JUNI Records yang Naungi Raisa dan Bernadya Haramkan AI di Karya Musik

Jakarta, IDN Times - Akal imitasi (artificial intelligence/AI) ‘diharamkan’ bagi penyanyi, produser maupun pencipta lagu di perusahaan rekaman JUNI Records. Hal ini ditekankan oleh CEO JUNI Records, Adryanto Pratono.
“Saya tidak memperbolehkan mereka menggunakan AI dalam menciptakan musik,” ujarnya dalam acara Indonesia Summit 2026 dengan tema diskusi Culture is Currency: The Challenge for Local IP Goes Global, pada Kamis (18/06/2026).
Pria yang akrab disapa Boim ini menjelaskan bahwa tanpa AI saja, pencipta lagu dalam menciptakan sebuah karya mendapatkan pengaruh di alam bawah sadarnya. Terlalu mirip saja bisa menjadi hal yang berbahaya, apalagi jika memasukkan unsur AI. Isu ini tentu saja menjadi ancaman di era sekarang.
“Kalau buat artis yang saya sign, jelas, no AI ketika mereka menciptakan (lagu). Jadi kalau untuk Raisa dan Bernadya, saya melarang mereka menggunakan AI, termasuk produser,” lanjut Adryanto.
JUNI Records berusaha menyajikan sebuah karya original karena menurut Boim, musik lebih dari sekedar hak ekonomi, tapi juga kebudayaan pop Indonesia. Sehingga karya yang mereka rilis tidak bisa dicampur tangankan dengan kecerdasan buatan.
IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.


















