Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Deretan Film Besar yang Tayang Bersamaan, Bikin Penonton Bingung Milih

Deretan Film Besar yang Tayang Bersamaan, Bikin Penonton Bingung Milih
poster Avengers: Doomsday, Barbie, Oppenheimer, dan Dune: Part Three (dok. berbagai sumber)
Intinya Sih
  • Fenomena dua film besar tayang bersamaan kembali mencuri perhatian, seperti Avengers: Doomsday dan Dune: Part Three yang dijadwalkan rilis serentak pada Desember 2026 dengan julukan 'Dunesday'.
  • Contoh sukses sebelumnya termasuk fenomena 'Barbenheimer' tahun 2023, ketika Barbie dan Oppenheimer sama-sama mencetak rekor box office serta menjadi perbincangan global di kalangan penonton.
  • Dari The Dark Knight vs Mamma Mia! hingga Venom vs A Star Is Born, sejarah menunjukkan bentrokan jadwal rilis justru melahirkan momen ikonik dan keberhasilan bagi masing-masing film.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Penikmat sinema sedang heboh dengan jadwal Avengers: Doomsday dan Dune: Part Three yang resmi dipastikan tayang bersamaan. Bukan hal baru, dunia perfilman kerap menghadirkan kejutan bagi para pencinta sinema, salah satunya lewat fenomena dua film besar yang tayang di waktu bersamaan atau berdekatan. Menariknya, film-film ini sering kali datang dengan genre yang bertolak belakang, tapi juga ada yang mengusung tema serupa sehingga membuat penonton harus berpikir dua kali sebelum membeli tiket.

Alih-alih saling menjatuhkan, bentrokan jadwal rilis tersebut justru sering menciptakan sejarah di box office dan menjadi perbincangan hangat di media sosial selama berminggu-minggu. Dari fenomena Barbenheimer hingga duel besar yang diprediksi terjadi pada 2026, berikut deretan film yang sukses bikin penonton galau memilih tontonan di bioskop!

1. Barbie dan Oppenheimer

poster Barbie dan Oppenheimer
poster Barbie dan Oppenheimer (dok. Warner Bros. Pictures./Barbie dan Oppenheimer)

Fennomena "Barbenheimer" menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah perfilman. Pada 21 Juli 2023, Barbie garapan Greta Gerwig dan Oppenheimer karya Christopher Nolan dirilis pada hari yang sama. Kedua tontonan ini pun mengusung tema yang bertolak belakang. Satu menghadirkan komedi satir penuh warna tentang mainan boneka ikonik Mattel, sementara satunya lagi merupakan drama biografi mengenai pencipta bom atom bernama J. Robert Oppenheimer.

Bukannya saling mematikan layar di bioskop, kedua film justru menciptakan fenomena yang membuat banyak orang rela menonton keduanya dalam sehari. Secara global, Barbie membukukan pendapatan kotor sekitar 1,45 miliar dolar AS atau sekitar Rp26,07 triliun menjadikannya film terlaris pada 2023. Sementara itu, Oppenheimer mengumpulkan pendapatan kotor sekitar 976 juta dolar AS atau setara Rp17,7 triliun, sekaligus menyabet tujuh Piala Oscar.

2. Avengers: Doomsday dan Dune: Part Three

poster Avengers: Doomsday dan Dune: Part Three
poster Avengers: Doomsday dan Dune: Part Three (dok. Marvel/Avengers: Doomsday | dok. Warner Bros. Pictures/dune: part three)

Menjelang akhir 2026, penggemar film kembali dihadapkan pada dilema besar. Marvel Studios menjadwalkan Avengers: Doomsday tayang pada 18 Desember 2026, tanggal yang sama dengan Dune: Part Three (Dune: Messiah) garapan Denis Villeneuve. Pertemuan dua franchise raksasa ini langsung memunculkan julukan baru, yakni "Dunesday".

Menariknya, persaingan kali ini berbeda dengan Barbie dan Oppenheimer. Jika Barbenheimer mempertemukan dua genre yang kontras, Avengers: Doomsday dan Dune: Part Three sama-sama menyasar penonton film ikonik dan bergenre sci-fi, sehingga diprediksi akan berebut layar premium seperti IMAX. Persaingan keduanya pun disebut-sebut sebagai salah satu duel box office paling dinantikan pada akhir 2026.

3. Venom dan A Star is Born

3.pngaposter Venom dan A Star is Born (dok. Sony Pictures/Venom | dok. Warner Bros. Picture/A Star is Born )
poster Venom dan A Star is Born (dok. Sony Pictures/Venom | dok. Warner Bros. Picture/A Star is Born )

Mundur ke Oktober 2018, terdapat dua film yang menyasar penonton berbeda. Venom hadir sebagai film Marvel dengan aksi penuh ledakan dan humor khas Tom Hardy. Sementara itu, A Star Is Born membawa kisah drama romantis musikal yang dibintangi Bradley Cooper dan Lady Gaga. Meski diprediksi saling berebut penonton, dua film dengan genre berbanding terbalik ini justru sukses di jalurnya masing-masing.

Meski begitu, keduanya berhasil mencetak prestasi di jalurnya masing-masing. Venom mencatat pendapatan kotor box office global sekitar 856 juta dolar AS atau setara Rp14 triliun. Sementara A Star Is Born mengumpulkan pendapatan kotor sekitar 436 juta dolar AS atau sekitar Rp7,1 triliun. Namun film tersebut meraih delapan nominasi Oscar dan menagantarkan lagu "Shallow" memenangkan penghargaan Best Original Song di Academy Awards 2019.

4. Frozen dan The Hunger Games: Catching Fire

poster The Hunger Gamer: Catching Fire dan Frozen
poster The Hunger Gamer: Catching Fire dan Frozen (dok. Starz Entertainment/The Hunger Gamer: Catching Fire | dok. Disney/Frozen)

Meski tidak dirilis pada hari yang sama, Frozen dan The Hunger Games: Catching Fire menjadi dua film yang mendominasi bioskop pada 2013 lalu, secara khusus di Amerika Serikat. Saat franchise Hunger Games ini masih memimpin box office setelah rilis pada 22 November, Frozen menyusul lima hari kemudian dan langsung menarik perhatian keluarga. Keduanya akhirnya sama-sama mencetak sejarah.

Frozen berkembang menjadi fenomena budaya pop lewat lagu "Let It Go" dan menjadi salah satu film animasi terlaris sepanjang masa. Sementara The Hunger Games: Catching Fire memegang rekor sebagai film berpendapatan kotor tertinggi dalam keseluruhan waralaba tersebut. Film kedua dari seri ini sukses meraup sekitar 865 juta dolar AS atau Rp15,7 triliun di seluruh dunia. Walau tidak bentrok tepat di hari yang sama, persaingan ini sangat unik karena kedua film memiliki target audiens yang berbeda namun sama-sama berbasis besar.

5. The Dark Knight dan Mamma Mia!

poster Mamma Mia! dan The Dark Knight (dok. Universal Pictures/Mamma Mia! | dok. Warner Bros. Pictures./The Dark Knight)
poster Mamma Mia! dan The Dark Knight (dok. Universal Pictures/Mamma Mia! | dok. Warner Bros. Pictures./The Dark Knight)

Bukan jadi hal yang begitu baru, fenomena dua film ikonik yang tayang di bioskop sudah terjadi di 2008 silam. Kala itu, layar bioskop menghadirkan dua film yang sama-sama dinanti, tetapi ditujukan untuk penonton yang sangat berbeda. The Dark Knight menawarkan kisah Batman yang kelam dengan penampilan legendaris Heath Ledger sebagai Joker. Di sisi lain, Mamma Mia! mengajak penonton bernostalgia lewat lagu-lagu ABBA dalam balutan komedi musikal yang ringan.

Menariknya, kedua film sama-sama sukses besar di box office. Film The Dark Knight mengubah standar film superhero modern dan menjadi salah satu film terlaris tahun itu, sementara Mamma Mia! menjelma sebagai salah satu film musikal paling sukses sepanjang masa. Bentrokan keduanya menjadi bukti bahwa dua genre yang bertolak belakang tetap bisa sama-sama berjaya, ya.

Deretan film di atas membuktikan bahwa masing-masing film tetap mampu menemukan penontonnya sendiri. Bahkan, bisa memunculkan fenomena yang dikenang hingga bertahun-tahun kemudian. Nah, kalau dari duel yang kembali terjadi pada 2026, kamu bakal memilih menonton Avengers: Doomsday atau Dune: Part Three lebih dahulu?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More