Benarkah Sosok Emily di The Devil Wears Prada Ada di Dunia Nyata?

- Leslie Fremar, mantan asisten Anna Wintour, mengaku sebagai inspirasi karakter Emily Charlton di film The Devil Wears Prada melalui podcast Vogue The Run-Through pada April 2026.
- Fremar menegaskan kalimat ikonik Emily dalam film berasal dari ucapannya sendiri kepada Lauren Weisberger dan mengakui sikap tegangnya dulu karena beban kerja berlebih.
- Saat memberi tahu Emily Blunt bahwa dirinya adalah sosok nyata di balik karakter tersebut, Fremar mengaku aktris itu bereaksi datar tanpa antusiasme yang ia harapkan.
Film The Devil Wears Prada bikin penonton seluruh dunia jatuh cinta sekaligus sebal pada karakter Emily Charlton yang dingin dan menyebalkan. Tokoh tersebut dimainkan oleh aktris Emliy Blunt dengan apik.
Di tengah keriuhan peluncuran sekuelnya pada akhir April lalu, seseorang mengklaim bahwa dirinya adalah Emily dalam kehidupan nyata. Sosok tersebut adalah Leslie Fremar yang juga memiliki nama besar dalam dunia fashion. Apa katanya?
1. Leslie Fremar mengklaim dirinya adalah Emily Charlton

Dua dekade setelah film pertama rilis, Leslie Fremar akhirnya berbicara di podcast Vogue, The Run-Through, yang tayang pada Kamis (30/4/2026) lalu. Ia mengklaim dirinya sebagai inspirasi karakter Emily Charlton.
"Aku tahu itu aku, itu betul. Aku adalah Emily," ungkap Leslie dalam siniar tersebut.
Leslie Fremar adalah mantan first assistant Anna Wintour di Vogue pada awal 2000-an. Ia yang merekrut Lauren Weisberger, penulis novel The Devil Wears Prada untuk bekerja sebagai junior assistant Anna Wintour. Keduanya bekerja bersama selama delapan bulan.
2. Kalimat ikonik Emily memang keluar dari mulutnya sendiri

Nah, apakah kamu ingat kalimat Emily yang menusuk kepada Andy, bahwa jutaan perempuan rela mati demi pekerjaan itu? Ternyata itu bukan fiksi. Leslie Fremar dengan tegas mengklaim kalimat itu memang pernah ia ucapkan langsung kepada Lauren Weisberger.
"Aku pasti bilang ke dia, 'Sejuta perempuan akan rela mati demi pekerjaan ini'," ungkap Leslie.
Dalam kesempatan itu, Leslie Fremar mengakui bahwa sikapnya yang kurang menyenangkan saat itu muncul karena frustrasi. Ia merasa harus mengerjakan tugas Weisberger juga.
Ia mengatakan, "Saya mungkin memang tidak terlalu baik dan mungkin memang terlalu tegang, karena saya merasa harus melakukan pekerjaannya juga."
3. Bagaimana reaksi Emily Blunt saat tahu karakternya berangkat dari Leslie Fremar?

Adapun soal Emily Blunt, Fremar sempat bertemu dengan sang aktris dan memberitahunya bahwa dirinya adalah inspirasi karakter Emily. Namun, reaksi Emily tak seantusias yang diharapkan Leslie Fremar.
"Aku mengatakan kepadanya, 'Aku hanya ingin memberi tahu bahwa aku adalah Emily'. Dia tidak terlalu tertarik, jujur saja. Aku pikir akan ada reaksi besar. Ternyata tidak, cuma 'Oh, oke'," ungkapnya.
Secara teknis Miranda Priestly adalah karakter fiksi, tetapi secara luas diyakini terinspirasi oleh Anna Wintour, pemimpin redaksi Vogue AS. Penulis buku The Devil Wears Prada, Lauren Weisberger pernah secara resmi mengonfirmasi hal tersebut. Namun hingga kini Leslie Fremar dan Lauren Weisberger tidak pernah saling berbicara lagi.


















