Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Asal-usul J.I.M di VisionQuest, Superhero Pertama Marvel?

3 min read
Asal-usul J.I.M di VisionQuest, Superhero Pertama Marvel?
still cut serial VisionQuest (dok. Marvel Television)
  • Episode 7 VisionQuest memperkenalkan J.I.M, adaptasi Jim Hammond atau Human Torch original, android ciptaan Dr. Phineas Horton yang debut di Marvel Comics #1 pada 1939.
  • Sebelum identitas Human Torch digunakan Johnny Storm, Jim Hammond menjadi salah satu karakter andalan Timely Comics era 1940-an bersama Captain America dan Namor.
  • VisionQuest mengungkap tubuh serta kode dasar J.I.M diwariskan ke Markridge Biotech dan menjadi fondasi pengembangan Vision, menelusuri akar teknologi AI sebelum JARVIS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada satu karakter menarik yang akhirnya diperkenalkan ke layar live-action. Ialah J.I.M, robot sintetis pertama di jagat Marvel. Kemunculan J.I.M di VisionQuest ternyata menyimpan cerita yang jauh lebih menarik. Manusia sintetis yang akrab dengan api itu punya sejarah panjang dengan Marvel Comics yang dimulai hampir sembilan dekade lalu.

Episode 7 VisionQuest yang berjudul Immolation membawa kita menyusuri masa lalu Vision, melalui perjalanan ke dalam pikirannya sendiri. Di sana, dia bertemu dengan dua sosok yang punya hubungan erat yakni Dr. Phineas Hortan dan J.I.M.

Menariknya, J.I.M bukan sekadar pendahulu Vision. Karakter ini merupakan adaptasi dari Human Torch versi original, sebelum julukannya dipakai oleh Johnny Storm dari Fantastic Four yang sudah kita kenal akrab. Siapa sebenarnya J.I.M dan bagaimana kisah penciptaannya?

  1. 1. Human Torch pertama di semesta Marvel

    Potongan adegan serial VisionQuest produksi Marvel Television dalam materi gambar yang dirilis untuk publik.
    still cut serial VisionQuest (dok. Marvel Television)

    Sebelum Johnny Storm dikenal sebagai Human Torch dalam Fantastic Four, Marvel sebenarnya sudah sempat menggunakan julukan tersebut untuk superhero lain. Karakter yang memakai julukan itu pertama kali adalah Jim Hammond, sebuah android yang diciptakan oleh ilmuwan bernama Dr. Phineas horton.

    Human Torch pertama kali diperkenalkan lewat Marvel Comics #1 pada 1939. Saat itu, komik tersebut diterbitkan oleh TImely Comics yang jadi cikal bakal Marvel Comics.

    Dalam cerita aslinya, Phineas Horton menciptakan manusia sintetis yang punya kemampuan berpikir dan bertindak selayaknya manusia. Namun, ada masalah yang tidak diperkirakan sang ilmuwan, tubuh android itu justru terbakar ketika bersentuhan dengan oksigen.

    Oleh karena itu, mereka mendapat penolakan dari masyarakat yang menganggap teknologi adalah ancaman, sampai akhirnya Human Torch berhasil mengendalikan kekuatannya dan menggunakan identitas sebagai Jim Hammond.

  2. 2. Pernah beraksi dengan Captain America

    Potongan adegan serial VisionQuest produksi Marvel Television yang digunakan sebagai materi promosi serial tersebut.
    still cut serial VisionQuest (dok. Marvel Television)

    Pada komik debut itu, Jim Hammond diperkenalkan sebagai superhero pertama bersama Namor the Sub-Mariner. Popularitasnya kemudian meledak sepanjang era 1940-an. Bersama Captain America, Jim dan Namor menjadi tiga karakter andalan Timely Comics pada masa itu.

    Ketika Stan Lee dan Jack Kirby menciptakan Fantastic Four pada 1961, identitas Human Torch beralih ke karakter Johnny Storm. Namun, keduanya adalah sosok yang berbeda. Human Torch yang asli kemudian kembali dimunculkan pada 1966 di komik Fantastic Four dan mendapatkan cerita hubungan penting di balik penciptaan Vision.

  3. 3. J.I.M jadi pondasi AI yang melahirkan Vision

    Still cut promosi serial VisionQuest dari Marvel Television sebagai materi visual resmi produksi Marvel.
    still cut serial VisionQuest (dok. Marvel Television)

    Dalam komik, Jim sudah diceritakan mati bersama penciptanya. Namun, kematiannya ternyata bukan akhir dari pengaruhnya terhadap perkembangan teknologi di MCU. Justru peninggalan terbesarnya menjadi salah satu bagian penting dalam asal-usul Vision.

    Pada serial VisionQuest, terungkap kalau tubuh J.I.M yang sudah gak aktif akhirnya diserahkan kepada Markridge Biotech oleh keluarga Horton. Sementara itu, pemrograman dan struktur dasarnya menjadi sumber kode yang digunakan untuk mengembangkan Vision.

    Maka itu, J.I.M merupakan pondasi awal bagi generasi manusia sintetis dan kecerdasan buatan di MCU. Hal itu juga menjelaskan kenapa J.I.M, Phineas Horton dan Vision punya wajah yang sama.

    Jadi, apa yang diceritakan di episode 7 VisionQuest ini menarik sejarah penciptaan AI-AI buatan Tony Stark lebih jauh lagi. Selama ini kita tahunya dari film Avengers: Age of Ultron kalau Vision dibuat berkat Ultron dan sisa-sisa sistem JARVIS. Tapi dari cerita VisionQuest, kita jadi tahu kalau akar teknologinya tercipta sudah ada jauh sebelum Tony Stark mengembangkan JARVIS.

    Serial VisionQuest benar-benar mengupas sejarah dan latar belakang AI-AI bikinan Tony Stark hingga ke akar sejarahnya. Serial ini bakal merampungkan musim pertamanya di episode 8 yang akan rilis pada 10 November 2026.

Related Articles

See More