Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Episode Upin & Ipin tentang Barang Lama yang Bernilai

3 min read
3 Episode Upin & Ipin tentang Barang Lama yang Bernilai
cuplikan Upin & Ipin episode Barang Silam (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
  • Episode “Lama tapi Berharga” menampilkan Upin, Ipin, dan teman-temannya belajar bahwa barang bekas dapat dijual kepada pengepul Ah Tong serta masih memiliki nilai ekonomi.
  • Dalam “Barang silam”, Upin dan Ipin mengenal barang antik melalui koleksi Tok Dalang, Opah, dan Ah Tong, termasuk keris lama, uang lawas, tepak sirih, serta gramofon.
  • Episode “Masih ada Sayang” memperlihatkan Upin dan Ipin memahami bahwa barang lama pemberian keluarga atau teman menyimpan kenangan dan perlu dijaga, bukan sembarangan disumbangkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Les' Copaque Production memang tidak pernah kehabisan ide untuk serial Upin & Ipin. Jika diperhatikan, dibanding episode fantasi yang penuh imajinasi, Upin & Ipin justru lebih sering mengangkat cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti tiga episode tentang barang-barang lama ini.

Mungkin kamu bertanya-tanya apa menariknya cerita yang disuguhkan jika episodenya membahas barang lama. Jangan salah, di balik wujudnya yang terlihat usang dan tidak berguna, ternyata barang tersebut tetap punya nilai. Yuk, simak tiga episodenya di bawah ini!

  1. 1. Episode Lama tapi Berharga

    cuplikan Upin & Ipin episode Lama tapi Berharga
    cuplikan Upin & Ipin episode Lama tapi Berharga (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    "Surat kabar lama, baterai lama", penonton setia Upin & Ipin pastinya tidak asing dengan kata-kata ini. Begitu mendengarnya, kamu pasti langsung teringat pada Ah Tong dan pekerjaannya sebagai pengepul barang bekas. Ia rajin berkeliling Kampung Durian Runtuh dengan menaiki sepeda untuk membeli barang bekas orang lain.

    Di episode ini, Upin dan Ipin awalnya tidak tahu kalau barang bekas bisa menghasilkan uang. Namun, begitu melihat Mei Mei mendapatkan uang setelah menjual barang bekas pada Ah Tong, Upin dan Ipin kemudian mengajak teman-teman untuk melakukan hal yang sama dengan mengumpulkan barang-barang bekas di rumah. Dari situ mereka akhirnya belajar bahwa barang yang terlihat usang dan tidak berguna ternyata masih memiliki nilai.

  2. 2. Episode Barang silam

    cuplikan Upin & Ipin episode Barang Silam
    cuplikan Upin & Ipin episode Barang Silam (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Episode ini menjadi salah satu episode Upin & Ipin yang menarik. Pasalnya, di dalamnya menyuguhkan cerita yang membahas barang-barang antik. Di episode ini Upin dan Ipin jadi tahu apa itu barang antik beserta contohnya dan bedanya dengan barang-barang bekas biasa.

    Semuanya berawal dari rasa penasaran Upin dan Ipin pada peti yang mereka jumpai di gudang bawah rumah Tok Dalang, yang ternyata berisi keris-keris lama. Di gudang ini mereka juga menjumpai uang koin dan uang kertas pohon pisang dari tahun lama yang sangat disayangi Tok Dalang. Setelahnya, Upin dan Ipin terus menjumpai barang antik,seperti tepak sirih tradisional milik Opah dengan ukiran yang cantik dan gramofon Ah Tong yang ia dapatkan dari pekerjaannya sebagai pengepul barang bekas.

  3. 3. Episode Masih ada Sayang

    cuplikan Upin & Ipin episode Masih Ada Sayang
    cuplikan Upin & Ipin episode Masih Ada Sayang (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Di episode ini, Upin dan Ipin memilah barang-barang yang sudah tidak terpakai untuk disumbangkan. Namun mereka justru ditegur Opah karena ternyata beberapa barang yang hendak disumbangkan adalah pemberian Kak Ros dan orang tua mereka. Di lain sisi, kamu bisa melihat Fizi yang sedih saat tahu truk mainan jingga yang dulu ia berikan dengan tulus kepada Ehsan, justru berakhir diberikan kepada orang lain.

    Jika dua episode sebelumnya membahas barang bekas dan barang antik, maka episode ini membahas tentang barang lama yang penuh makna pemberian orang tersayang. Dari episode ini, Upin dan Ipin sadar kalau barang yang mereka anggap membosankan dan sudah tidak dibutuhkan itu justru harus dijaga dengan baik dan tidak sepatutnya dilupakan begitu saja. Barang-barang tersebut merupakan pemberian orang yang menyayangi mereka dan di dalamnya tersimpan kenangan yang tidak ternilai.

    Tiga episode ini membuktikan kalau cerita sederhana soal barang lama pun bisa penuh makna. Upin & Ipin mengingatkan kita bahwa barang lama bukan lah sampah, tapi bisa menjadi sumber penghasilan seseorang, sejarah, bahkan bukti kasih sayang yang patut kita hargai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More