Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Daya Tarik Wisata Pulau Kelinci Okunoshima di Jepang

5 Daya Tarik Wisata Pulau Kelinci Okunoshima di Jepang
ilustrasi Okunoshima (commons.wikimedia.org/ ozzymactom)
  • Okunoshima di Prefektur Hiroshima dikenal sebagai Pulau Kelinci, tempat kelinci berkeliaran bebas; pengunjung diminta tidak mengejar, menggendong, memberi makan di jalan, atau meninggalkan sisa makanan.
  • Pulau ini menyimpan sejarah kelam sebagai lokasi rahasia produksi gas beracun sejak 1929 hingga akhir Perang Dunia II, dengan reruntuhan militer serta Poison Gas Museum yang dibuka pada 1988.
  • Selain kelinci dan sejarah, Okunoshima menawarkan pantai, area perkemahan, jalur jelajah, pemandangan Laut Pedalaman Seto, titik matahari terbenam Hill of the Evening Sun, serta area sekitar mercusuar selatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bayangkan kamu turun dari kapal di sebuah pulau kecil, lalu bukannya disambut keramaian wisatawan, kamu malah dikerubungi kelinci. Ada yang mendekat, ada yang duduk santai di pinggir jalan, bahkan ada yang seolah menunggu kamu membawa makanan.

Pemandangan seperti itu bisa kamu temukan di Okunoshima, pulau kecil di Prefektur Hiroshima, Jepang, yang lebih dikenal dengan julukan Rabbit Island atau Pulau Kelinci. Jangan kira daya tarik wisata Pulau Kelinci Okunoshima di Jepang hanyalah karena kelinci. Di balik suasananya yang menggemaskan, Okunoshima juga menyimpan pantai, jalur jalan kaki, reruntuhan perang, dan sejarah kelam yang cukup mengejutkan.

  1. 1. Bisa bertemu kelinci yang berkeliaran bebas

    ilustrasi memberi makan kelinci
    ilustrasi memberi makan kelinci (commons.wikinedia.org/ Jdlrobson)

    Inilah alasan utama banyak wisatawan memasukkan Okunoshima ke daftar tempat yang ingin dikunjungi di Jepang. Kelinci-kelinci di pulau ini bisa ditemukan di berbagai sudut, mulai dari sekitar pelabuhan sampai jalur yang mengarah ke area lain di pulau. Mereka sudah terbiasa dengan kehadiran manusia sehingga cukup mudah didekati.

    Meski begitu, ada aturan yang perlu kamu perhatikan saat bertemu mereka. Wisatawan diminta gak mengejar atau menggendong kelinci, gak memberi makan di jalan, serta gak meninggalkan sisa makanan di sekitar sarang. Jadi, kalau mau menikmati momen bersama para penghuni berbulu ini, tetap jaga jarak dan jangan membuat mereka stres.

  2. 2. Punya sejarah kelam yang kontras dengan suasananya

    ilustrasi puing bangunan pabrik gas beracun
    ilustrasi puing bangunan pabrik gas beracun (commons.wikimedia.org/ Tak H.)

    Sulit membayangkan pulau yang sekarang identik dengan kelinci lucu ternyata pernah menjadi lokasi produksi gas beracun. Pada 1929, sebuah fasilitas rahasia untuk memproduksi senjata kimia dibangun di Okunoshima dan digunakan sampai akhir Perang Dunia II. Karena sifatnya rahasia, keberadaan pulau ini bahkan sempat dihapus dari sejumlah peta Jepang.

    Jejak masa lalu tersebut masih bisa kamu temukan ketika berkeliling pulau. Ada bangunan bata tua dan struktur beton yang ditumbuhi lumut di sejumlah lokasi. Kontras antara reruntuhan perang dengan kelinci yang bebas berkeliaran justru menjadi salah satu hal yang membuat suasana Okunoshima terasa berbeda dari destinasi wisata Jepang pada umumnya.

  3. 3. Ada Museum Gas Beracun

    ilustrasi museum gas beracun
    ilustrasi museum gas beracun (commons.wikimedia.org/ そらみみ)

    Kalau kamu ingin memahami sisi lain Okunoshima, sempatkan datang ke Poison Gas Museum. Museum ini dibuka pada 1988 untuk menyampaikan sejarah produksi gas beracun yang pernah berlangsung di pulau tersebut. Isinya membantu pengunjung memahami kenapa ada begitu banyak sisa bangunan militer di tengah pulau yang sekarang terlihat tenang.

    Kunjungan ke museum ini mungkin terasa berbeda dari aktivitas wisata lain di Okunoshima. Setelah melihat kelinci dan menikmati suasana alam, kamu diajak melihat bagian sejarah yang jauh lebih serius. Justru dari sini kamu bisa memahami bahwa Okunoshima bukan sekadar tempat berburu foto lucu bersama hewan.

  4. 4. Bisa menikmati suasana pantai dan alam

    ilustrasi suasana pantai
    ilustrasi suasana pantai (commons.wikimedia.org/ 菅野崇)

    Okunoshima berada di kawasan Laut Pedalaman Seto dan punya beberapa area pantai yang bisa dinikmati wisatawan. Jadi, setelah puas melihat kelinci, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan menikmati suasana tepi laut yang jauh lebih tenang. Pulau ini juga memiliki area perkemahan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di sana.

    Ada pula jalur untuk berkeliling pulau sambil menikmati pemandangan alam. Kalau kamu lebih suka perjalanan santai daripada mengejar banyak tempat dalam satu hari, Okunoshima cukup menarik untuk dijelajahi dengan ritme yang pelan. Kelinci bisa muncul kapan saja di sepanjang perjalanan, jadi perjalanan singkat pun terasa punya kejutan sendiri.

  5. 5. Punya spot menikmati pemandangan dari pulau

    ilustrasi Hill of the Evening Sun
    ilustrasi Hill of the Evening Sun (commons.wikimedia.org/ kyokyo)

    Selain kelinci dan sejarahnya, Okunoshima juga menawarkan beberapa sudut menarik untuk menikmati pemandangan. Salah satunya adalah Hill of the Evening Sun yang berada di bagian barat daya area resor pantai. Tempat ini direkomendasikan untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.

    Di ujung selatan pulau juga terdapat mercusuar yang menjadi salah satu bagian menarik dari lanskap Okunoshima. Namun, area mercusurnya sendiri gak terbuka untuk pengunjung. Kamu tetap bisa menikmati suasana sekitar dan pemandangan laut dari area yang diperbolehkan.

    Okunoshima punya perpaduan yang cukup gak biasa. Satu sisi pulau terasa ceria karena kelinci berkeliaran bebas dan pemandangan Laut Pedalaman Seto terlihat menenangkan. Di sisi lain, ada bangunan tua dan museum yang mengingatkan pengunjung pada masa perang yang pernah terjadi di tempat tersebut.

    Daya tarik wisata Pulau Kelinci Okunoshima di Jepang bisa menjadi pertimbanganmu untuk menentukan destinasi wisata. Kalau kamu mencari destinasi Jepang yang menawarkan pengalaman berbeda dari Tokyo, Osaka, atau Kyoto, Pulau Kelinci ini bisa menjadi pilihan menarik. Bukan cuma karena kamu bisa bertemu banyak kelinci, tetapi juga karena satu pulau kecil ini punya cerita yang jauh lebih dalam daripada yang terlihat dari foto-fotonya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More