Potret Yosep Anggi Noen saat dijumpai dalam media luncheon film Laut Bercerita di Jakarta, Jumat (21/8/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Sineas Yosep Anggi Noen selaku sutradara menyebut bahwa BIFF merupakan festival film yang besar dan penting bagi perfilman di Asia dan dunia. Ia pun mengaku sangat senang bisa membawa Laut Bercerita ke Busan. Terlebih lagi, ia dulu sempat mengikuti workshop di sana ketika awal kariernya di dunia film.
"Berada dalam kompetisi utama, Laut Bercerita mengusung kisah yang penting disuarakan ke dunia. 19 tahun lalu, di awal karier film, saya ikut workshop film pemula di Busan dan sekarang saya sangat senang kembali ke Busan membawa film ini," ucap pria yang akrab disapa Anggi itu.
Bagi Anggi, tembusnya film Indonesia ke kancah internasional menjadi bukti bahwa kisah dari dalam negeri juga terbilang relevan secara global. Ia tak memungkiri film-film dari Tanah Air sekarang sudah memiliki kualitas yang baik dan mampu disandingkan dengan karya luar negeri.
"Film-film Indonesia saat ini tersebar di seluruh dunia, bukti bahwa kisah-kisah dari Indonesia relevan secara global. Di sisi lain, kualitasnya semakin baik karena mampu disandingkan dengan film-film kelas dunia," imbuhnya.