajar di sekolah sering dijadikan fokus utama, sehingga terasa memorable dan bikin nostalgia saat menontonnya.
Sebagai murid TK, Upin dan Ipin mendapatkan banyak pelajaran penting dari cikgu atau guru mereka di sekolah. Meski materi yang diajarkan belum sekompleks jenjang SD atau SMP, kegiatan pembelajaran yang mereka jalani tetap beragam dan hadir dalam metode yang menyenangkan. Nah, berikut ini tujuh aktivitas pembelajaran yang pernah dijalani Upin, Ipin, dan murid Tadika Mesra lainnya di sekolah mereka!
Table of Content
1. Bermain tebak-tebakan nama hewan

Gak melulu belajar dari buku teks atau sekadar menyimak penjelasan guru. Upin dan teman-teman kelasnya juga pernah mencoba aktivitas menarik dengan bermain tebak-tebakan nama hewan. Mula-mulanya, kedua belas murid di kelas Aman dibagi menjadi tiga kelompok, lalu nantinya setiap regu perlu menebak nama hewan yang diujikan agar bisa mendapat skor bintang. Ini adalah game edukatif yang cukup seru dan bermanfaat. Selain dapat melatih anak-anak untuk menebak jawaban yang benar. Murid yang kebagian giliran untuk memperagakan hewan pun dapat lebih terasah kreativitasnya dan mereka bisa tampil percaya diri di depan teman kelasnya.
2. Belajar berhitung di tablet pendidikan

Aktivitas pembelajaran di poin kedua ini juga masih berformat game edukatif. Kali ini, topiknya seputar matematika sederhana. Dalam episode "Belajar Sambil Main", Cikgu Melati mengajak murid-muridnya mencoba game matematika seru di tablet pendidikan yang materinya adalah pengurangan dan penjumlahan dasar. Ada objek lucu berupa karakter hewan dan buah yang hadir dan perlu para murid geser sesuai pertanyaan matematika yang ditampilkan di layar. Sayangnya, dalam game sederhana ini, ada banyak murid yang tampak kagok dan tidak sepenuhnya paham aturan bermainnya.
3. Bermain sambung lirik lagu

Masih di episode yang sama, Cikgu Melati juga sempat mengajak murid-muridnya bermain sambung lirik lagu di tablet mereka. Aktivitas ini terasa asyik dan menghibur, sekaligus memberi kesempatan yang adil bagi setiap anak untuk ikut terlibat. Lewat permainan sederhana ini, semua murid mendapat sorotan yang setara tanpa ada yang merasa diabaikan. Saat menyanyikan lagu “Bangau Oh Bangau”, memang ada satu murid perempuan yang terlihat malu-malu dan menolak ketika ditunjuk untuk bernyanyi. Meski begitu, permainan seperti ini sebenarnya punya sisi positif karena dapat membiasakan para murid untuk lebih pede dalam mengekspresikan dirinya di hadapan teman sekelasnya.
4. Kompetisi sukaneka

Aktivitas pembelajaran di poin keempat ini lebih ke bidang kebugaran jasmani alih-alih pelajaran formal lainnya. Lewat acara sukaneka, digelar berbagai pertandingan olahraga antarkelas yang berlangsung di lapangan sekolah. Kelas Upin dan Ipin harus beradu dengan para murid dari tiga rombongan kelas lainnya dalam beragam cabang lomba, mulai dari lompat karung, balap sendok sambil membawa kelereng, meniup balon hingga pecah, tarik tambang, dan masih banyak lagi. Selain terasa sangat meriah, perlombaan ini juga turut mengasah jiwa kompetitif anak-anak sekaligus menyehatkan tubuh.
5. Membuat DIY taman tercantik

Menjelang digelarnya kontes taman tercantik di Tadika Mesra, Cikgu Melati sebagai wali kelas Upin dan Ipin yang kreatif serta gemar berpikir out of the box pun akhirnya memutuskan mengusung konsep kitar semula atau daur ulang. Ia meminta para murid membawa berbagai barang bekas yang masih layak pakai tetapi sudah tidak digunakan, untuk dikumpulkan di sekolah. Tak berhenti sampai di situ, Cikgu Melati juga membimbing para murid untuk menyulap benda-benda bekas tadi menjadi pot dan wadah tanaman yang unik. Setelah mencoba aktivitas ini, murid kelas Aman tampak sangat antusias dan merasa senang. Dari situ pula, mereka pun jadi tersadar bahwa barang bekas di sekitar sebenarnya masih dapat berguna jika dikreasikan dengan cara yang tepat dan kreatif.
6. Pembelajaran tentang kebersihan gigi

Karena Upin dan Ipin masih berstatus murid TK, wajar kalau pelajaran yang diberikan masih seputar hal-hal paling mendasar dan sederhana untuk anak seusia mereka. Pada episode "Gosok Jangan Tak Gosok", ada satu scene ketika ruang kelas Upin dan Ipin, kedatangan figur seorang dokter gigi yang berperan jadi guru tamu untuk mengenalkan pentingnya menjaga kebersihan gigi serta alasan mengapa kebiasaan ini perlu dirutinkan. Dokter Ravi pun turut mendemonstrasikan tata cara menyikat gigi yang benar dengan slogan khas dan mudah diingat, yakni "bulat, bulat, bulat".
7. Edukasi tentang bahaya api dan kebakaran

Di kelas berapa kamu baru pertama kali mendapat pembekalan soal bahaya api dan kebakaran? Menariknya, Upin dan Ipin ternyata sudah dikenalkan dengan topik penting ini sejak masih duduk di bangku TK. Dalam episode “Sedia Menyelamat”, Tadika Mesra menghadirkan instruktur serta petugas pemadam kebakaran sungguhan untuk memberikan pemahaman langsung kepada para murid. Lewat penyuluhan tersebut, Upin dan kawan-kawan diajari banyak hal, mulai dari pentingnya segera menyelamatkan diri ketimbang diam mematung saat ada kebakaran, cara mencari jalan keluar ketika ruangan dipenuhi asap, hingga lekas menghubungi nomor pemadam kebakaran. Mereka juga diperlihatkan secara langsung bagaimana alat pemadam api digunakan oleh petugas damkar, sehingga materi keselamatannya terasa lebih menarik dan seru disimak sampai akhir.
Banyak aktivitas pembelajaran seru yang berlangsung di sekolah Upin dan Ipin. Gak setiap saat mereka selalu belajar dengan menyimak penjelasan guru di kelas saja. Ada banyak aktivitas seru yang melibatkan praktik langsung, demonstrasi dalam metode yang jelas dan bukan sekadar ilustrasi buku teks, hadirnya instruktur pengajar spesial, sampai game-game edukatif yang menyenangkan. Semoga saja, berbagai list kegiatan tadi dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan ke berbagai institusi taman kanak-kanak di dunia nyata.














![[QUIZ] Yakin Kamu Hafal Sama Gen 7 JKT48, Coba Tebak Foto Mereka!](https://image.idntimes.com/post/20260330/upload_de4e2bd26fff064f84d1eb821c85892b_1d610a45-2532-4326-acc9-bc15862b5727.jpg)

