Comscore Tracker

5 Alasan '5 Centimeters Per Second' Menjadi Film Anime yang Istimewa

#MovieOn Kisah yang indah dan penuh makna

Bicara tentang film, ada banyak hal yang terlintas di pikiran. Film action, romantis, horor, atau komedi. Film hollywood atau asia. Saking banyaknya hingga perbincangan tentang film seolah tak pernah menemui kata bosan. Namun di Indonesia, tak banyak orang yang akrab dengan film anime. Padahal film-film dari negeri sakura tersebut tak kalah seru dari film layar lebar lainnya.

Rupanya masih banyak orang berpendapat bahwa film anime adalah tontonan anak-anak. Padahal kini film-film tersebut sudah banyak dinikmati oleh orang dewasa. Berbagai tema yang serius pun diangkat di dalamnya. Seperti roman dewasa, psikologi, sejarah, dan banyak lagi. Sudah saatnya kamu mulai mencoba menontonnya.

Salah satu anime yangsangat populer di dunia adalah 5 Centimeters Per Second yang disutradari oleh Makoto Shinkai. Meski dirilis pada tahun 2007, namun hingga kini masih banyak orang yang memperbincangkannya. Terutama jika kamu meminta saran mengenai film anime yang bagus pada seorang teman, hampir pasti film ini ada di list pertama.

Apa saja sih keistimewaan film ini sehingga menjadi primadona selama bertahun-tahun lamanya? Simak uraian berikut ini.

1. Kisah yang sederhana dan realistis

5 Alasan '5 Centimeters Per Second' Menjadi Film Anime yang IstimewaPinterest.com/puddinaw

Tentu saja cerita menjadi unsur penting pembangun sebuah film. 5 Centimeters Per Second bukan film dengan tema unik, justru ceritanya sangat klise. Hampir setiap orang pernah mengalami kisah serupa, namun itulah kehebatannya. Mengubah sesuatu yang sederhana menjadi luar biasa.

Penonton diajak mengikuti tiga fase kehidupan lelaki bernama Tohno Takaki. Pada masa SD ia bertemu sahabat sekaligus cinta pertamanya, Akari, yang kemudian harus berpisah karena mereka pindah ke kota yang berjauhan. Fase kedua tentang Takaki remaja yang tak bisa lepas dari bayangan Akari. Sesekali mereka berkirim surat, namun rutinitas itu perlahan pudar. Bagian ini dikisahkan dari sudut pandang seorang teman yang diam-diam menyukai Takaki, namun sadar perasaannya tak mungkin terbalas.

Fase ketiga yang paling menguras emosi, yaitu seorang pemuda dewasa yang terkurung dalam kenangan masa kecil. Hingga suatu hari Takaki menerima pesan dari sang cinta pertama yang memaksanya bangun dan menghadapi kenyataan.

2. Penuh narasi yang puitis

5 Alasan '5 Centimeters Per Second' Menjadi Film Anime yang Istimewawallpapervortex.com

Kata-kata adalah kunci dari sebuah cerita. Memang benar pernyataan tersebut. Dua cerita yang sama dengan pilihan kata berbeda akan menghasilkan emosi yang jauh berbeda. Bagi sebagian orang, narasi panjang akan terasa sangat membosankan. Tapi jika kamu adalah seorang pecinta sastra, apalagi yang biasa membaca puisi dan novel, pasti akan suka. Terlebih ada banyak sekali kata-kata mutiara di dalamnya.

"Mungkin kita mencoba meninggalkan sebanyak mungkin kenangan bersama karena tahu suatu hari kita tak akan bersama lagi."

"Setiap menit seperti keabadian. Waktu merayap perlahan bersama dengan kedengkian pada diri sendiri. Tolong jangan menungguku."

"Dia berbeda dari lelaki lain. Seperti roket yang ditembakkan ke angkasa. Melalui perjalanan sunyi jauh ke ujung tata surya. Karena dia selalu memandang sesuatu nan jauh di sana."

Masih banyak lagi kata-kata indah yang akan menyambutmu di setiap adegan.

3. Visualisasi yang memanjakan mata

5 Alasan '5 Centimeters Per Second' Menjadi Film Anime yang Istimewajapaneseclass.jp

Pernahkah kamu menonton sebuah film anime namun kadang merasa melihat live action? Hal itu karena kemampuan visualisasi yang sangat baik sehingga gambar di dalamnya tampak nyata. Makoto Shinkai dikenal sebagai sutradara yang selalu menghasilkan karya dengan visualisasi yang indah. 5 Centimeters Per Second menjadi salah satu karya yang banyak penghargaan atas hal tersebut.

Beberapa adegan yang sering menuai pujian adalah adegan meteor jatuh, kereta yang terjebak badai salju, dan jalanan yang dipenuhi bunga sakura berjatuhan. Selain itu tentu masih banyak gambar-gambar indah yang akan menantimu. Memang visual bukan segalanya. Tapi tak dapat dipungkiri bahwa visual menambah kenyamanan ketika menonton film anime.

Apakah kamu termasuk orang-orang yang mementingkan keindahan visual?

4. Soundtrack yang indah

5 Alasan '5 Centimeters Per Second' Menjadi Film Anime yang Istimewaimdb.com

Soundtrack bukan daya tarik utama sebuah film. Tapi tanpanya, setiap adegan akan terasa hambar. Pemilihan alunan nada pengiring yang tepat akan membuat penonton semakin hanyut dalam suasana di setiap adegan. Bisa dibilang soundtrack adalah sihir yang mengubah baju biasa menjadi gaun mewah.

One More Time One More Chance adalah salah satu lagu yang mengiringi film ini. Lirik yang penuh makna dan nada yang indah berpadu dengan baik pada setiap adegan. Terutama adegan terakhir yang menyajikan potongan-potongan perjalanan hidup dua manusia yang pernah bertemu, berpisah, dan tak pernah bertemu kembali. Betapa mereka saling mencari dan berharap seperti orang putus asa. Saking menghayati, bisa-bisa kamu menitikkan air mata mendengarnya.

5. Banyak mengandung nilai kehidupan

5 Alasan '5 Centimeters Per Second' Menjadi Film Anime yang Istimewamikehattsu.blogspot.co.id

Yang terakhir namun tak kalah penting adalah nilai kehidupan. Bukankah setiap cerita itu diceritakan agar si pendengar bisa memetik pelajaran di dalamnya? Di sini ada banyak sekali pelajaran yang kamu dapatkan. Baik yang tersurat maupun tersirat. Salah satu yang paling mengena adalah filosofi mengenai bunga sakura.

5 centimeter per detik adalah kecepatan bunga sakura yang jatuh ke bumi. Kecepatan itu sama dengan kecepatan metamorfosis manusia. Mulai dari kanak-kanak, remaja, dewasa, hingga tua. Begitulah kehidupan bergerak secara perlahan tapi pasti membawa manusia pada perubahan.

Nah, itulah lima alasan yang menjadikan 5 Centimeters Per Second sebagai film anime yang istimewa. Jika belum menonton, mulailah hari ini sebelum kamu menyesal. Semoga bermanfaat.

Desy Photo Verified Writer Desy

Professional writer

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya