Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film Sci-Fi Underrated, Tak Kalah Memukau dari Interstellar
film Interstellar (dok. Warner Bros/Interstellar)
  • Predestination mengikuti agen penjelajah waktu yang memburu Fizzle Bomber, sambil mengurai teka-teki identitas, fakta, kebetulan, dan kemungkinan mustahil melalui pertemuannya dengan seorang pelanggan.
  • Coherence menyorot delapan sahabat saat komet memicu realitas paralel, sedangkan Gattaca menggambarkan diskriminasi genetik yang menghalangi Vincent mengejar impian menjadi astronaut.
  • Moon mengungkap misteri identitas pekerja tambang Bulan dan kritik korporasi, sementara Sunshine mengikuti delapan astronaut dalam misi memulihkan Matahari demi menyelamatkan Bumi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Interstellar (2014) menjadi salah satu film fiksi ilmiah yang banyak dikenang berkat perpaduan eksplorasi luar angkasa dan kisah emosional tentang keluarga. Film karya Christopher Nolan ini membuktikan bahwa cerita tentang sains juga bisa menyentuh perasaan penontonnya. Namun, dunia perfilman sebenarnya memiliki banyak film sci-fi lain yang menawarkan gagasan menarik, meski tidak selalu mendapat perhatian sebesar Interstellar.

Beberapa di antaranya mengangkat perjalanan waktu hingga dilema moral yang muncul ketika manusia berhadapan dengan kemajuan teknologi. Ada pula film yang menggunakan konsep sederhana untuk membahas pertanyaan besar tentang kebebasan. Jika menyukai film fiksi ilmiah yang tidak hanya mengandalkan efek visual, lima film sci-fi underrated yang tak kalah memukau dari Interstellar berikut ini layak masuk daftar tontonan.

1. Predestination (2014)

film Predestination (dok. Signature Ent./Predestination)

Predestination mengikuti seorang agen penjelajah waktu yang menjalankan misi terakhir untuk menghentikan teroris misterius bernama Fizzle Bomber. Dalam penyamarannya sebagai bartender, ia bertemu dengan seorang pelanggan yang memiliki kisah hidup tidak biasa. Percakapan mereka yang awalnya tampak seperti obrolan biasa perlahan berubah menjadi bagian penting dari penyelidikan.

Semakin banyak cerita yang terungkap, semakin sulit pula membedakan mana yang fakta, kebetulan, dan sesuatu yang seharusnya mustahil terjadi. Daya tarik film ini terletak pada cara ceritanya menyusun teka-teki tentang identitas dan perjalanan waktu secara bertahap. Meski memiliki banyak kejutan, Predestination bukan sekadar film yang mengandalkan plot twist untuk membuat penonton terkejut.

2. Coherence (2013)

film Coherence (dok. Bellanova Films/Coherence)

Film ini mengikuti delapan orang sahabat ketika sebuah komet melintas di dekat Bumi. Mereka mulai menyaksikan kejadian-kejadian aneh, termasuk rumah di sekitar mereka yang seolah menjadi salinan dari tempat yang sedang mereka tempati. Situasi semakin membingungkan ketika muncul bukti bahwa versi lain dari diri mereka mungkin berada di rumah-rumah tersebut.

Menariknya, Coherence membangun ketegangan tanpa membutuhkan banyak efek visual atau latar megah. Sebagian besar cerita berlangsung di lingkungan rumah, tetapi percakapan dan perubahan perilaku para tokohnya membuat suasana semakin mencekam. Ketika mereka menyadari bahwa ada kemungkinan realitas lain menawarkan kehidupan yang lebih baik, persoalan pun berkembang menjadi ujian moral.

3. Gattaca (1997)

film Gattaca (dok. Sony Pictures/Gattaca)

Gattaca menggambarkan masa depan ketika informasi genetik menentukan kesempatan seseorang dalam pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sosial. Vincent Freeman lahir secara alami tanpa seleksi genetik, sehingga dianggap memiliki keterbatasan dan tidak memenuhi standar untuk menjalankan misi luar angkasa. Meski memiliki impian menjadi astronaut, ia harus menghadapi diskriminasi berdasarkan DNA yang dimilikinya.

Untuk mendapatkan kesempatan tersebut, Vincent menggunakan identitas genetik Jerome Morrow, seorang pria yang secara biologis memenuhi kriteria tetapi mengalami disabilitas fisik. Film ini tidak hanya menarik karena konsep rekayasa genetika dan desain dunianya yang futuristis, tetapi juga karena pesan tentang tekad manusia.

4. Moon (2009)

cuplikan film Moon (dok. Sony Pictures/Moon)

Moon berpusat pada Sam Bell, seorang pekerja yang hampir menyelesaikan kontrak tiga tahunnya di pangkalan penambangan helium-3 di Bulan. Selama bertugas, ia hidup dalam kesendirian dengan hanya ditemani robot bernama GERTY. Rutinitas tersebut mulai berubah setelah sebuah kecelakaan membuat Sam menemukan sosok lain yang terlihat dan mengingat pengalaman hidup persis seperti dirinya.

Penemuan ini memicu serangkaian pertanyaan tentang alasan sebenarnya di balik pekerjaan yang selama ini ia jalani. Kekuatan Moon bukan hanya terletak pada misteri tersebut, tetapi juga pada kritiknya terhadap perusahaan yang menempatkan keuntungan di atas kehidupan manusia. Sam percaya bahwa ada keluarga yang menunggunya di Bumi, tetapi ingatan itu justru menjadi bagian dari teka-teki yang harus ia pecahkan.

5. Sunshine (2007)

Sunshine (Dok. 20th Century Fox/Sunshine)

Sunshine mengikuti delapan astronaut dalam misi berbahaya menuju Matahari yang sedang sekarat. Mereka membawa perangkat nuklir raksasa yang dirancang untuk memulihkan aktivitas Matahari demi mencegah Bumi membeku dan mengancam kelangsungan hidup manusia. Misi tersebut sudah penuh risiko sejak awal, terlebih setelah mereka menemukan pesawat Icarus I, yang sebelumnya menghilang ketika menjalankan tugas serupa

Keputusan untuk mengubah jalur demi memanfaatkan persediaan pesawat tersebut justru memicu masalah yang semakin mengancam keselamatan seluruh kru. Film garapan Danny Boyle ini menawarkan pengalaman visual dan emosional yang kuat tentang manusia kecil yang berusaha menyelamatkan dunia dari kekuatan alam semesta.

Kelima film sci-fi underrated ini menawarkan pengalaman berbeda bagi penggemar Interstellar. Dari kelima film tersebut, mana yang paling ingin kamu tonton terlebih dahulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article