Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
adegan dalam film Level 16 (dok. Markham Street Films/Level 16)
  • Artikel merekomendasikan lima film underrated bertema distopia dan permainan bertahan hidup bagi penggemar The Hunger Games: Level 16, Exam, The Werewolf Game, Circle, dan Mafia.
  • Level 16 menyoroti pemberontakan siswi terhadap institusi otoriter, sementara Exam mempertemukan delapan kandidat dalam ujian kosong yang berubah menjadi manipulasi dan eliminasi.
  • The Werewolf Game, Circle, dan Mafia menghadirkan voting, aliansi, pengkhianatan, serta eliminasi mematikan, dengan peserta dipaksa menentukan korban demi bertahan hidup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagi para penggemar kisah distopia, The Hunger Games jelas punya tempat tersendiri di hati. Waralaba adaptasi novel karya Suzanne Collins ini sukses memikat penonton lewat cerita tentang permainan bertahan hidup, kritik sosial, dan perlawanan terhadap sistem yang menindas. Gak heran kalau waralaba ini terus melahirkan sekuel dan prekuel, termasuk Sunrise on the Reaping yang akan tayang di bioskop Indonesia pada 18 November 2026 mendatang.

Nah, kalau kamu suka The Hunger Games tapi sudah menonton film-film sejenis yang populer seperti The Maze Runner atau Battle Royale, mungkin ini saatnya mencari tontonan lain yang belum banyak dilirik. Berikut lima film underrated dari berbagai negara yang mengusung tema serupa The Hunger Games. Sudah menonton salah satunya?

1. Level 16 (2018)

adegan dalam film Level 16 (dok. Markham Street Films/Level 16)

Film asal Kanada ini mengikuti Vivien (Katie Douglas), remaja yang tinggal di asrama khusus perempuan bernama Vestalis Academy. Di sana, para siswi dididik dengan aturan ketat untuk menjadi perempuan sempurna sebelum diadopsi oleh keluarga kaya. Namun, setelah menemukan rahasia mengerikan di balik institusi tersebut, Vivien dan sahabatnya, Sophia (Celina Martin), berusaha melawan.

Pemberontakan para siswi melawan sistem otoriter dalam Level 16 terasa mirip dengan perjuangan Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) melawan Capitol dalam The Hunger Games. Uniknya, seluruh nama karakter siswi di film ini diambil dari nama aktris ikonik Hollywood, seperti Vivien Leigh dan Sophia Loren, yang semakin memperkuat kesan ironinya.

2. Exam (2009)

adegan dalam film Exam (dok. IFC Films/Exam)

Meski dibuat dengan anggaran terbatas, Exam menawarkan ketegangan yang gak kalah intens dari The Hunger Games. Bedanya, alih-alih mengandalkan aksi fisik dan arena luas, film asal Inggris ini menguji kecerdikan dan kemampuan para karakter untuk bertahan dalam satu ruangan.

Berlatar dunia yang dilanda pandemi mematikan, delapan kandidat bersaing demi mendapatkan satu posisi di perusahaan farmasi raksasa. Mereka dikunci di ruangan tertutup dan hanya diberi waktu 80 menit untuk menjawab kertas ujian yang ternyata kosong. Persaingan pun langsung berubah jadi arena manipulasi dan eliminasi yang kejam demi menemukan pertanyaan misterius tersebut.

3. The Werewolf Game: The Villagers Side (2013)

adegan dalam film The Werewolf Game: The Villagers Side (dok. AMG Entertainment/The Werewolf Game)

Sesuai judulnya, film asal Jepang ini mengambil inspirasi dari permainan social deduction bernama Werewolf. Ceritanya berpusat pada Airi Nishina (Nanami Sakuraba), siswi SMA yang dipaksa mengikuti permainan tersebut di sebuah fasilitas terbengkalai bersama sembilan remaja lainnya. Mereka harus mencari tahu siapa yang menjadi manusia serigala melalui voting, sementara peserta yang terpilih akan dieksekusi.

​Seperti The Hunger Games, para peserta juga harus membentuk aliansi dan mengkhianati satu sama lain demi bertahan hidup. Walau saat dirilis kurang mendapat atensi karena pacing-nya dinilai membosankan, The Werewolf Game kini telah menelurkan beberapa sekuel serta adaptasi manga.

4. Circle (2015)

adegan dalam film Circle (dok. FilmBuff/Circle)

Bayangkan The Hunger Games bertemu dengan 12 Angry Men, itulah gambaran dari Circle. Film indie asal Amerika Serikat ini melontarkan pertanyaan kelam: sejauh mana manusia rela mengorbankan orang lain demi menyelamatkan diri sendiri?

Di sini, 50 orang asing tiba-tiba terbangun di sebuah ruangan misterius tanpa mengetahui bagaimana mereka bisa berada di sana. Mereka lalu menyadari kalau satu orang akan tewas setiap dua menit melalui perangkat di tengah ruangan. Lebih mengerikan lagi, para peserta ternyata memiliki kendali untuk menentukan siapa yang menjadi korban berikutnya melalui sistem pemungutan suara.

5. Mafia: The Game of Survival (2016)

adegan dalam film Mafia: The Game of Survival (dok. Enjoy Movies/Mafia: The Game of Survival)

Terakhir ada Mafia: The Game of Survival, film asal Rusia yang mengadaptasi permainan Mafia menjadi acara TV mematikan. Berlatar Moskow pada 2072, film ini mengikuti sejumlah peserta dari latar belakang berbeda yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu mafia dan warga sipil. Mereka harus saling mengungkap identitas lawan demi menghindari eliminasi yang merenggut nyawa.

Konsep siaran maut demi hiburan masyarakat distopia yang diusung film ini jelas mengingatkan pada The Hunger Games. Bedanya, sebelum tewas, peserta yang tereliminasi harus menghadapi ketakutan terbesar masing-masing lewat sebuah simulasi realitas virtual.

Kalau ketegangan bertahan hidup di bawah aturan yang kejam jadi alasan utamamu menyukai The Hunger Games, lima film underrated ini juga punya cerita yang gak kalah bikin deg-degan. Yuk, siapkan camilan dan pilih film yang bakal menemani waktu luangmu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article