Ten2Five Sering Manggung di Pensi SMP Lagi, Bangga Didengar Gen Alpha

- Ten2Five kembali sering tampil di pensi SMP dan SMA dalam dua tahun terakhir. Imel bangga lagu mereka kini menjangkau Gen Alpha setelah 22 tahun berkarier.
- Grup yang dibentuk pada 2004 ini sempat menolak peralihan industri dari kaset dan CD ke digital, tetapi kini mensyukuri pengalaman melewati seluruh transisi tersebut.
- Ten2Five kini lebih mandiri menentukan arah karya dan menjadi eksekutif produser. Mereka akan menggelar konser tunggal perdana pada 10 Oktober 2026 di M Bloc Space Jakarta.
Jakarta, IDN Times - Setelah 22 tahun berkarier di industri musik, Ten2Five melihat adanya perubahan yang menarik dari pendengar mereka. Menurut Imel, vokalis Ten2Five, lagu-lagu yang dulu melekat dengan generasi yang tumbuh pada era 2000-an, kini mulai didengar oleh generasi yang lebih muda, termasuk Gen Alpha.
Hal tersebut terlihat dari panggung yang kerap mereka datangi dalam beberapa tahun terakhir. Imel menyebut, Ten2Five kini kembali sering tampil di acara pentas seni atau pensi, bukan hanya di tingkat SMA, melainkan juga tingkat SMP, lho.
1. Sering manggung di pensi lagi, Ten2Five akui bangga lagu-lagu mereka bisa didengar oleh Gen Alpha

press conference “Ten2Five 22nd Anniversary Concert” (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Dibentuk pada 2004, tahun ini, Ten2Five genap berusia 22 tahun. Selama dua dekade berkarya, grup musik yang dikenal luas lewat lagu “I Will Fly” tersebut tentunya sudah melewati berbagai perubahan, termasuk perubahan generasi pendengar.
Dalam sesi press conference yang berlangsung di Artotel Casa Kuningan, Selasa (2/9/2026), Imel mengungkapkan, Ten2Five tidak pernah menyangka perjalanan karier musik mereka dapat bertahan hingga 22 tahun dengan penonton yang terus berganti generasi. Bahkan, Imel menyebut, dalam 2 tahun terakhir Ten2Five kembali sering manggung di acara pentas seni (pensi) lagi. Menariknya, panggung yang mereka datangi kini bukan hanya pensi SMA, melainkan juga SMP.
“Kita tidak pernah membayangkan karier musik Ten2Five akan berjalan sampai 22 tahun dengan variasi penonton yang berbeda pula. Jujur aja, 2 tahun belakangan ini, Ten2Five banyak banget main kembali di pensi. Bukan pensi SMA lagi, bahkan pensi SMP,” kata Imel.
Menurut Imel, hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, karena menunjukkan bahwa lagu-lagu Ten2Five masih diterima oleh generasi yang lebih muda, bahkan hingga Gen Alpha.
“Ini berarti kan lagu-lagu kita sudah nyampe ke generasi Alpha, generasi anak-anak kita malah. Jadi bangga banget.”
2. Imel akui Ten2Five dulu cenderung menolak perubahan di industri musik

press conference “Ten2Five 22nd Anniversary Concert” (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Imel kemudian mengenang 22 tahun perjalanan karier grupnya. Sejak mulai berkarya pada 2004, Ten2Five sudah melewati banyak perubahan di industri musik, mulai dari kaset, CD, hingga kini serba digital. Menurut Imel, perubahan tersebut tidak selalu mudah bagi Ten2Five. Mereka bahkan sempat menutup diri dan enggan menerima perkembangan teknologi yang mengubah cara musik diproduksi hingga didistribusikan.
“Kita dulu menolak untuk mengikuti banyak hal. Maksudnya dalam hal teknologi kita dulu mungkin merem yang gak mau langsung menerima perubahan, misalnya dari fisik ke digital,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, “Awalnya kita semua in denial bahwa keadaan udah berubah.”
Kendati demikian, kini Ten2Five justru bersyukur pernah melewati berbagai fase tersebut. Bagi mereka, perubahan dari satu format ke format lainnya menjadi bagian dari perjalanan panjang yang membentuk Ten2Five hingga bertahan selama lebih dari dua dekade.
“Kita banyak banget melewati perubahan-perubahan itu. Tapi di sisi lain, kita merasa bersyukur bahwa kita menjadi sebuah band yang memang mengalami transisi. Dari mulai kita nge-band awal tahun 2004, kita punya kaset, lalu kita ke CD dengan soft pack and the high pack, terus ke digital. Jadi up and down-nya kita alami banget.”
3. Kini lebih tanggap menentukan arah berkarya

press conference “Ten2Five 22nd Anniversary Concert” (dok. IDN Times/Rani Asnurida) Tak hanya beradaptasi dengan perkembangan teknologi, Ten2Five juga mengalami perubahan dalam cara mereka mengelola karya. Kini, para personel merasa lebih leluasa dalam mengambil keputusan tanpa harus terlalu bergantung pada pola kerja label seperti yang mereka jalani di awal karier.
“Perbedaannya sekarang kita lebih tanggap. Dulu kan mindset kita masih anak label banget, banyak hal yang kayak semua harus terjadwal, menunggu saatnya rilis, kadang harus mempersilakan band yang senior dulu untuk merilis lagu lebih dulu,” kata Imel di hadapan awak media.
Ten2Five juga merasa lebih leluasa dalam mengatur perjalanan musik mereka karena para personel turut terlibat dalam menentukan arah hingga menjadi eksekutif produser untuk karya-karya mereka sendiri.
Kini, perjalanan panjang tersebut membawa Ten2Five ke momen yang juga menjadi salah satu pencapaian terbesar mereka. Setelah 22 tahun berkarya, Ten2Five akhirnya akan menggelar konser tunggal perdana bertajuk “TEN2FIVE 22nd ANNIVERSARY CONCERT- PERJALANAN CINTA” yang akan digelar pada 10 Oktober 2026 di Live House, M Bloc Space, Jakarta Selatan.

















