Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Kartun Anak-anak yang Bisa jadi Tontonan Seru Alternatif CoComelon

7 min read
7 Kartun Anak-anak yang Bisa jadi Tontonan Seru Alternatif CoComelon
kartun anak-anak yang bisa jadi tontonan seru alternatif CoComelon (youtube.com/Bing - Bahasa Indonesia)
  • Artikel merekomendasikan tujuh kartun sebagai variasi tontonan anak selain CoComelon, terutama bagi orang tua yang menginginkan cerita lebih ringan dan tidak melulu berisi lagu.
  • Robocar Poli, Bing, Rainbow Ruby, dan Handy Manny menawarkan petualangan serta pembelajaran tentang keselamatan, berbagi, profesi, fungsi perkakas, dan kerja sama.
  • Entong, Max & Ruby, serta Toopy and Binoo menghadirkan budaya Indonesia, dinamika saudara, dan persahabatan imajinatif melalui alur sederhana, durasi singkat, serta tempo lebih santai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

CoComelon memang populer sebagai serial anak-anak, terutama untuk usia balita hingga prasekolah, karena menyajikan banyak nursery rhyme ikonik dan easy listening. Ditambah lagi, tayangan animasinya yang penuh warna serta kehadiran karakter-karakter unyu membuat anak jadi betah menontonnya berlama-lama. Namun, mungkin ada kalanya anak mulai bosan menyaksikan tayangan yang itu-itu saja atau kamu sebagai orangtua pun khawatir dengan format CoComelon yang tergolong fast-paced dan lebih banyak berisi lagu-lagu, sehingga berpotensi memberikan terlalu banyak stimulasi bagi anak jika ditonton berlebihan.

Nah, jika kamu ingin mengenalkan tontonan baru untuk anakmu yang masih kecil, tetapi tak melulu berisi lagu dan punya alur cerita yang bisa diikuti, beberapa kartun berikut bisa menjadi pilihan. Apalagi, bukan hanya menawarkan suasana ceria dan tampilan animasi yang menarik, sejumlah tayangan ini juga menyelipkan nilai-nilai edukatif yang dapat membantu anak belajar sambil menikmati ceritanya. Yuk, simak tujuh kartun yang bisa jadi alternatif tontonan seru selain CoComelon!

  1. 1. Robocar Poli

    serial kartun Robocar Poli
    serial kartun Robocar Poli (robocarpoli.com)

    Dengan empat tokoh utama yang terdiri dari Poli, si mobil polisi biru yang jadi pemimpin tim penyelamat, Roy si truk pemadam kebakaran yang kuat dan cekatan, Amber si mobil ambulans merah muda yang baik hati dan telaten merawat korban, serta Helly si helikopter hijau yang ceria dan pandai memantau keadaan dari udara, kartun ini bakal mengajak anak-anak mengikuti berbagai misi penyelamatan.

    Selain menyajikan cerita yang seru, serial ini juga turut mengajarkan hal-hal spesifik yang belum banyak dikenalkan di lingkungan sekolah, seperti aturan keselamatan lalu lintas, tips beraktivitas saat musim hujan, hal-hal yang boleh dan tidak semestinya dilakukan ketika berada di kolam renang, bahkan sesepele tips turun dari bus sekolah yang benar pun juga jadi topik yang disosialisasikan di kartun ini.

  2. 2. Bing

    cuplikan episode "Ice Cream"
    cuplikan episode "Ice Cream" (youtube.com/Bing - Bahasa Indonesia)

    Kartun dengan alur slow-paced dan tone warna yang tak terlalu ngejreng ini dijamin bakal jadi salah satu tontonan favorit anak-anak, terutama yang masih di bawah lima tahun. Selain durasi tiap episodenya yang singkat, berkisar tujuh menit, cerita yang diangkat juga sangat ringan dan mudah diikuti. Tak banyak transisi atau perpindahan adegan yang berpotensi membingungkan anak, begitu pula efek visual berlebihan yang bisa mengalihkan perhatian mereka dari jalan cerita.

    Kadang, alurnya hanya sesederhana Bing yang menemukan tingkah lucu seekor kucing di jalanan, berusaha mengejar truk es krim keliling demi mendapatkan camilan dingin kesukaannya, atau merasakan keseruan saat mencoba mainan baru. Meski ceritanya sederhana, serial ini tetap memperkenalkan anak pada konsep penting, macam berbagi dengan teman, belajar tidak mudah panik saat menghadapi masalah, memperlakukan hewan dengan lembut, dan masih banyak lagi.

  3. 3. Rainbow Ruby

    cuplikan serial kartun Rainbow Ruby
    cuplikan serial kartun Rainbow Ruby (dok. Netflix/Rainbow Ruby)

    Geser sedikit ke kartun bergenre fantasi. Rainbow Ruby cocok jadi tontonan untuk mewadahi sisi imajinatif anak yang masih gemar berkhayal dan membayangkan berada di dunia penuh keajaiban. Kartun ini selalu dimulai dengan Ruby yang tengah berada di rumah bersama orangtuanya. Lalu, ketika boneka kesayangannya, Choco, memberikan sinyal bahwa ada masalah di Desa Pelangi, Ruby pun segera bergegas ke kamarnya dan menggunakan koper ajaib untuk berkelana di dunia magis tersebut.

    Bagi kamu generasi 90-an dan 2000-an yang familier dengan anime Minky Momo, tetapi kesulitan mengenalkan kartun ini pada anak karena sudah tak ada platform legal yang menayangkan versi bahasa Indonesianya, maka Rainbow Ruby bisa menjadi alternatif. Pasalnya, dari segi alur cerita, keduanya punya kemiripan, terutama lewat tokoh utama yang mencoba berbagai profesi berbeda di setiap episode. Ruby sendiri pernah berperan jadi dokter, juru masak, ilmuwan, detektif, hingga penyelam.

  4. 4. Handy Manny

    serial kartun Handy Manny
    serial kartun Handy Manny (dok. ©Nelvana ©Disney/Handy Manny)

    Kartun ini mengisahkan keseharian seorang tukang reparasi bernama Manny yang selalu ditemani teman-teman perkakasnya yang bisa berbicara. Di setiap episode, Manny biasanya mendapat panggilan dari warga di kota Sheetrock Hills untuk memperbaiki atau membuatkan barang yang mereka butuhkan. Dengan format animasi 3D, artstyle yang khas, serta palet warna cerah yang nyaman dilihat, Handy Manny bisa jadi salah satu rekomendasi kartun yang layak disimak.

    Walau sekilas kartun ini tampak kurang relevan buat anak-anak, mengingat belum saatnya mereka belajar memperbaiki barang sendiri. Setidaknya, dari serial ini, anak bakal mengenal berbagai perkakas yang tampak asing bagi mereka sekaligus memahami fungsinya. Selain itu, hal terpenting yang diajarkan Handy Manny ialah betapa pentingnya sikap kerja sama. Anak diharapkan bisa memahami bahwa diri mereka dan semua individu di dunia ini, keberadaannya sama pentingnya sehingga tak boleh ada yang saling meremehkan.

  5. 5. Entong

    cuplikan serial animasi Entong episode "Panjat Pantang Turun"
    cuplikan serial animasi Entong episode "Panjat Pantang Turun" (youtube.com/ENTONG ANIMASI)

    Dari tadi list animasinya dari negara luar melulu. Tenang-tenang, penulis juga gak lupa buat memasukkan rekomendasi serial kartun buatan Indonesia yang pastinya gak kalah mendidik dan cocok jadi tontonan alternatif supaya anak gak sibuk menonton CoComelon saja. Kalau kamu familier dengan sinetron Si Entong yang pertama kali tayang pada 2006, kamu patut tahu, nih, kalau acara ini juga punya versi adaptasi animasinya yang dibuat oleh MNC Animation.

    Berjudul Entong, kartun 3D ini masih mengambil latar cerita seputar kehidupan Entong di perkampungan Jakarta, lengkap dengan kehadiran karakter pendukung yang sama persis seperti di sinetron orisinalnya, mulai dari Memed, Kiki, Ipeh, Bang Ucok, hingga tokoh-tokoh orangtua lainnya. Berbagai unsur budaya dan aktivitas khas Indonesia, mulai dari kehadiran boneka ondel-ondel, acara sunatan massal, seni bela diri silat, kegiatan berkemah, sampai perlombaan panjat pinang, semua hal itu juga turut disinggung dalam episodenya.

  6. 6. Max & Ruby

    cuplikan serial kartun Max & Ruby episode "Bunny Cakes"
    cuplikan serial kartun Max & Ruby episode "Bunny Cakes" (dok. ©Nelvana Limited ©Treehouse/Max & Ruby)

    Singkatnya, kartun ini mengisahkan dinamika kehidupan dua kelinci bersaudara. Max, si kelinci jantan putih berusia 3 tahun, punya kepribadian yang sangat aktif, rasa ingin tahu besar, serta suka berbuat usil hingga beberapa kali merepotkan Ruby. Sementara itu, Ruby sang kakak yang berusia empat tahun lebih tua dari Max, merupakan kelinci betina yang mandiri dan penyabar. Ia juga selalu jadi pihak yang bertanggung jawab mengurusi sekaligus membereskan kekacauan yang diperbuat Max.

    Kartun ini cocok ditonton siapa saja. Bagi anak tunggal, Max & Ruby bisa jadi tontonan untuk memperkenalkan gambaran kehidupan bersama saudara kandung. Sementara bagi yang sudah punya saudara, serial ini bisa menjadi media belajar untuk memahami perbedaan sifat, saling berbagi, hingga mencari jalan keluar dari berbagai masalah yang muncul saat tinggal bersama. Sayangnya, kartun semenarik dan seedukatif ini, yang dulunya sempat tayang dalam bahasa Indonesia di TV lokal, kini cuma bisa diakses melalui versi dubbing aslinya di kanal YouTube resmi Max & Ruby - Official.

  7. 7. Toopy and Binoo

    cuplikan episode "Toopy's Bed"
    cuplikan episode "Toopy's Bed" (dok. Spectra Animation/Toopy and Binoo)

    Kalau mencari kartun yang super imajinatif, punya alur simpel, comforting, dan lekat dengan nuansa masa kecil, maka Toopy and Binoo adalah jawabannya. Berbeda dari Tom dan Jerry yang sering kali bertengkar, Toopy si tikus besar dan Binoo si kucing putih kecil di serial ini, mereka berdua justru punya chemistry yang sangat manis dan menggemaskan. Tak pernah sekalipun mereka terlihat bertengkar. Kalaupun ada masalah, keduanya akan bersama-sama mencari jalan keluarnya.

    Di kartun ini, sosok yang paling aktif berbicara hanyalah Toopy, sementara Binoo lebih sering merespons lewat anggukan, senyuman, atau ekspresi wajah yang beragam tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Meski begitu, serial ini tetap menarik untuk diikuti karena selain memiliki gaya animasi 2D bak buku dongeng anak-anak, durasinya juga sangat singkat dan tidak menguras pikiran. Bersama Toopy dan Binoo, anak-anak bakal diajak mencari kasur paling nyaman untuk ditiduri, menjelajahi dunia sayuran raksasa, masuk ke dalam dunia board game, dan masih banyak lagi petualangan lainnya.

    Nah, walau tak semua kartun di atas bisa ditonton dalam bahasa Indonesia, deretan tayangan tadi tetap bisa menjadi alternatif supaya anak tak melulu terekspos pada satu jenis tontonan, seperti aneka nursery rhyme dari CoComelon. Nyatanya, meski anak di bawah lima tahun umumnya masih kesulitan memahami kartun dengan alur cerita kompleks atau terlalu banyak dialog, bukan berarti mereka harus terus-terusan disuguhi tayangan dengan warna mencolok, tempo cepat, serta penuh stimulasi lagu dan efek visual yang berlebihan. Kartun-kartun di atas yang punya alur cerita ringan, durasi relatif singkat, dan perpindahan adegan yang lebih santai, bisa jadi variasi tontonan yang menarik sekaligus memperkenalkan anak pada beragam cerita dan wawasan baru. Jadi, kamu tertarik mencoba mengenalkan anak pada kartun yang mana dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More