Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Film Sci-Fi Rekomendasi Christopher Nolan, Mindblowing!

5 min read
6 Film Sci-Fi Rekomendasi Christopher Nolan, Mindblowing!
Christopher Nolan dalam Inception (dok. Warner Bros./Inception)
  • Christopher Nolan merekomendasikan enam film sci-fi lintas era, dari Metropolis (1927) hingga Alien (1979), yang mencerminkan minatnya pada dunia futuristik dan cerita kompleks.

  • Alien dan Blade Runner karya Ridley Scott memengaruhi Nolan dalam membangun dunia sinematik yang detail dan imersif, pendekatan yang terasa relevan dalam Interstellar.

  • Close Encounters, Metropolis, 2001: A Space Odyssey, dan Star Wars turut membentuk ketertarikan Nolan pada sisi manusiawi, skala visual, ambiguitas, serta imajinasi fiksi ilmiah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Christopher Nolan dikenal sebagai sutradara yang gemar mengajak penonton untuk berpikir. Film-filmnya, seperti Inception, Interstellar, hingga Tenet, sering memadukan cerita kompleks dengan konsep besar yang membutuhkan perhatian penuh. Tidak heran jika selera Nolan terhadap film fiksi ilmiah juga menarik untuk dibahas, apalagi beberapa film yang ia kagumi ternyata berpengaruh terhadap caranya membuat film.

Menariknya, rekomendasi sci-fi dari Nolan tidak hanya datang dari film-film modern. Ada karya klasik dari era 1960-an dan bahkan film bisu tahun 1920-an yang masuk dalam daftar film yang ia kagumi. Beberapa di antaranya bahkan secara langsung memengaruhi cara Nolan menciptakan skala visual dan menyampaikan cerita kepada penonton. Berikut enam film sci-fi rekomendasi Christopher Nolan yang layak masuk daftar tontonan.

  1. 1. Alien (1979)

    Alien
    Alien (dok. 20th Century Studio/Alien)

    Film arahan Ridley Scott ini mengikuti kru pesawat luar angkasa Nostromo yang menghadapi makhluk asing mematikan setelah sebuah misi membawa mereka ke tempat yang tidak seharusnya. Sigourney Weaver tampil sebagai Ellen Ripley, petugas kapal yang perlahan menjadi pusat cerita ketika anggota kru lainnya satu per satu menghadapi ancaman tersebut.

    Nolan sendiri pernah menyebut Ridley Scott sebagai salah satu sutradara yang sangat memengaruhinya, terutama lewat Alien dan Blade Runner. Menurut Nolan, kedua film tersebut berhasil menciptakan dunia yang luar biasa dan membuat penonton benar-benar merasa berada di dalamnya. Pengaruh tersebut terasa relevan ketika melihat bagaimana Nolan membangun dunia dalam film-film seperti Interstellar.

  2. 2. Close Encounters of the Third Kind (1977)

    Close Encounters of the Third Kind
    Close Encounters of the Third Kind (dok. Sony Pictures/Close Encounters of the Third Kind)

    Ceritanya mengikuti Roy Neary, seorang pekerja biasa yang mengalami pertemuan dengan UFO dan kemudian semakin terobsesi dengan apa yang dilihatnya. Kejadian tersebut perlahan mengubah kehidupannya, termasuk hubungannya dengan keluarga. Film ini kemudian berkembang menjadi kisah tentang rasa ingin tahu manusia terhadap sesuatu yang jauh lebih besar dari diri mereka.

    Konsep tersebut ternyata sangat menarik bagi Nolan karena memiliki sisi manusiawi yang kuat. Ketika mengembangkan Interstellar, Nolan pernah menjelaskan bahwa ia tertarik pada gagasan tentang manusia yang harus menghadapi tempat mereka di alam semesta, tetapi tetap melalui sudut pandang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

  3. 3. Metropolis (1927)

    Metropolis
    Metropolis (dok. UFA/Metropolis)

    Film bisu karya Fritz Lang ini menggambarkan sebuah kota futuristik yang terbagi berdasarkan kelas sosial. Kaum kaya tinggal di bagian atas kota dengan kehidupan yang serba nyaman, sementara para pekerja berada di bawah tanah dan menjalankan mesin-mesin yang membuat seluruh kota tetap berfungsi. Ceritanya kemudian berkembang menjadi konflik besar ketika perbedaan antara kedua kelompok tersebut semakin sulit untuk dipertahankan.

    Walaupun dibuat hampir satu abad lalu, pengaruh visual dan gagasan Metropolis masih bisa ditemukan dalam banyak film setelahnya. Nolan bahkan pernah mengungkapkan bahwa The Dark Knight Rises terinspirasi oleh karya Lang tersebut, terutama dalam hal skala cerita dan gambaran tentang revolusi serta ketidakstabilan masyarakat.

  4. 4. Blade Runner (1982)

    Blade Runner
    Blade Runner (dok. Sunset Boulevard/Blade Runner)

    Berlatar di Los Angeles pada masa depan, film ini mengikuti Rick Deckard, mantan polisi yang bertugas memburu makhluk buatan manusia bernama replicant. Namun, pencarian tersebut perlahan berkembang menjadi pertanyaan yang jauh lebih rumit tentang apa sebenarnya yang membuat seseorang menjadi manusia. Visual kota yang dipenuhi gedung tinggi, cahaya neon, dan suasana gelap menjadi salah satu ciri paling ikonik dari film ini.

    Nolan pernah mengungkapkan betapa besar pengaruh Blade Runner terhadap dirinya. Ia bahkan mengatakan bahwa ketika pertama kali menontonnya lewat VHS saat masih muda, dunia yang diciptakan Scott langsung membuatnya terkesan dan ingin terus menontonnya. Menurut Nolan, film tersebut menunjukkan potensi blockbuster untuk menciptakan dunia yang luas, penuh detail, dan terasa benar-benar hidup.

  5. 5. 2001: A Space Odyssey (1968)

    2001: A Space Odyssey
    2001: A Space Odyssey (dok. Warner Bros./2001: A Space Odyssey)

    Film arahan Stanley Kubrick ini membawa penonton dalam perjalanan luar angkasa yang berhubungan dengan sebuah monolit misterius dan perkembangan manusia. Salah satu bagian paling terkenal melibatkan pesawat Discovery One dan komputer HAL 9000 yang perlahan mengambil kendali atas misi. Alih-alih memberikan semua jawaban secara langsung, Kubrick membiarkan penonton menafsirkan banyak hal dari perjalanan tersebut.

    Nolan ternyata sudah mengenal film ini sejak masih sangat kecil. Ia pernah bercerita bahwa dirinya menonton 2001 ketika berusia sekitar 7 tahun dan tentu saja belum memahami seluruh maknanya. Namun, pengalaman visual dan sensasi seperti dibawa ke dunia lain tetap membekas dalam ingatannya. Bagi Nolan, film tersebut menjadi contoh bahwa sinema tidak selalu harus mudah dipahami untuk memberikan pengalaman yang kuat kepada penonton.

  6. 6. Star Wars: A New Hope (1977)

    Star Wars: Episode IV - A New Hope
    Star Wars: Episode IV - A New Hope (dok. 20th Century Studios/Star Wars: Episode IV - A New Hope)

    Film karya George Lucas ini memperkenalkan Luke Skywalker, Princess Leia, Han Solo, Darth Vader, serta dunia luar angkasa yang kemudian berkembang menjadi salah satu waralaba terbesar dalam sejarah perfilman. Kisahnya mengikuti Luke yang awalnya hanya menjalani kehidupan sederhana di Tatooine sebelum sebuah pertemuan dengan dua droid membawanya ke dalam konflik besar melawan Galactic Empire.

    Pengaruh Star Wars terhadap Nolan bahkan terdengar cukup personal. Nolan pernah bercerita bahwa sebelum menonton film tersebut, ia sudah bereksperimen membuat film menggunakan kamera Super 8. Setelah melihat Star Wars, imajinasinya langsung dipenuhi pesawat luar angkasa dan cerita fiksi ilmiah. Pengalaman tersebut menunjukkan betapa kuatnya sebuah film dapat memengaruhi seseorang yang kemudian tumbuh menjadi pembuat film.

    Enam film di atas menunjukkan bahwa referensi sci-fi Christopher Nolan ternyata sangat beragam. Dari keenam film tersebut, mana yang paling ingin kamu tonton lebih dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More