Semesta anime memang menyimpan segudang tragedi kelam yang mengerikan, mulai dari pembunuhan, pembantaian terhadap suatu ras, hingga genosida berskala global. Nah, pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas lima genosida terbesar yang pernah terjadi dalam anime. Apa saja?
5 Genosida Terbesar yang Pernah Terjadi dalam Anime, Ngeri!

1. Pembantaian Spiral (Tengen Toppa Gurren Lagann)
Pembantaian Spiral bukan lagi genosida berskala global, tetapi bisa dikatakan berskala kosmik. Dilakukan oleh Anti-Spiral, mereka juga sebenarnya merupakan bangsa Spiral. Namun, para Anti-Spiral takut jika kemampuan evolusi Spiral yang terus berkembang dapat menyebabkan Spiral Nemesis atau kehancuran alam semesta.
Hal tersebut menjadi alasan mengapa mereka melakukan pembantaian besar-besaran terhadap bangsa Spiral. Mereka tidak hanya melakukan genosida terhadap bangsa Spiral, tetapi juga membatasi evolusi mereka dengan pembunuhan. Tujuan mereka hanya satu: mencegah Spiral Nemesis.
2. Rumbling (Attack on Titan)
Penggemar anime mungkin sudah tidak asing dengan pembantaian massal yang satu ini. Rumbling sebenarnya merupakan hal yang sudah direncanakan sejak ratusan tahun yang lalu. Semua sudah dimulai ketika bangsa Eldia menjajah negara-negara lain.
Ketika dunia siap menghancurkan Paradis, Eren Yeager memilih jalan ini. Demi melindungi kampung halamannya, Eren memulai genosida besar-besaran yang disebut dengan Rumbling. Menggunakan kekuatan Wall Titan, Eren menginjak-injak dunia dan berhasil menghapus 80 persen populasi global.
3. Pembantaian ras Saiyan (Dragon Ball)
Dalam semesta Dragon Ball, Saiyan memang dikenal sebagai ras petarung terkuat di alam semesta. Sebagai penghancur planet, tentunya Planet Vegeta menjadi salah satu target Frieza. Berbeda dengan planet lainnya, Frieza memiliki alasan tersendiri kenapa dirinya ingin menghancurkan bangsa Saiyan.
Tujuan Frieza ialah melakukan genosida terhadap ras Saiyan. Frieza takut terhadap potensi Super Saiyan sehingga dirinya ingin membunuh para Saiyan. Dengan satu serangan, Frieza berhasil membunuh hampir seluruh bangsa Saiyan.
4. Pembantaian penjahat oleh Kira (Death Note)
Genosida ini mungkin sedikit berbeda dengan ketiga genosida di atas. Dalam pembunuhan massal ini, Light Yagami alias Kira tidak menggunakan kekuatan besar yang bisa menghancurkan seisi Bumi dalam sekejap. Senjata Light cukup sederhana: sebuah buku.
Menggunakan Death Note, Light melakukan genosida besar-besaran terhadap para penjahat. Tujuannya untuk menciptakan dunia yang damai tanpa adanya kejahatan. Setidaknya, ada ratusan ribu orang yang mati dalam pembantaian ini. Meski mayoritas korbannya penjahat, Light juga membunuh orang tidak bersalah yang ia anggap sebagai penghalang.
5. Pembantaian Quincy (Bleach)
Meski Shinigami ditampilkan sebagai karakter utama dalam seri Bleach, tangan mereka tidak benar-benar bersih. Jauh sebelum seri dimulai, pernah terjadi konflik antara Shinigami dengan Quincy. Mereka sebenarnya sama-sama pembasmi Hollow, tetapi memiliki cara yang berbeda dalam mengatasi Hollow.
Jika Shinigami memilih untuk menyucikan jiwa Hollow, Quincy memilih langsung menghancurkan Hollow sepenuhnya. Shinigami tidak setuju dengan cara tersebut karena dianggap dapat merusak keseimbangan tiga dunia. Alhasil, terjadi konflik antara Shinigami dengan Quincy, yang berakhir pada pembantaian ras Quincy.
Semesta anime memang memiliki banyak tragedi genosida yang mengerikan. Namun, jika dihitung dari skala, kelima genosida di atas bisa dibilang yang paling besar. Bagaimana menurutmu? Ada genosida yang berskala lebih besar dari kelima pembunuhan massal di atas?
Curated For You
- 5 Karakter Anime Kuat yang Memilih Pensiun Jadi Warga Biasa26 Aug 2026, 21:04 WIB
- 5 Eksplorasi Filosofi Stoikisme dalam Siklus Hidup Anime Frieren26 Aug 2026, 20:04 WIB
- 8 Meme Kucing Tema Anime, Ada yang Gabung Akatsuki?02 Sep 2026, 05:44 WIB