Alasan Jamie Foxx Minta Hapus Adegan Pemerkosaan dari Django Unchained

Jamie Foxx meminta Quentin Tarantino menghapus adegan pemerkosaan dari naskah Django Unchained demi melindungi Kerry Washington serta mempertimbangkan citra dan kariernya menjelang Scandal.
Foxx juga menilai Broomhilda perlu mendapat porsi lebih besar karena perjalanan Django berpusat pada usaha kembali bersama istrinya; Tarantino kemudian menambahkan momen karakter tersebut.
Kerry Washington pernah mengungkap naskah awal memuat adegan brutal dan membuatnya tak nyaman. Ia tidak mengetahui alasan pembatalannya, tetapi menduga ada masukan Foxx kepada Tarantino.
Aktor Jamie Foxx belum lama ini buka suara soal salah satu adegan yang tidak dimasukkan dalam film Django Unchained (2012). Ternyata, Jamie pernah meminta sutradara Quentin Tarantino untuk menghapus adegan pemerkosaan yang tercantum dalam naskah film tersebut.
Usut punya usut, Foxx melakukan hal itu demi melindungi lawan mainnya, Kerry Washington, yang berperan sebagai Broomhilda. Washington pun sebelumnya sudah lebih dulu menulis tentang kejadian itu dalam memoar yang dirilisnya pada 2023 lalu.
1. Jamie Foxx minta adegan pemerkosaan dihapus untuk lindungi Kerry Washington

Jamie Foxx saat jadi bintang tamu dalam podcast Baby, This is Keke Palmer (youtube.com/Baby, This is Keke Palmer) Dalam episode podcast Baby, This is Keke Palmer, Foxx menjelaskan bahwa adegan kekerasan seksual yang melibatkan karakternya, Django, bersama Broomhilda memang ada dalam naskah Django Unchained. Namun, adegan tersebut pada akhirnya ditiadakan dan tidak masuk ke film.
Penghapusan itu rupanya datang dari permintaan Foxx kepada Tarantino. Kala itu, serial Scandal yang dibintangi Washington belum tayang perdana. Foxx pun mengajukan permintaan tersebut demi melindungi Kerry Washington, terutama citranya sebagai Olivia Pope dalam serial tersebut, sekaligus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap karier sang aktris.
"Film itu abadi, artinya jika ada adegan yang bombastis, kamu tidak bisa menghapusnya dan itu akan selamanya. Aku berkata, 'Hei, dia (Kerry Washington) akan memiliki acara ini (Scandal), dan kami ingin melindunginya,' dan (Tarantino) setuju. Jadi, semua hal yang aneh itu dihilangkan," ucap pria pemenang Oscar itu, seperti dilansir Entertainment Weekly.
2. Masukan dari Foxx untuk tambah porsi karakter Broomhilda disetujui Tarantino

Potret Jamie Foxx di Instagram miliknya (instagram.com/iamjamiefoxx) Tak sampai di situ, Foxx juga memberikan masukan kepada Tarantino terkait porsi karakter Broomhilda dalam naskah. Menurutnya, inti perjalanan Django bukanlah upaya untuk mengakhiri perbudakan, melainkan perjuangan untuk kembali bersama sang istri.
Oleh karena itu, Foxx merasa kehadiran Broomhilda masih kurang dalam naskah dan perlu lebih ditonjolkan. Masukan itu pun diterima Tarantino, yang kemudian menambahkan lebih banyak momen untuk karakter yang diperankan Kerry Washington.
"Quentin berkata, 'Ya, ini 'omelet'. Aku akan menambahkan lebih banyak Broomhilda.' Jadi di film, saat kalian menontonnya, adegan-adegan di mana Kerry Washington berada di pandangan (Django), itu tidak ada dalam naskah. Dia (Tarantino) menempatkan Kerry Washington untuk memastikan itu menjadi benang merahnya," kata Foxx.
3. Kerry Washington pernah bercerita soal hilangnya adegan itu lewat memoarnya

Potret Kerry Washington di Instagram miliknya (instagram.com/kerrywashington) Sebelumnya, Kerry Washington telah menceritakan pengalaman saat syuting film Django Unchained dalam memoarnya, Thicker Than Water. Aktris 49 tahun itu mengungkapkan, naskah awal film memuat adegan pemerkosaan yang sangat brutal dan membuatnya tidak nyaman.
Ketika Tarantino akhirnya membatalkan pengambilan gambar adegan tersebut, Washington mengaku belum mengetahui secara pasti alasan di balik keputusan itu. Walau demikian, ia menduga bahwa Foxx mungkin telah menyampaikan sesuatu yang kemudian memengaruhi keputusan sang sutradara.
"Mungkin itu adalah sesuatu yang Jamie katakan kepada Quentin beberapa hari sebelumnya. Mungkin sesuatu berubah bagi Quentin saat berdiri di kabin itu. Bagaimanapun, itu adalah jawaban atas doa-doa yang telah aku panjatkan dalam hati," kata Washington, dikutip dari NME.





















