Nama Lee Cronin kini kian lekat dengan genre horor yang gemar mengulik sisi kelam hubungan keluarga. Setelah sukses memicu adrenalin lewat Evil Dead Rise (2023), banyak yang menanti apakah karyanya yang terbaru, Lee Cronin's The Mummy (2026), mampu memberikan level kengerian yang setara. Menariknya, meski lahir dari tangan sutradara yang sama, kedua film ini membawa pendekatan yang sangat berbeda dalam cara mereka meneror penontonnya.
Bagi kamu yang mencari jawaban mana yang lebih seram, hal itu sebenarnya akan sangat bergantung pada apa yang paling kamu takuti. Daripada sekadar membandingkan kengerian antara Evil Dead Rise vs. Lee Cronin's The Mummy, mari kita bedah bagaimana Lee Cronin berevolusi dalam membangun kengerian lewat poin-poin berikut ini.
