- Genre: noir, aksi, thriller
- Pemain: Zoë Lund, Albert Sinkys, Darlene Stuto
- Sutradara: Abel Ferrara
5 Film Female Revenge Paling Terlupakan yang Pernah Dibuat

- Ms .45 (1981) adalah film female revenge paling terlupakan yang menghadirkan tokoh perempuan sebagai pelopor film noir.
- P2 (2007) merupakan film indie Amerika yang menampilkan aksi kejar-kejaran di lahan parkir privat pada malam Natal.
- Dangerous Encounters of the First Kind (1980) dari Hong Kong 1980-an, menceritakan remaja perempuan dengan kelainan psikologis yang terjebak dalam aksi tak terpuji.
Revenge atau pembalasan dendam memang bukan trope langka di industri film. Sepanjang riwayatnya, film revans termasuk salah satu genre tersukses. Alhasil ramuan itu terus direplikasi dan dimodifikasi. Misal dengan menempatkan fokusnya pada karakter perempuan guna menambah elemen relasi gender.
Hasilnya gak mengecewakan, Kill Bill (2003), Lady Vengeance (2005),Thelma and Louise (1991), Carrie (1967), sampai Revenge (2017) dan Promising Young Woman (2020), jadi beberapa bukti sukses film revenge dengan lakon perempuan. Sayang, nyatanya masih banyak film serupa yang masih minim apresiasi. Padahal dari segi kualitas, mereka bisa jadi sensasi di jagat perfilman. Judul apa saja yang dimaksud?
1. Ms .45 (1981)

Ms .45 adalah salah satu film female revenge paling terlupakan. Ia dibuat Abel Ferrara pada 1981 dan bisa dibilang pelopor film noir dengan lakon perempuan. Di tengah tren seksualisasi aktris perempuan di Hollywood, Ferrara datang membawa angin segar. Ia mendapuk Zoë Lund sebagai seorang perempuan tertindas yang menemukan tekad untuk melawan setelah mengalami dua kali pelecehan seksual sekaligus dalam waktu berdekatan. Tak menunggu sosok pahlawan menolongnya, ia melancarkan aksi balas dendam dengan cara gak biasa, mengganggu, dan sadis, tetapi terasa begitu memuaskan.
2. P2 (2007)

P2 adalah sebuah film female revenge indie Amerika yang berkutat pada aksi kejar-kejaran dua orang di sebuah lahan parkir privat. Semua bermula dari seorang perempuan karier yang hendak mengambil mobilnya di sebuah parkiran sepulang kerja. Tak seperti biasa, pada malam Natal itu, ia justru terjebak bersama seorang satpam psikopat yang hendak menyakitinya dengan segala cara.
- Genre: slasher, thriller-psikologi
- Pemain: Rachel Nichols, Wes Bentley, Simon Reynolds
- Sutradara: Franck Khalfoun
3. Dangerous Encounters of the First Kind (1980)

Dari AS, mari melipir ke Hong Kong 1980-an. Bertemulah dengan Wan-chu, remaja perempuan yang punya kelainan psikologis. Ia gemar menyiksa hewan dan pada akhirnya menemukan cara untuk melampiaskan amarahnya ketika jadi saksi kunci sebuah aksi vandalisme. Aksi itu dilakukan tiga remaja pria sesusianya dan berakibat fatal. Bersama Wan-chu, mereka justru terjebak dalam berbagai aksi tak terpuji lainnya. Alasan mengapa karakter Wan-chu begitu mengganggu dan antisosial sering jadi bahasan analisis penonton.
- Genre: kriminal, aksi
- Pemain: Lieh Lo, Lin Chen Chi, Albert Au
- Sutradara: Tsui Hark
4. Hard Candy (2005)

Film female revenge lain yang bisa kamu tonton saat gabut adalah Hard Candy. Elliot Page didapuk jadi Hayley, remaja 14 tahun yang nekat menceburkan diri dalam jaringan pedofilia untuk menegakkan keadilan. Targetnya adalah Jeff, terduga predator seksual anak yang berhasil ia jebak untuk mengakui perbuatannya. Film ini punya kemiripan dengan Red Rooms (2022) **dan Promising Young Woman (2020).
- Genre: thriller-psikologi
- Pemain: Patrick Wilson, Elliot Page
- Sutradara: David Slade
5. Insiang (1976)

Di sebuah pemukiman padat penduduk di Filipina, Insiang tinggal bersama ibu tunggal dan ayah tirinya. Semua berjalan normal sampai pacar Insiang mulai bikin masalah dan ibunya tidak memihak sang putri. Kemalangan makin menjadi ketika ayah tirinya menunjukkan ketertarikan seksual pada Insiang. Puncaknya, ia diperkosa si ayah tiri dan akhirnya memutuskan untuk memprioritaskan diri sendiri alih-alih menunggu ibu dan orang lain menyelamatkannya.
- Genre: drama, kriminal
- Pemain: Hilda Koronel, Mona Lisa, Ruel Vernal
- Sutradara: Lino Brocka
Dilihat dari kualitas dan kerumitan cerita, 5 film tadi layak dapat apresiasi lebih dari penikmat film. Aksinya seru, komentar sosialnya pun menampar. Sayang sekali kalau terlupakan begitu saja.



















