Diklaim Asalnya dari Indonesia, Upin Ipin Kasih Respons Tegas

Setelah sempat damai karena fenomena SEAblings, warganet Indonesia dan Malaysia mulai panas lagi, nih. Kali ini yang memancing warganet Indonesia dan Malaysia saling berbalas komentar karena karakter animasi kesayangan kita semua, Upin Ipin.
Beberapa waktu lalu, cuplikan konten dari channel YouTube Frans Sanjaya, soal seorang penjaga museum yang mengklaim bahwa Upin Ipin itu asalnya dari Indonesia, sempat viral. Kok bisa?
1. Upin Ipin diklaim dibuat oleh orang Jakarta dan Bandung sebelum dijual ke Malaysia

Dalam cuplikan video yang viral, Frans Sanjaya terlihat berkunjung ke Museum Gubug Wayang di Mojokerto. Saat itu, ia didampingi oleh seorang penjaga yang banyak menceritakan asal-usul berbagai koleksi wayang yang ada di sana, termasuk salah satunya adalah wayang dari karakter Upin, Ipin, dan kawan-kawannya.
Penjelasan petugas museum sempat bikin Frans Sanjaya kaget, karena dia menyebut kalau awalnya Upin Ipin itu dibuat oleh orang Jakarta dan Bandung. Karakternya tidak kembar, melainkan hanya satu anak laki-laki bernama Aripin. Katanya, karakter ini sempat ditawarkan ke berbagai stasiun TV Indonesia pada 2008. Namun ditolak dengan alasan saat itu anak-anak lebih menyukai tayangan dengan karakter sungguhan bukan dari animasi.
Karena gak laku di Indonesia, maka akhirnya karakter Aripin ini dijual ke Malaysia dan bertransformasi menjadi karakter dua bocah kembar bernama Upin Ipin yang kita kenal hingga saat ini, menurut pengakuan penjaga museum tersebut.
2. Akun resmi Upin Ipin tegaskan mereka asli Malaysia

Potongan klip itu dengan cepat viral bukan hanya di kalangan warganet Indonesia, tapi juga Malaysia. Momen ini bikin warganet dari kedua negara saling balas komentar hingga sampai mencolek akun media sosial resmi Upin Ipin.
Pada Jumat (15/5/2026), akun Thread resmi Upin Ipin, @upinipinofficial, menegaskan kalau mereka itu asli Malaysia dan dibuat oleh kreator Malaysia juga.
"Sudah tentulah Upin & Ipin dari Malaysia. Kitaorang anak Malaysia," tegas akun @upinipinofficial, sambil mengibarkan emoji bendera negeri jiran tersebut.
3. Kreatornya memang pernah kuliah di Bandung, perkenalkan karakter Upin Ipin sudah sejak 2007

Upin Ipin memang punya kaitan sama Bandung, tapi tidak lebih karena salah satu pencetusnya, yaitu Burhanuddin Md Radzi, pernah kuliah di ITB. Namun, ia tidak menyelesaikan studinya saat itu dan memilih pulang ke Malaysia hingga akhirnya lulus dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) pada 1982.
Pada 2005, Burhanuddin Md Radzi bersama beberapa rekannya mendirikan studio animasi Les' Copaque. Mereka kemudian membuat beberapa proyek film animasi, termasuk menemukan ide cerita dan karakter Upin Ipin di tahun tersebut. Karakter Upin Ipin pertama kali diperkenalkan untuk proyek film Geng: Pengembara Pemula yang mulai serius dikerjakan pada 2007. Film ini kemudian dirilis 2 tahun kemudian dan berhasil menjadi salah satu film Malaysia dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah.
Nah, serial Upin Ipin yang kita kenal saat ini sebenarnya merupakan proyek spin-off daripada film Geng. Seri Upin Ipin pertama kali menayangkan musim perdananya pada September 2007 dan mulai masuk ke Indonesia lewat TPI (sekarang MNCTV) pada 2008.
Ternyata perjalanan Upin Ipin di dunia animasi sudah panjang banget, ya. Tapi popularitasnya tetap awet dan bahkan mampu masuk ke pasar animasi global.


















