Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film Buat Perempuan yang Menikmati Kesendiriannya

4 min read
5 Film Buat Perempuan yang Menikmati Kesendiriannya
I Am What I Am (dok. Japanese Foundation/I Am What I Am)
  • Artikel merekomendasikan lima film drama tentang perempuan yang menjalani hidup sendiri, bebas, atau berada di luar ekspektasi sosial.
  • I Am What I Am mengikuti Kasumi yang tidak tertarik menjalin hubungan, sedangkan Morvern Callar dan Smithereens menampilkan tokoh perempuan dengan pilihan hidup kontroversial dan tak terarah.
  • Housekeeping menggambarkan pengasuhan Sylvie yang dianggap tak lazim, sementara Microhabitat menyoroti Miso yang nomaden dan mempertahankan idealismenya di tengah tekanan finansial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hidup di negeri yang budaya komunalnya tinggi, mungkin sering bikin kamu merasa kagok saat harus beraktivitas sendirian. Bukan karena kesepian, tetapi karena komentar miring orang-orang di sekitarmu yang mempertanyakan kesendirian itu.

Padahal, menyendiri itu hal wajar yang memang kadang perlu dilakukan. Bahkan sebenarnya lebih baik sendiri, ketimbang harus bersama orang yang salah. Butuh validasi untuk hobi menghabiskan waktu sendiri? Coba tonton 5 film tentang perempuan penyendiri dan berjiwa bebas berikut.

  1. 1. I Am What I Am (2022)

    I Am What I Am
    I Am What I Am (dok. Japanese Foundation/I Am What I Am)

    I Am What I Am adalah cerita Kasumi, perempuan 30-an yang didesak ibunya untuk segera mencari jodoh mengingat adiknya sudah menikah dan akan punya anak dalam waktu dekat. Tanpa persetujuannya, sang ibu mendaftarkan Kasumi ke biro jodoh dan memaksanya untuk berkenalan dengan salah satu pria. Tanpa basa-basi, Kasumi langsung mengaku ke pria itu bahwa ia hanya menuruti keinginan ibunya dan ia sebenarnya tak pernah punya ketertarikan seksual dengan siapapun. Tak marah atau kesal, pria itu justru bersimpati padanya dan jadi teman. Di sisi lain, pertemanan mereka bikin ibu Kasumi setidaknya merasa lega, meski ia tak tahu kebenarannya.

    • Genre: drama
    • Pemain: Tōko Miura, Atsuko Maeda
    • Sutradara: Shinya Tamada

  2. 2. Morvern Callar (2002)

    Morvern Callar
    Morvern Callar (dok. Roxy Cinema/Morvern Callar)

    Morvern menemukan pacarnya bunuh diri di apartemen mereka dengan meninggalkan sepucuk surat dan naskah buku. Mendiang meminta Morvern mengirim naskah itu ke penerbit yang mana memang ia lakukan pada akhirnya, tetapi atas namanya sendiri. Ia juga tak melaporkan kejadian ini ke polisi, justru mengubur jasad sang kekasih di halaman dan membiarkan orang bertanya-tanya. Setelah dapat jawaban dari penerbit, Morvern kemudian berlibur ke luar negeri menggunakan uang royalti yang ia dapat. Kamu mungkin gak setuju dengan aksi Morvern, tetapi Lynne Ramsay memang sedang menguji kesabaran dan kejelianmu sebelum menghakimi si lakon.

    • Genre: drama
    • Pemain: Samantha Morton, Kathleen McDermott
    • Sutradara: Lynne Ramsay

  3. 3. Smithereens (1982)

    Smithereens
    Smithereens (dok. Criterion/Smithereens)

    Sama seperti Morvern, lakon film Smithereens adalah Wren, perempuan muda yang beraspirasi jadi ikon punk-rock di New York. Namun, tampaknya ia salah strategi dan kurang update dengan perkembangan skena musik itu. Jadilah, ia terseok-seok tanpa arah. Untuk bertahan hidup, ia bekerja di sebuah usaha fotokopi dan numpang di apartemen atau van milik musisi yang ia pacari. Satu hari, ia bertemu Paul, pemuda yang sedang melakukan perjalanan solo dengan van antiknya. Wren kadang numpang di van Paul untuk tidur. Pemuda itu kadang iba, tetapi tak jarang kesal karena seenak jidat datang dan pergi. Wren memang bukan tipe protagonis yang bikin kita bersimpati, tetapi petualangannya seru dan gak bikin kita gampang menghakimi keputusan orang.

    • Genre: drama
    • Pemain: Susan Berman, Brad Rijn
    • Sutradara: Susan Seidelman

  4. 4. Housekeeping (1987)

    Housekeeping 1987
    Housekeeping (dok. Columbia Pictures/Housekeeping)

    Housekeeping sebenarnya menyoal dua kakak beradik bernama Lucille dan Ruthie yang yatim piatu. Mereka kemudian dititipkan ke rumah tante mereka yang bernama Sylvie di sebuah kota kecil di Amerika Serikat. Sylvie adalah tipe tante yang berjiwa bebas, gak suka bersih-bersih, dan bertualang tiap pagi sampai sore. Namun, pendekatannya saat mengasuh dua anak ini jadi buah bibir di kampung itu. Puncaknya, Lucille yang lebih tua memutuskan untuk pergi dari rumah dan minta pihak berwenang untuk memindahkan hak asuhnya ke tetangganya. Ini otomatis bikin warga khawatir tentang Ruth yang masih belum tidak menemukan kesalahan dari gaya asuh sang tante.

    • Genre: drama
    • Pemain: Christine Lahti, Sara Walker
    • Sutradara: Bill Forsyth

  5. 5. Microhabitat (2017)

    Microhabitat
    Microhabitat (dok. M-Line Distribution/Microhabitat)

    Miso baru saja tergusur dari apartemen mungilnya dan tak punya uang untuk menyewa tempat baru. Ia bokek berat dan akhirnya terpaksa meminta tumpangan di rumah kawan-kawan lamanya zaman kuliah. Selama jadi nomaden, Miso menyaksikan teman-temannya yang sudah mapan. Ada yang jadi pegawai korporat dan bercerai, diperistri orang kaya, sampai pulang ke rumah orangtua karena memang tak ada dana untuk menyewa apartemen sendiri. Semua punya keuntungan dan kelemahan sendiri. Beberapa menyarankan Miso untuk berhenti kerja serabutan di usia 30-an ini dan memikirkan masa depannya, tetapi sepertinya Miso belum mau membuang idealismenya.

    • Genre: drama, komedi
    • Pemain: Esom, Cho Soo Yang
    • Sutradara: Jeon Go Woon

    Menikmati kesendirian itu memang sah-sah saja, kok. Namun, mengingat ia adalah jalan hidup yang bisa dikategorikan beda dari tradisi, kamu perlu menyiapkan mental dan mungkin mitigasi yang dirasa perlu. Butuh validasi dan inspirasi untuk jalan hidup alternatifmu? Boleh tonton film-film di atas, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More