Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Band Rock yang Tak Pernah Bisa Menyamai Kesuksesan Single Pertamanya
Deep Purple (Facebook.com/Deep Purple)
  • Lima band rock disebut sulit menyamai kesuksesan komersial single debutnya: Deep Purple, Raspberries, Bad Company, Boston, dan Asia.

  • Deep Purple membuka perhatian lewat 'Hush', Raspberries meraih Top 5 dengan 'Go All the Way', sementara 'Can’t Get Enough' Bad Company mencapai No. 5 Billboard Hot 100.

  • 'More Than a Feeling' menjadi lagu paling melekat bagi Boston, sedangkan 'Heat of the Moment' Asia mencapai No. 4 Billboard Hot 100 dan puncak Mainstream Rock.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada band yang membutuhkan beberapa album sebelum akhirnya menemukan lagu yang membuat nama mereka dikenal luas. Namun, ada juga yang justru langsung mendapatkan jackpot sejak single pertama. Lagu debut mereka begitu sukses, populer, atau ikonik sampai-sampai karya setelahnya selalu dibandingkan dengan pencapaian tersebut.

Bukan berarti band-band ini kemudian gagal atau berhenti menghasilkan musik bagus. Beberapa bahkan memiliki karier panjang dan melahirkan lagu-lagu yang jauh lebih dikenal di kalangan penggemar rock. Namun, jika ukurannya adalah kesuksesan single di tangga lagu, lima band berikut memang punya debut yang sulit untuk diulangi.

1. 'Hush' — Deep Purple (1968)

Sebelum Deep Purple dikenal sebagai salah satu raksasa hard rock dan heavy metal, mereka terlebih dahulu mencuri perhatian lewat 'Hush'. Lagu ini menjadi single debut mereka pada 1968 dan sebenarnya merupakan karya Joe South yang kemudian diolah Deep Purple dengan karakter mereka sendiri. Permainan organ Jon Lord dan energi psychedelic rock membuat versi Deep Purple terdengar sangat berbeda.

Menariknya, 'Hush' berasal dari periode ketika identitas musik Deep Purple masih terus berkembang. Beberapa tahun kemudian, mereka akan menghasilkan lagu-lagu yang jauh lebih berat dan ikonik seperti 'Smoke on the Water', sehingga sound 'Hush' mungkin terasa cukup berbeda jika dibandingkan dengan era klasik mereka. Deep Purple memiliki karier luar biasa panjang, tetapi dalam hal kesuksesan single awal, 'Hush' tetap menjadi salah satu standar yang sangat sulit mereka lampaui.

2. 'Go All the Way' — Raspberries (1972)

Raspberries mungkin tidak memiliki popularitas sebesar beberapa band lain dalam daftar ini, tetapi mereka punya satu debut single yang sangat sulit dilupakan. 'Go All the Way' dirilis dari album debut self-titled Raspberries pada 1972 dan berhasil membawa band tersebut masuk ke jajaran hit besar. Lagu ini mencapai posisi Top 5 dan memperlihatkan kemampuan mereka memadukan energi rock dengan melodi pop.

Kekuatan 'Go All the Way' terletak pada perpaduan gitar yang bersemangat, harmoni vokal, dan chorus yang terasa sangat mudah dinyanyikan. Lagu tersebut kemudian menjadi salah satu karya paling dikenal dari Raspberries, bahkan ketika band ini tidak memiliki katalog hit sebesar kelompok rock lainnya. Mereka memang merilis beberapa lagu bagus setelahnya, tetapi debut tersebut tetap menjadi tolok ukur utama.

3. 'Can’t Get Enough' — Bad Company (1974)

Bad Company juga termasuk band yang langsung menemukan formula sukses sejak debut. Dibentuk oleh musisi yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman bersama Free dan Mott the Hoople, band ini tidak membutuhkan waktu lama untuk membuktikan diri. 'Can’t Get Enough' menjadi single pertama dari album Bad Company pada 1974 dan langsung mencuri perhatian pendengar rock.

Lagu tersebut mencapai posisi No. 5 di Billboard Hot 100 dan kemudian menjadi salah satu lagu paling terkenal dalam katalog mereka. Riff gitar yang sederhana tetapi kuat menjadi salah satu alasan 'Can’t Get Enough' begitu mudah diingat. Ditambah vokal khas Paul Rodgers, lagu ini punya energi classic rock yang terasa natural tanpa harus terlalu rumit. Bad Company tentu masih menghasilkan banyak lagu populer sepanjang kariernya, tetapi tidak ada yang benar-benar memberikan dampak komersial yang sama seperti debut tersebut.

4. 'More Than a Feeling' — Boston (1976)

Boston langsung membuat gebrakan ketika merilis album debut self-titled pada 1976. Di dalamnya terdapat 'More Than a Feeling', lagu yang kemudian menjadi salah satu anthem classic rock paling mudah dikenali. Lagu tersebut bukan hanya sukses secara komersial, tetapi juga membantu menjadikan album debut Boston sebagai salah satu rilisan penting dalam sejarah rock.

Sampai sekarang, riff gitar pembukanya masih sangat mudah dikenali bahkan oleh orang yang mungkin tidak menganggap dirinya penggemar rock. Boston sebenarnya masih menghasilkan lagu-lagu besar setelah debut tersebut. 'Don’t Look Back' bahkan punya posisi yang lebih tinggi di tangga lagu Amerika, sementara 'Amanda' juga menjadi hit besar pada 1980-an. Namun, 'More Than a Feeling' tetap terasa seperti lagu yang paling mewakili identitas Boston dan menjadi salah satu karya mereka yang paling bertahan lama.

5. 'Heat of the Moment' — Asia (1982)

Asia merupakan supergroup yang beranggotakan musisi dari beberapa band besar, termasuk King Crimson, Yes, The Buggles, dan Emerson, Lake & Palmer. Dengan latar belakang seperti itu, ekspektasi terhadap debut mereka tentu sangat tinggi. Menariknya, Asia langsung menjawabnya lewat 'Heat of the Moment', single pertama dari album debut Asia yang dirilis pada 1982.

Lagu tersebut mencapai posisi No. 4 di Billboard Hot 100 dan bahkan menduduki puncak tangga lagu Mainstream Rock. Kesuksesan tersebut ternyata sulit diulang oleh Asia. Mereka memang tetap merilis sejumlah lagu dan album setelahnya, tetapi tidak ada single berikutnya yang mampu menembus Top 5 Billboard Hot 100 seperti 'Heat of the Moment'.

Punya single debut yang langsung meledak sebenarnya merupakan berkah sekaligus tantangan bagi sebuah band. Dari lima lagu di atas, single debut mana yang menurutmu paling sulit dikalahkan oleh lagu-lagu berikutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article