potret Baim Wong di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Baim Wong menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam film ini sangat fleksibel, dengan mengutamakan kenyamanan Alim dan Vanessa. Proses pengambilan adegannya pun dilakukan secara natural, mengikuti respons dan emosi mereka di lokasi syuting.
Tim produksi akan terlebih dahulu memastikan kesiapan emosi, seperti saat ingin menampilkan ekspresi marah atau sedih, lalu langsung merekam momen tersebut. Adegan-adegan itu kemudian disusun dalam proses editing agar tetap menyatu dengan alur cerita.
“Pas udah beres, adegannya udah selesai. Dia (Alim) mau marah? Langsung panggil, ‘Kamu marah mau ya? Iya. Marah bener ya?’ Udah kamera langsung.”
Karena mengandalkan momen spontan yang berhasil ditangkap selama proses syuting, Baim pun menegaskan tidak ada tuntutan untuk memainkan emosi tertentu secara paksa.
Ia juga memastikan bahwa Alim menjalani proses syutingnya dengan penuh antusias dan menikmati setiap momen hingga selalu ingin melihat ulang hasil pengambilan gambar setelah selesai take.
“Dia juga happy menjalaninya. Dan dia mau jadi aktor. Setiap beres take itu kayak lihat dari awal,” kata Baim Wong sambil mengingat momen syuting mereka.
Mengangkat kisah haru tentang perjuangan sebuah keluarga dalam menghadapi kehilangan hingga beban ekonomi, Semua Akan Baik-Baik Saja tayang di bioskop mulai 23 Mei 2026.