Jaksa Agung Texas Baru Ternyata Komposer Musik Anime Dragon Ball Z

- Nathan Johnson, Jaksa Agung Texas terpilih pada 3 November 2026, pernah menggarap musik untuk 67 episode dan lima film Dragon Ball Z versi Inggris Funimation.
- Johnson masuk Funimation secara tak sengaja setelah meninggalkan profesi pengacara untuk musik; demo karyanya menarik perhatian salah satu pendiri perusahaan tersebut.
- Ia menghadapi tuntutan produksi musik ketat dan kritik penggemar, lalu kembali ke dunia hukum pada 2007 setelah departemen musik Funimation dihentikan.
Buat sebagian orang, musik di anime Dragon Ball Z mungkin jadi salah satu bagian paling berkesan dari ingatan masa kecil. Iringan musik yang menemai pertarungan Goku melawan musuh-musuh kuat membuat setiap adegan terasa makin epik. Tapi siapa sangka, salah satu sosok di balik musik tersebut kini terpilih menjadi pejabat tinggi di Amerika Serikat.
Namanya adalah Nathan Johnson. Sebelum terjun ke politik dan terpilih jadi Jaksa Agung Texas, Johnson ternyata pernah jadi komposer musik untuk puluhan episode serial Dragon Ball Z dan beberapa filmnya. Perjalanan kariernya pun punya cerita menarik yang mungkin gak pernah terbayangkan sama penggemar anime sekalipun.
1. Nathan Johnson pernah menggarap musik untuk 67 episode Dragon Ball Z

poster promosi anime Dragon Ball Z (dok. Toei Animation) Nama Nathan Johnson mendadak jadi perbincangan setelah dirinya terpilih sebagai Jaksa Agung Texas dalam Pemilu Amerika Serikat 2026. Namun, hal yang membuat kisahnya menarik adalah latar belakang kariernya yang cukup jauh dari dunia hukum dan politik. Johnson ternyata pernah jadi komposer musik anime Dragon Ball Z. Ia mengungkap, sempat menggarap musik untuk 67 episode dan lima filmnya.
Lewat unggahan di Facebook, Johnson menyapa para fans Dragon Ball yang mungkin sudah tidak asing dengan karyanya. Beberapa film yang musiknya pernah digarap oleh Johnson antara lain Dragon Ball Z: The World's Strongest, The Tree of Might, Broly - Second Coming, Fusion Reborn, dan Wrath of the Dragon. Menariknya, musik yang dia garap itu merupakan bagian dari versi alih bahasa Inggris yang diproduksi oleh Funimation.
"Jika kamu tumbuh besar dengan menonton Dragon Ball Z, mungkin kamu mengenalku lebih dekat daripada yang kamu kira. Aku membuat musik untuk 67 episode dan lima filmnya, dan aku sangat menikmati pekerjaan itu, kata Johnson.
2. Awal mula Nathan Johnson kerja di Funimation

poster promosi anime Dragon Ball Z (dok. Toei Animation) Nathan Johnson mendapatkan pekerjaan di Funimation sebenarnya secara tidak sengaja. Menurut wawancaranya bersama The Dao of Dragon Ball pada 2012 lalu, Johnson sempat meninggalkan pekerjaannya sebagai pengacara demi membangun karier di industri musik. Ia memulai dengan proyek menggarap musik untuk film dengan bayaran kecil sampai demo musik untuk iklan TV.
Ketika usahanya belum membuahkan hasil, Johnson sempat menyerah dan berniat kembali mengambil pekerjaan di dunia hukum. Namun, sebuah peristiwa tak terduga mengubah jalan karier Johnson. Saat sedang mencari tempat untuk membuka kantor hukum sendiri, ia menghubungi sang pemilik gedung dan bercerita soal mau membawa keyboard ke ruang kerjanya untuk menulis musik. Ternyata, sang pemilik gedung yang disewanya itu adalah Robert Cocanaugher, salah satu pendiri Funimation.
Robert kemudian meminta Johnson menunjukkan karya musiknya. Setelah mendengarkan beberapa demo, ia memperkenalkan Johnson dengan eksekutif Funimation yang kebetulan sedang mencari komposer musik untuk proyek Dragon Ball Z. Saat diwawancara perusahaan tersebut, Johnson mengaku bahkan belum pernah nonton Dragon Ball atau menonton anime sekali pun.
3. Dari komposer musik Funimation kini jadi Jaksa Agung Texas

poster promosi anime Dragon Ball Z (dok. Toei Animation) Pekerjaan sebagai komposer anime ternyata bukan perkara mudah bagi Johnson. Ia mengaku kalau harus membuat musik yang mengiringi hampir seluruh durasi episode atau yang dikenal sebagai wall-to-wall scoring. Dia juga jadi akrab dikejar-kejar deadline menyelesaikan musik untuk beberapa episode sekaligus hanya dalam waktu beberapa pekan saja.
Tantangan juga datang dari fans Dragon Ball yang sempat melayangkan kritik usai pergantian komposer dari Bruce Faulconer ke Nathan Johnson. Sayangnya, perjalanan Johnson dengan Funimation gak bertahan begitu lama. Ketika perusahaan tersebut diakuisisi oleh Navarre Corporation pada 2005, departemen musiknya dihentikan sebagai bagian dari penghematan biaya.
Hal ini membuat Nathan Johnson kembali bekerja di dunia hukum pada 2007 setelah sempat mengambil jeda. Keputusan ini ia ambil karena merasa kalau kesempatan berkarier di industri hiburan saat itu cukup terbatas. Bertahun-tahun kemudian, namanya kembali jadi pembicaraan setelah terpilih sebagai Jaksa Agung Texas pada 3 November 2026.
Siapa sangka orang yang dulunya menggarap musik anime Dragon Ball Z kini terpilih jadi pejabat tinggi di Amerika Serikat.



















