Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lirik dan Makna Lagu Peluk Aku Sekarang - Bernadya feat Perunggu

Lirik dan Makna Lagu Peluk Aku Sekarang - Bernadya feat Perunggu
Lirik lagu Peluk Aku Sekarang - Bernadya feat Perunggu (@high_iso via Instagram.com/bernadyaribka)
Intinya Sih
  • Lagu 'Peluk Aku Sekarang' dari Bernadya feat Perunggu dirilis pada 24 Juni 2026 sebagai bagian dari album terbaru Bernadya berjudul 'Semoga Hanya di Mimpi'.
  • Lagu ini menggambarkan kelelahan menghadapi tekanan hidup dan kerinduan akan pelukan serta kehadiran orang tercinta yang memberi rasa tenang dan nyaman.
  • Proses penulisan lagu dilakukan bersama oleh Bernadya Ribka dan seluruh personel Perunggu, yaitu Maul Ibrahim, Adam Adenan, Ildo Hasman, serta Dennis Ferdinand.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Lagu "Peluk Aku Sekarang" menjadi salah satu karya yang mencuri perhatian dalam album terbaru Bernadya, “Semoga Hanya di Mimpi”, yang baru dirilis pada Rabu (24/6/2026). Dalam lagu ini, Bernadya berkolaborasi dengan grup band Perunggu.

Perpaduan karakter vokal Bernadya dan nuansa musik khas Perunggu membuat lagu ini menarik untuk disimak lebih dalam. Berikut lirik beserta makna selengkapnya!

1. Lirik lagu “Peluk Aku Sekaranv”

Seorang perempuan berdiri di tepi pantai saat senja dengan kaki menyentuh air laut, mengenakan atasan putih dan rok panjang.
Lirik lagu Peluk Aku Sekarang - Bernadya feat Perunggu (Instagram.com/bernadyaribka)

Halo?

Dari pagi tadi, semua orang buat ku pening

Penuh tekanan dari kanan dan kiri

Mungkin yang kubutuhkan hanya segelas air putih

Atau mungkin cukup kau hadir di sini

Bisakah kupejam mataku dan

Lelah ini cepat berlalu?

Bisakah kutidur dan terbangun?

Kita lompat ke hari itu

Tak perlu kata, tanpa bicara

Ku t'lah menunggu lama

Tak perlu kata, jemput segera

Dan peluk aku sekarang!

Mestikah jauh begini?

Kau tahu ku tak suka sendiri

Kubutuh kau setiap hari

Bisakah kupejam mataku dan

Lelah ini cepat berlalu?

Bisakah kutidur dan terbangun?

Kita lompat ke hari itu

Tak perlu kata, tanpa bicara

Ku telah menunggu lama

Tak perlu kata, jemput segera

Dan peluk aku sekarang!

Tak perlu kata, tanpa bicara (Tanpa bicara)

Ku telah menunggu lama

Tak perlu kata, jemput segera (Jemput segera)

Dan peluk aku sekarang!

Peluk aku sekarang!

Peluk aku sekarang!

2. Makna lagu “Peluk Aku Sekarang”

Seorang perempuan duduk santai di lintasan lari pada malam hari dengan pencahayaan redup, mengenakan atasan cokelat dan celana jeans.
Lirik lagu Peluk Aku Sekarang - Bernadya feat Perunggu (@high_iso via Instagram.com/bernadyaribka)

Lagu “Peluk Aku Sekarang” mengisahkan seseorang yang merasa lelah menghadapi berbagai tekanan hidup dan merindukan kehadiran orang yang dicintai. Lewat liriknya, lagu ini menggambarkan kerinduan akan rasa nyaman dan tenang di tengah kesibukan sehari-hari.

Dalam liriknya, terkadang yang paling dibutuhkan bukanlah nasihat atau solusi, melainkan pelukan hangat dan kehadiran seseorang yang membuat merasa tidak sendirian. Pesannya yang sederhana dan menyentuh membuat lagu ini terasa dekat dengan kehidupan banyak orang.

3. Bernadya dan Perunggu tulis bareng lagu “Peluk Aku Sekarang”

Lima orang berdiri bersama di dalam studio musik dengan suasana santai, mengenakan pakaian kasual dan tersenyum ke arah kamera.
Lirik lagu Peluk Aku Sekarang - Bernadya feat Perunggu (Instagram.com/bernadyaribka)

Kolaborasi Bernadya dan Perunggu dalam lagu "Peluk Aku Sekarang!" tidak hanya terjadi di depan mikrofon. Berdasarkan kredit resmi lagu yang dilansir YouTube, proses penulisan turut melibatkan Bernadya Ribka bersama seluruh personel Perunggu, yakni Maul Ibrahim, Adam Adenan, Ildo Hasman, dan Dennis Ferdinand.

Yuk, dengarkan lagu "Peluk Aku Sekarang" dari Bernadya feat Perunggu dan rasakan langsung emosi yang ingin disampaikan melalui setiap liriknya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria

Related Articles

See More