5 Hal Menarik di JAFF 2026, Awards hingga Sneak Peek Ratu Malaka

Mengusung tema "Influx", JAFF 2026 digelar di Yogyakarta pada 28 November–5 Desember, termasuk program JAFF Kids yang memutar film anak di lima studio Empire XXI pada Minggu (29/11/2026) pagi.
Festival juga meluncurkan JAFF Awards untuk mengapresiasi pelaku ekosistem sinema tanpa kategori khusus; pemenang hasil seleksi diumumkan 30 November malam.
JAFF 2026 juga menghadirkan Rewind spesial untuk Train to Busan dan Mukhsin, sneak peek Ratu Malaka, presentasi rumah produksi, serta cinematic concert Grrrl Gang bersama lima film pendek.
Jakarta, IDN Times – Setelah perayaan dua dekade pada tahun lalu, Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) kembali hadir tahun ini. JAFF 2026 akan berlangsung selama 8 hari, yaitu pada 28 November-5 Desember 2026 di Yogyakarta.
Pada edisi ke-21 yang mengusung tema "Influx", JAFF akan menghadirkan sejumlah hal menarik yang gak kalah seru. Di antaranya, ada JAFF Kids yang kini akan menayangkan beberapa film anak, JAFF Awards untuk memberikan apresiasi bagi ekosistem perfilman, hingga bocoran tentang film Ratu Malaka juga akan ditampilkan.
Selengkapnya, ini dia beberapa hal menarik yang ada di JAFF 2026.
1. JAFF Kids akan tayangkan film-film anak di hari Minggu pagi JAFF 2026

Potret press conference JAFF 2026 yang digelar di Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi) Pada gelaran kali ini, pihak penyelenggara JAFF akan mengemas program JAFF Kids dengan menayangkan beberapa film anak di lima studio Empire XXI di hari Minggu (29/11/2026) pagi. Film yang ditayangkan pun beragam, beberapa di antaranya ada The Friends dari Jepang, Melodies at the Angkringan dari Indonesia, Little Stewardess dari Korea Selatan, dan masih banyak lagi.
"Jadi kalau JAFF itu dibuka di hari Sabtu, biasanya kita hanya akan melewati satu hari Minggu, dan hari Minggulah kita dedikasikan untuk program tersebut. Jadi, dalam lima studio kita akan putar film-film untuk anak-anak karena kita sadar bahwa anak-anak ini menjadi penonton masa depannya JAFF," ucap Ifa Isfansyah, Festival Director JAFF, dalam press conference di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).
2. JAFF Awards dihadirkan sebagai penghargaan bagi ekosistem di dunia sinema

JAFF Awards dihadirkan sebagai penghargaan bagi ekosistem di dunia perfilman (instagram.com/jaffawards) Selain itu, JAFF juga akan meluncurkan JAFF Awards sebagai bentuk apresiasi bagi ekosistem perfilman, seperti kelompok, organisasi, perusahaan, maupun individu yang terdiri dari filmmaker maupun tokoh yang memiliki dampak selama setahun terakhir.
Menariknya, program ini tidak memiliki kategori khusus, dan para pemenangnya akan dipilih melalui proses seleksi. Pengumuman pemenang JAFF Awards akan dilakukan pada 30 November 2026 malam setelah pelaksanaan JAFF Market.
"Kita seleksi semua masing-masing. Semua itu siapa, tentu saja elemen-elemennya JAFF, ya. Mamat (Alexander Matius) dari sisi filmmaking, dari sisi kurasi film. Ada saya sebagai direktur, ada JAFF Market dari sisi industri, ada komunitas film yang kemudian masing-masing membawa gagasan," terang Ifa.
3. Rewind 10 tahun Train to Busan hingga film Indonesia bertema cinta era 2000-an

JAFF 2026 hadirkan rewind 10 tahun Train to Busan hingga film Indonesia era 2000-an (IDN Times/Juan Dwi) Spesial edisi kali ini, JAFF 21 akan menghadirkan sesi Rewind khusus untuk merayakan 10 tahun perilisan Train to Busan, film tentang zombi asal Korea Selatan hasil garapan Yeon Sang Ho yang sudah sangat populer. Melalui sesi Rewind, JAFF 2026 juga akan merayakan 20 tahun film Malaysia berjudul Mukhsin karya Yasmin Ahmad.
Masih berkaitan dengan Rewind, JAFF pada tahun ini bakal menghadirkan program spesial "Rewind: Romance As a Generational Memory" yang berisi film-film cinta populer, termasuk film Indonesia periode 2000-an hingga film Thailand era 2010-an.
"Di Indonesia, awal 2000-an adalah masa ketika bioskop kembali penuh oleh penonton muda jatuh cinta setelah sempat lesu. Eiffel... I'm In Love, Rumah Ketujuh, Heart, hingga Cin(t)a menjadi bahan obrolan dari satu angkatan. Dari kisah cinta remaja yang manis sampai cinta beda agama yang berani," ucap Alexander Matius, Program Director JAFF.
4. Sneak peek Ratu Malaka akan dipresentasikan di JAFF 2026

JAFF 2026 juga akan memberikan sneak peak film Ratu Malaka, diumumkan saat press conference di Jakarta, Jumat (6/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi) Selain menampilkan sesi Special Screening, Alexander Matius menjelaskan bahwa JAFF 2026 juga akan memberikan kesempatan kepada para production house (PH) untuk mempresentasikan karya mereka.
Salah satunya, Alexander memastikan bahwa nanti bocoran tentang film terbaru Angga Dwimas Sasongko berjudul Ratu Malaka akan diungkap pada JAFF 2026 mendatang. Kemudian, ada pula MD Pictures yang akan mempresentasikan slate mereka lewat sesi "MD Next Wave", serta special presentation dari komika Yono Bakrie mengenai IP Aku Jawa Dia Cina.
"Kemudian juga ada sneak peek untuk pertama kalinya kami akan memberikan bocoran tentang Ratu Malaka, Queen of Malacca dari Angga Dwimas Sasongko," ungkapnya.
5. Grrrl Gang akan tampil di sesi Cinematic Concert JAFF 2026

Grrrl Gang akan tampil dalam Cinematic Concert JAFF 2026, diumumkan saat press conference di Jakarta, Jumat (6/11/2026) (IDN Times/Juan Dwi) Bila tahun lalu White Shoes and The Couples Company mengisi Cinematic Concert, sesi tersebut pada JAFF kali ini giliran diisi oleh Grrrl Gang. Nantinya, Cinematic Concert akan menghadirkan penampilan langsung Grrrl Gang yang membawakan sejumlah lagu diiringi cuplikan adegan dari lima film pendek yang juga diputar di JAFF 21.
Adapun judul film-film pendek tersebut adalah Surface Tension (Gabriela Serrano & Mariana Serrano, 2025), In the Name of Me (Teresa Katarina, 2025), Amelia, Amelia (Daphne, 2025), Berkelana dalam Ruang dan Mimpi (Nashrudin, 2026), dan Sometimes Nina So Confusing (Nessa Aristi Winardi, 2026).
"Tahun ini, konser akan dibuka dengan lima film pendek yang tokoh-tokohnya adalah anak dan remaja perempuan yang hidup di bawah aturan orang lain, dari keluarga, sekolah, asrama, agama, hingga tradisi. Lalu mencari celah untuk bersuara dengan cara mereka sendiri. Semangat itulah yang mempertemukan film ini dengan Grrrl Gang, band asal Yogyakarta," ucap Alexander Matius.
Informasi mengenai line-up film hingga program dan jadwalnya dapat kamu akses melalui situs resmi JAFF, jaff-filmfest.org. Sementara pembelian tiket akan dibuka lewat platform TipTip mulai 21 November 2026. Sudah siap datang ke JAFF tahun ini?




















