Garuda di Dadaku raih dua penghargaan di Giffoni Film Festival 2026 (Instagram.com/garudadidadaku.film)
Sebelum sukses menyabet penghargaan Best Film kategori Elements +6, Garuda: Dare to Dream harus bersaing dengan enam film anak dari berbagai negara, termasuk salah satunya adalah film animasi Jumbo karya Ryan Adriandhy yang juga mewakili Indonesia di kategori tersebut, lho.
Selain Jumbo, film yang turut berkompetisi di kategori ini di antaranya ada Splish Splash Forever (Swiss), Super Furball and the Lying Squirrel (Finlandia), Curly Burly (Denmark), Born in the Jungle (Latvia-Polandia-Ceko), serta Smartie and Me (Polandia-Slowakia).
Melalui postingan di Instagram-nya, Ronny pun menjelaskan bahwa pemenang ditentukan melalui sistem pemungutan suara yang melibatkan sekitar 1.000 penonton anak dari Italia dan berbagai negara lain dalam dua sesi penayangan. Menurutnya, hasil tersebut membuktikan bahwa Garuda: Dare to Dream mampu diterima dan dinikmati dengan baik oleh target penonton utamanya, yakni anak-anak dari berbagai belahan dunia.
“Sistem voting yang dilakukan langsung oleh 1,000 penonton anak Italy dan internasional lain, yang terbagi dalam 2 sesi penayangan, membuktikan bahwa film Garuda Dare to Dream bisa diterima dan dinikmati dengan sangat baik, oleh target audience utama kami: anak-anak dari seluruh dunia,” ungkap Ronny.